
Liburan semester sudah usai...
Aku kembali ngampus setelah libur hampir 1 bulan...
Aku berangkat bareng mas Rizki.. Karna pagi itu aku ada kuliah..
Sampai di kampus aku kaget melihat sosok yang tak asing bagiku...
"Ya Allah itukan Evi... Apa dia sudah bebas.. "Ucapku lirih...
Aku berniat pergi karna aku merasa canggung bertemu dia... Tapi dia menoleh dan memanggilku...
"Dif kamu mau kemana"
Dia mengahmpiriku di depan kelas.. Aku hanya diam tanpa membalas
"Dif aku minta maaf sama kamu yah... Aku tau aku salah...seharusnya aku tak melakukan itu sama kamu Dif... Aku minta maaf... "Ucapnya memegang tanganku sambil menangis...
"Iya Ev... Aku sudah memaafkanmu kog... Maaf karna Mas Rizki memperkarakan kasus ini... Sebenarnya aku sudah melarangnya... Tapi... "
"Tapi dia takut aku menyakitimu lagikan... Dia sangat mencintai mu Dif... Kamu beruntung mendapatkan suami sepertinya... "Ucap dia menatapku serius...
"Suami.... Maksud kamu.. "Ucapku kaget... Kenapa dia tau kalau mas Riski suamiku...
"Mas Riski memberitahuku semuanya sebelum membebaskanku... Maaf aku gak tau kalau dia suamimu"
"Iya Ev... Gpp... Tapi tolong jangan kasih tau temen2 yang lain ya... "
"Gak Dif... Gak akan aku lakukan itu... Terima kasih kamu sudah memaafkan ku Dif... Kita mulai dari awal lagi y Dif... "
"Iya... Yaudah ayo kita masuk... " ucapku menggandengnya untuk masuk ke kelas...
Aku sangat lega semoga Evi emang sudah jera dan tak mengulanginya lagi...
Saat ini pelajaran sudah di mulai .. kami menyimak dengan seksama...
Setelah selesai... Aku janjian sama Defi, Anis dan Nurul untuk ketemuan di kantin... Karna aku kangen sama mereka...
Di kantin kami bertemu... Aku memesan bakso.. Dan es campur... Defi memesan nasi goreng dan es teh... Anis memesan somay dan es campur... Nurul memesan bakso double dan es teh... Kami menikmati makanan kami sambil bercanda... Tiba - tiba..
" Boleh gak saya gabung di sini... " ucap Evi sambil membawa semangkuk mie ayam dan es teh...
__ADS_1
"Oh boleh silahkan duduk... "Ucapku
"Dif bukankah dia yang menganiayamu dulu yah.."Ucap Anis berbisik...
"Iya tapi dia sudah meminta maaf dan juga dia sudah menyadari kesalahannya kog Nis tenang saja "ucapku berbisik padanya...
"Pasti kalian bingung aku kog ada disini... Aku mau minta maaf sama kalian... Aku memang salah... Aku sudah sadar dan aku minta maaf y sama kalian.. "Ucapnya kepada teman2 ku
"Iya kami maafin... Tapi inget kalau sampai kamu menyakiti Difa lagi aku gak akan memaafkanmu lagi. "
Ucap Defi ketus...
"Iya gak akan lagi... tenang aja kog.. "Ucapnya tersenyum
Kami berlima menghabiskan makanan yang sudah kami pesan...
Selesai makan aku pamit karna mas Rizki sms mengajakku pulang...
Aku bergegas menuju ruangan mas Rizki ..
"Maaf ya mas... Aku tadi habis ketemuan di kantin.. "
"Ketemuan sama siapa.. " ucap mas Rizki mengerutkan dahi
"Cowok siapa... Awas saja ada yang berani menemui istriku... Aku akan DO langsung... "
"Beneran sayang... Emang kamu berani.. "Senyumku menggelora
"Iya berani karna dia sudah berani menemui dan mencoba berharap untuk mendapatkan hati bidadariku"
"Engaklah sayang aku ketemuan sama Defi, Anis, Nurul dan Evi.. Kamu sudah membebaskan Evi kan "
"Iya sayang... Aku tahu sepertinya kamu gak suka kalau Evi di penjara... Terus aku juga lihat dia sudah jera... Jadi kemaren aku lepaskan... Dia gak bikin ulah lagikan sama kamu... "
"Enggak kog sayang... Dia baik sekarang sama aku... "
"Syukurlah kalau begitu sayang... Ayo pulang... "
Kami pulang ke rumah... Di tengah perjalanan aku melihat Toko brownis... Rasanya pingin banget
Aku menghentikan mas Rizki..
__ADS_1
"Mas aku ingin itu... " tunjukku ke kue brownis
"Kamu mau brownis... Kamu beli sendiri aja sayang biar bisa memilih... "
"Yaudah ayo ikut... Anterin aku... "
"Yaudah ayo sayang "
Kita berjalan bergandengan tangan menuju toko kue itu.. Aku tertarik dengan brownis keju pandan... Yang terlihat manis dengan hiasan keju dan coklat diatasnya...
"Sayang aku suka yang ini kuenya... Bolehkan.. "
"Boleh dong sayang... Apa aja yang buat istriku senang pasti mas beliin.. "
"Emmmm so sweet .. Yaudah sayang... ayo bayar.. "
"Mbak saya mau beli kue yang ini.... Berapa"
"150 mas"
"Ok ini uangnya.. Terima kasih... "
Kami keluar toko dan melanjutkan perjalan kami ke rumah...
Sesampainya di rumah aku langsung ambil pisau untuk memotong kue itu dan memakannya bersama mas Rizki tercinta...
.
.
.
.
.
.
.
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
__ADS_1
Happy reading guys... Jangan lupa like dan komen dan juga vote yah.... Semoga suka dan sukses selalu