Suamiku Suami Pilihan Ortuku

Suamiku Suami Pilihan Ortuku
Episode 84


__ADS_3

3 bulan berlalu begitu cepat.....


Kehamilanku sudah berjalan 6 bulan.... Setiap hari ada saja telapak tangan atau telapak kaki yang mengecap bagai stempel di dinding perutku... Detak jantung calon anakku itu pun sudah santar terdengar oleh telinga telanjang... Kadang perutku seperti ada yang menggedor seakan manusia kecil itu ingin segera menyapa dunia.... Setiap bayiku itu melakukan pergerakan rasanya perutku ada yang menggelitik...


"Ahhhh... "Ucapku


"Kenapa sayang... "Mas Rizki yang dari tadi siap- siap mau pergi ke kampus segera menghampiriku...


"Ini lho mas... Anak kita nendang- nendang... "Ucapku...


"Iya kah sayang... Mana sini ayah pegang... "Mas Rizki memegang perut buncitku itu... Dia meraba mencari jejak calon bayi nya tersebut...


"Mana sayang... Kog gak ada... "Ucapnya sedikit kecewa


"Masak sih mas... Dari tadi nendang- nendang lho mas."


Ucapku meraba perutku...


"Lah ini mas dia nendang lagi... Ini mas... Lihat lihat mas... Ihhhh gemes mas... "Ucapku menunjuk ke pergerakan perutku itu...


"Iya... sini mas pegang... Mana kog gak ada lagi syang." Ucapnya manyun...


"Hehehehehhe mungkin dia malu mas..... "Ucapku tertawa bebas...


"Ihhh biarin nanti kalau sudah lahir... Aku akan cium kamu setiap detik syang... Ayah selalu menunggumu di dunia ini calon baby ayah... "


Aku sangat bahagia melihat kebahagiaanku saat ini...


"Kamu sudah siap kan sayang... "Ucap mas Rizki mengulurkan tangan...


"Udah mas.... "Ucapku memegang tanganku


"Nanti kalau kamu capek bilang sama mas yah... Kamu gak boleh capek- capek lho.... Mas akan selalu siap siaga untuk mu sayang... "


"Iya mas... Aku gak kelihatan jelek kan sayang... Apa aku kelihatan seperti patung semar... Aku gak PD mas... "


"Kamu cantik sayang... Sangat perfect... Walau kamu hamil... Aura kecantikanmu selalu memancar sayang... Kamu gak usah minder... Kamu harus PD... Kamu kan sebentar lagi jadi Ny. Difa Dwiandra s. psi.... Semangat sayang.... "


"Iya mas.... Makasih yah mas... "

__ADS_1


"Yaudah ayo sayang... Kita berangkat.. "


Mas Rizki menggandeng tangan ku menuju mobil... Kami melesat ke gedung wisuda... Di Graha Indah... Yang cukup jauh dari perumahanku...


30 menit kita berdua sampai...


Kulihat semua temanku sudah datang... Memakai baju kebaya dan juga toga... Aku turun di pegangi oleh mas Rizki... Karna perutku yang membuncit memang menyusahkanku untuk turun...


"Hati- hati sayang... "Ucapnya terus memegangku..


"Aku bisa sendiri mas... "Ucapku menolak karna aku malu semua mata tertuju padaku...


"Kenapa sayang... "


"Aku malu mas... Lihat semua orang memandangi kita mas... "Ucapku malu..


"Ngapain malu sayang... Semua orang sudah tau kalau kamu istri mas... Gak usah malu... "Ucapnya terus menggandeng tangaku sampai ke depan gedung....


Aku mencari semua sahabatku... Ku telpon untuk mencari tahu dimana mereka...


"Hai Dif... "Ucap Anis yang sudah menggadeng Alan


Mas Rizki melotot melihat Alan... Alanpun hanya tersenyum...


"Kamu Alan kan... Kamu pernah kuliah di Universitas B kan... "Ucap mas Rizki menunjuk Alan


"Iya Riz... Kamu apa kabar... "Ucap Alan


"Alhamdulillah baik... Lan... Kamu sendiri??.. "


"Alhamdulillah baik juga Riz... Kita gak pernah ketemu yah... Sudah hampir 5 tahunan ... "


"Iya... Kamu sekarang kesibukannya apa Lan... "


"Aku sibuk bisnis Riz.... Kamu nikah gak undang- undang"


"Iya... Aku gak tau nomer kamu... Alamat kamu... Kamu bagaikan hilang di telan bumi... Hahahah"


"Iya... Aku selesai kuliah langsung ikut bapakku ke luar negeri... Baru 1 tahun lalu aku pulang... Dan nih dapat pacar di sini juga... "Ucapnya menunjuk Anis

__ADS_1


"Ohhh jadi Anis ini pacar kamu... Wahh.. Tambah bisa jadi keluarga ini... Dia sahabat dekat dari istriku... Mereka sudah kayak kita dulu... Susah bareng... Seneng bareng Lan.. "


"Iya... Aku juga kemaren ke rumahmu... Pas kamu dinas ke luar kota... Aku juga tertegun melihat foto wedding kamu dengan Difa... Aku kayak kenal... Dan ku ingat kalau itu kamu... Sahabatku yang dulu hilang... "


"Oh ya Lan... Nanti mampir ke rumah yah... Aku sudah di panggil ini... "


"Ok bos... "


"Kamu aku tinggal gpp kan sayang... Mas sudah di panggil tuh... Mas kan harus mendampingi yang wisuda.."Ucapnya membelai bahuku..


"Iya mas... Gpp mas tenang aja... "Ucapku..


"Yaudah... Aku duluan sayang... Bay.. "Dia mencium keningku...


Alan dan Anis hanya tersenyum geli melihat sahabatnya itu...


"Ayo Dif... Kita masuk... Sekalian cari Defi dan Nurul... "Ajak Anis


"Ayo... Mari mas Alan.. "


"Iya Dif... "


Kamipun berjalan menuju gedung Graha Indah itu... Perasaan kami capur aduk... Dari deg- degan... Senang... Dan terharu... Akhirnya wisuda itu tiba...


Terima kasih ya Allah....


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Happy reading guys jangan lupa like komen dan vote juga..... Biar novel ini berkembang... Sukses all buat kalian yang sudah membaca novel ini


__ADS_2