
Hari Anniversary telah tiba...
Aku sudah siapkan segala kejutan di kamarku di bantu sahabatku... Mereka mendekor kamarku layaknya kamar pengantin baru.. Kamarku penuh dengan bunga mawar... Bunga kesukaanku... Harum wanginya semerbak... Memenuhi ruangan yang besar itu... Aku sudah gak sabar melihat ekspresi suamiku itu... Aku memperaiapkan kado berupa kaos sablon dengan wajah kita berdua dengan tulisan "Happy anniversary ke 5 tahun calon ayah... " dan juga kertas tulisan tangan dr. Anita yang menyatakan kehamilanku...
Aku telpon suamiku itu menanyakan kapan dia pulang..
"Assalamualikum sayang... "Ucapku
"Waalaikum salam sayang... Ada apa.. "
"Sayang kamu pulang jam berapa... "Ucapku..
"Nanti sayang... Kira- kira habis magrib sampek... Kenapa sayang... "
"Oh gpp sayang... Yaudah hati- hati ya sayang... Aku tunggu kamu di rumah... "
"Ok sayang ... Udah dulu yah sayang mas masih repot rapat ini sayang... Assalamualikum sayangku... "
"Waalaikum salam sayang... "
Aku segera memberitahu sahabatku kalau mas Rizki kira- kira nanti malam sampainya..
"Ok sebentar lagi selesai Dif tenang saja... "Ucap Anis
"Ok makasih ya... Kalian memang sahabat yang baik banget... "Ucapku kepada mereka...
__ADS_1
Jam 5 semua dekor selesai... Mereka pamit pulang dulu... Karna gak mau menggangu kemesraan temen mereka itu...
Aku hanya bisa berterima kasih kepada mereka...
Dan mengantar mereka sampai depan rumah...
Setelah mereka pergi aku masuk dan sholat magrib dulu karna adzan sudah berkumandang....
Setelah sholat aku menunggu mas Rizki di ruang tv... Aku telpon gak di angkat... Aku sms pun gak di bales...
"Mungkin ada di pesawat... "Ucapku...
Aku menunggunya sampai jam 6 lewat masih belum datang... Aku masih sabar mungkin macet...aku coba terus telpon tapi tetap gak di angkat...
Akhirnya aku iseng lihat tv di kamar.... Tak sengaja ada berita gempa bumi...
"Gempa bumi berkekuatan 7 skala richer mengguncang kota B... Semua gedung... Hotel... Bahkan rumah sakit mengalami kerusakan parah... Aliran listrik pun putus karna goncangan yang sangat dasyat... "Ucap presenter itu...
DUUUUGGGHHH...
Rasanya tubuhku ini di hantam batu besar... Jantungku berdetak kencang... Air mataku mengalir deras... Hatiku resah bercampur sedih... Tanganku tak diam memencet nomer suamiku itu..
"Ayo angkat mas... Angkat... Kamu dimana mas... " ucapku menangis...
Aku tak tahu lagi mau berbuat apa... Aku tak ada tenaga untuk berjalan... Rasanya kakiku linglung... Aku duduk di atas kasur... Kupangku kedua kakiku.. Terus saja air mataku mengalir... Aku hanya menyebut nama mas Rizki....
__ADS_1
"Mas pulang mas... Aku sangat merindukanmu... Jangan tinggalkan aku mas.... Pulang... Kasihan anak kita... Dia masih ada di perut... Belum juga lahir mas... Pulang mas... "Ucapku terus menangis...
Aku teringat saat indah bersama suamiku... Dia suami yang begitu baik... Dia sabar... Penyayang... Rasanya aku tak bisa hidup dengan lelaki lain kecuali dia...
Tangisku semakin pecah dan terus mengalir deras...
Aku terus berdoa kepada Allah agar suamiku baik- baik saja... Semoga dia selamat... Semoga dia masih bisa pulang menemuiku dan calon bayi yang di kandungku...
Andai aku tahu semua ini akan terjadi... Tak akan aku izinkan mas Rizki pergi... Biar dia ada di rumah menjagaku selalu... Aku teringat saat dia berpamitan kepadaku... Dia sangat memelukku erat... Seakan tak ingin di lepas.. Aku berfikir apa itu bertanda....
Jam sudah menunjukkan pukul 12... Tapi mas Rizki belum juga ada kabar... Aku sangat lelah... Sampai aku ketiduran dengan tangan masih merangkul kaki... Dengan mata yang terus mengalirkan butiran bening....
.
.
.
.
.
.
. 😘😍❤😘😍❤😘😍❤😘😍❤😘😍❤😘❤😘❤
__ADS_1