Suamiku Suami Pilihan Ortuku

Suamiku Suami Pilihan Ortuku
Episode 29


__ADS_3

Pagi- pagi sekali aku bangun... Dan melihat suamiku tidur sangat lelap... Aku mengusap rambutnya... Dan mencium keningnya.


Aku pergi ke kamar mandi untuk berendam sebentar di bath up, Karna tubuhku sangat lemas, Gara- gara pertarungan tadi malam, Aku di buat kalap sama mas Rizki, Tapi aku senang ... Dan semoga cepat membuahkan hasil...


Selesai mandi aku berwuduk dan sholat subuh... Aku berdoa semoga semua ini tak sia2... Semoga Allah mengizinkan untuk menaruh benih cinta mas Rizki di dalam rahimku... Amin...


Selesai sholat aku membangunkan mas Rizki untuk mandi dan sholat... Dia hanya tersenyum dan mengumpulkan nyawa untuk bangun...


Aku pergi ke tukang sayur langgananku.. Aku membeli cumi.. Tempe.. Tahu... Pete dan sayur asem


"Berapa mang... "


"40 neng.. "


"Ohhh ini uangnya mang makasih... "


Aku bergegas masuk rumah dan pergi ke dapur untuk memasak... Sebelum masak aku ke kamar untuk melihat mas Rizki udah bangun apa belum...


"Iya bu.. Emang kenapa kalau Difa belum hamil." ucap mas Rizki di telpon


"Ya kalau memang belum hamil di periksakan dong ke dokter kandungan"


"Sudah bu... Kata dokter kandungan dia baik- baik saja... Aku juga baik- bqik saja... Mungkin memang belum rezeki saja bu lagian Difa masih kuliah"Ucap mas Rizki cukup kesal...


" Kalau emang sampai istri kamu sudah lulus kuliah belom hamil juga... Mending kamu cari istri baru saja"


" Maaf bu... Difa dulu siapa yang milih... Ibu dan bapakkan... Ibu dulu sangat mengajukkan dia... Kenapa sekarang ibu suruh aku ninggalin dia.. Aku gak bisa bu... Aku sangat mencintainya... Aku juga sangat menyayanginya... Walaupun mungkin dia di takdirkan gak bisa hamil sekalipun aku tak akan meninggalkannya.. Sudah bu assalamualaikum "ucap mas Rizki sangat kesal...


Di balik pintu aku mendengar percakapan itu... Hatiku sangat hancur... Aku menitihkan air mata...


Aku kembali ke dapur untuk menghilangkan sedihku... Aku memasak dengan hati yang sakit...


Aku bingung bagaimana caranya agar aku bisa hamil...


Berbagai cara sudah kulakukan... Tapi tetap tak membuahkan hasil...


Selesai masak aku menghidangkan masakanku di meja dapur... Mas Rizki menghampiri ku...

__ADS_1


"Sayang... "Ucapnya sambil memelukku dari belakang...


"Iya mas... "Ucapku dengan mengusap air mataku


"Kamu kenapa... Kamu sakit... "


"Enggak kog mas... Aku gpp... Cuma laper aja.. "


Alasanku agar mas Rizki gak khawatir padaku...


" Oalah kirain kamu sakit... Sini dong liat mas... Mas kan kangen sama istri mas ini..."


"Maaf mas... Aku mau ambil minum dulu buat mas"


Aku membelakangi mas Rizki biar dia gak melihat mataku yang mulai sembam... Aku bingung harus jawab apa kalau mas Rizki tanya kenapa aku menangis... Aku berusaha mencari alasan yang tepat...


"Sayang kamu ngapain... Ayo buruan sarapan.. Mas udah laper nih... "


"Iya bentar mas.. "Aku pasrah dan berjalan membawa air minum


Aku meletakkan air minum itu diatas meja... Dan menyendokkan nasi untuk mas Rizki..


"Kamu masak apa hari ini sayang.. "


"Kamu kan bisa lihat mas... Aku masak apa... " ucapku jutek...


"Emmm yaudah mas mau ikan cumi sama sayur asem boleh.. "


"Ini mas... "


"Ayo makan sayang... Kamu kenapa sih... Kog dari tadi diem saja "


"Gpp mas... Aku lagi gak nafsu makan... "


"Yaudah mas suapin y.... Kamu harus makan sayang... Biar sehat"


Mas Rizki menyuapiku... Aku tau sebenarnya mas Rizki sangat peduli sama aku... dia juga sangat mencintaiku.. Tapi kenapa kedua orang tuanya ingin memisahkanku...

__ADS_1


"Sayang kamu kenapa kog bengong sih... "Ucap suamiku memecahkan lamunanku


"Mas... Apa mas akan menuruti omongan ibu kalau aku gak bisa hamil.. "


Sontak mas Rizki kaget mendengar pertanyaanku..


"Jadi kamu tadi dengar omonganku sama ibu... "marah mas Rizki


"Aku tadi gak sengaja dengerin ucapan kamu sama ibu mas.. Kenapa ibu kamu begitu banget sama aku mas... Tangis yang aku tahan akhirnya pecah juga


"Sayang kamu jangan salah faham dulu sama ibu... Ibu ngomong kayak gitu karna dia ingin cucu dari kita sayang... Ibu hanya punya dua anak... Aku dan mas Rama... Mas Rama sudah ngasih cucu buat ibu... Tinggal kita... "Ucap mas Rizki


"Maaf y mas kalau aku belum bisa memberimu anak.. Dan setelah aku fikir... Kalau memang aku gak bisa ngasih kamu anak setelah kuliah, mending kamu ikuti saran ibu... "Ucapku di sela-sela tangisanku...


"Ya Allah syang... Kamu ngomong apa sih.... Mas gak ada niatan sama sekali untuk meninggalkan atau bahkan mencari istri baru... Walaupun kita gak di kasih keturunan... Kita bisa adopsi anak... Aku gak masalah... Asal hidup mas selalu di temani kamu sayang... Mas sudah bersyukur... "Ucap mas Rizki memelukku erat seakan tak ingin istrinya berfikir yang macam2 tentang dirinya...


"Terima kasih sayang... Kamu sudah menjadi suami yang setia... Sayang dan cinta selalu sama aku... Aku hanya bisa berharap dan berdoa semoga kita cepat mendapat buah cinta kita y sayang... "Ucapku di pelukan mas Rizki....


Kami menyelesaikan makan kami yang sempat tertunda... Kami saling suap menyuapi satu sama lain... Aku beruntung mendapat suami seperti mas Rizki... Semoga Allah selalu menjaganya untuk ku amin...


Doaku dalam hati...


.


.


.


.


.


.


.


. ❤❤❤❤❤❤❤❤

__ADS_1


Happy reading guys... Jangan lupa like dan komen yach... Dan votenya yang banyak juga... Selamat membaca.. Semoga suka dan sukses selalu


__ADS_2