Suamiku Suami Pilihan Ortuku

Suamiku Suami Pilihan Ortuku
Episode 35


__ADS_3

4 bulan berlalu begitu cepat...


Sekarang perutku semakin membuncit... Bayi yang ada di kandunganku pun mulai bernafas... Karna pada waktu itu roh sudah di tiupkan.... Aku semakin senang dan bahagia.. Terlebih lagi mas Rizki yang mulai merasakan pergerakan saat tangannya memegang perutku...


Saat itu aku waktunya kontrol bulanan ke dokter Anita


Aku diantar taksi online karna mas Rizki sibuk dan mendadak rapat..


"Sayang maaf yah... Aku gak bisa nganterin kamu... Mas tiba-tiba ada rapat mendadak... Kamu gppkan kalau berangkatnya naik taksi online... "Ucap mas Rizki memegang tanganku...


"Iya mas gpp kog... Nanti pulangnya gimana... Apa mas jemput?... "Ucapku meyakinkan mas Rizki


"Ya nanti kalau kamu sudah selesai kamu sms mas... Mas usahain jemput kamu sayang... " dia mencium keningku seakan khawatir dengan diriku kalau berangkat sendiri... Tapi dia juga ada urusan mendadak...


"Ya udah mas aku berangkat yah... Itu taksi onlinenya sudah datang..."aku mencium tangan mas Rizki...


" hati-hati y pak kalau bawa mobil... Pelan- pelan saja... Jangan sampai istri saya kenapa2... Dia sedang hamil... Nanti saya akan bayar dua kali lipat... "Ucap mas Rizki kepada supir taksi online nya..


"Baik pak... " ucap supir itu sambil tersenyum


"Hati- hati sayang... Kalau sudah sampai jangan lupa ngabarin mas.. "Ucapnya khawatir...


"Iya sayang... Aku berangkat dulu... Assalamualikum "


"Waalaikum salam sayang... "


Mas Rizki berangkat ke kampus untuk rapat... Sedari tadi hatinya gak enak. . dia resah dan khawatir karna baru pertama kali ini dia membiarkan istrinya kontrol sendiri...


Sedang di dalam perjalanan aku merasa gak enak hati...


'Ya Allah kenapa dari tadi perasaanku gak enak yah... Lindungilah aku dan anakku ya Allah ' gumamku dalam hati...

__ADS_1


Tiba- tiba taksi yang ku naiki oleng... Pak supir tak bisa menghentikan laju mobilnya.. Karna remnya blong... Aku pun berteriak... Dan


Bruakkkk!!!!!!!!!


Taksi yang ku kendarai menabrak pembatas jalan...


Dret... Dret... Dret.... Hp mas Rizki berbunyi...


Dia mengangkat telpon..


"Halo ini dengan bapak Rizki aditama... "


"Iya pak saya sendiri ini siapa yah.. "


"Ini dari kepolisian... Bapak di harap ke rumah sakit bunda sentosa... Karna istri bapak mengalami kecelakaan... "


"Astagfirullohal adzim... Iya pak... Bagaimana keadaan istri saya pak... " ucap mas Rizki kaget ...


"Sebaiknya bapak segera ke sini... "


"Dok bagaimana keadaan istri dan anak saya " ucapnya cemas


"Maaf pak... Anak bapak tidak bisa di selamatkan... Karna benturan yang keras... Anak bapak meninggal dan kami harus cepat2 mengoprasi istri bapak... Sebaiknya bapak keruangan saya untuk menandatangani berkas operasi pak... "


"Iya dok... "Perasaannya sangat hancur.


"Ini pak silahkan tanda tangan di sini... "Ucap dr. Anita


"Dok... Istri saya bagaimana keadaannya... "Ucapnya lemas...


"Istri bapak masih dalam keadaan kritis... Tolong bapak bantu doa... Semoga operasi ibu Difa berjalan lancar.. Dan bisa cepat2 siuman... Ya sudah satu jam lagi operasinya akan di mulai... Di mohon bapak bersabar yah... Dan banyak- banyak berdoa agar operasinya berjalan lancar... "Ucap dr. Anita

__ADS_1


Mas Rizki berjalan keluar ruangan... Dan melihat keadaanku lewat kaca... Mas Rizki terus menangis... Dan menatapku yang sedang berbaring lemah...


"Pak maaf istri bapak harus di operasi sekarang... Karna keadaannya semakin kritis.. "Ucap dr. Anita


"Ya Allah... Tolong lakukan yang terbaik buat istri saya dok... Berapapun biayanya pasti saya bayar dok... "


Ucapnya memohon


"Insyaallah kami akan melakukan yang terbaik pak... Tolong di bantu doa... Semoga operasinya lancar"


Mas Rizki berjalan ke mushollah rumah sakit... Mengambil wudhu dan sholat... Setelah sholat mas Rizki terua berdzikir dan berdzikir... Mendoakanku...Dia tak berhenti menangis...


Dret... Dret.... Dret...


Hp mas Rizki berbunyi ternyata dari dr. Anita


"Halo dok... "Ucapnya lemas...


"Halo pak Rizki... Bapak ada di mana... Operasinya sudah selesai... Di mohon bapak ke sini yah... Ada yang ingin saya bicarakan... "


"Iya dok... "


Sesampainya di ruangan dokter Anita...


"Bagaimana dok... Keadaan istri saya... Operasinya lancar kan... "Ucap mas Rizki sangat cemas...


"Alhamdulillah operasinya lancar... Tapi ibu Difa masih belum sadarkan diri... Semoga cepat siuman... "


"Amin... Trz dimana calon bayi saya dok... Saya ingin lihat... "Ucap mas Rizki tak kuat menahan tangis..


"Ini yang saya mau bicarakan... Karna benturan itu sangat kuat... Jadi anak bapak hanya berbentuk gumpalan pak... Sekarang sedang di mandikan dan setelah itu silahkan bapak makamkan... "

__ADS_1


"Iya dok.. "Mas Rizki sudah habis kata2 dia sangat terpukul... Dan sangat sedih


Mas Rizki memesan pemakaman untuk anaknya... Dan dia memakamkannya hari itu juga... Dia berdoa semoga anaknya tenang di alam sana... Dia mencium nisan anaknya itu sambil terus menangis...


__ADS_2