
Lima tahun kemudian...
Hubungan ku dengan mertuaku sudah semakin membaik... Karna kehadiran anak pertamaku Fakih... Tak jarang seminggu sekali kita berkunjung ke rumah ibu mas Rizki... Dan minggu berikutnya kami ke rumah ibu ku...
Fakih juga mulai bersekolah di taman kanak- kanak... Dia menjadi pribadi yang mandiri...baik... Dan sabar..
Sedang Anis dan Alan juga sudah mempunyai seorang anak perempuan umur 3 tahun...
Dua sahabatku yang lain masih saja jomblo... Mereka sudah bekerja di dalam bidangnya masing- masing...
Sore itu... Kami sedang mengawasi Fakih yang sedang bermain air di kolam renang sebuah hotel mewah di kota kami...
"Sayang... Fakih sudah besar yah... Sudah waktunya dia punya adik... "Ucap mas Rizki sambil mencubit pinggang ku
"Ihhh mas... Nanti aja lah... Kalau Fakih sudah lulus TK... Aku masih teringat bagaimana rasanya.... Walau sesar tapi sampai sekarang rasanya masih sangat ku ingat... "Jawabku...
"Tapi sayang... Mas sudah konsultasi sama dr. Anita... Katanya kamu sudah boleh untuk hamil lagi... Ayolah sayang... "
"Hah??? Apa sampai segitunya mas Rizki ingin punya anak lagi.. "Batinku
"Emmmm tapi mas.... "
"Ayolah sayang... Mumpung kita ada di hotel... Kita pergunakan ini untuk honeymoon ke dua... Gimana sayang... "Ucap mas Rizki dengan wajah penuh harap
"Trz Fakih... Gak mungkin kan kita lakukan itu saat Fakih juga tidur dengan kita... Dia sudah mulai mengerti mas.. "ucapku mencari alasan
"Tenang aja... Aku sudah telpon ibu... Aku bilang mau titip Fakih untuk beberapa hari kedepan... Ibu juga sudah setuju kog... "
"Tapi mas.... Nanti merepotkan ibu lagi.. "
"Tenang saja sayang... Gak akan... Ibu sudah faham kog.. "
Dan benar saja... Malam itu Fakih di ambil oleh mertuaku... Dia mau saja di titipkan ke nenek dan kakek nya...
__ADS_1
"Bu.. Terima kasih yah... Maaf sudah merepotkan ibu dan bapak "Ucapku...
"Tidak nak... Tidak merepotkan sama sekali... Fakih anak yang nurut kog... Jadi kamu gak usah merasa sungkan yah sama kami... "Ucap ibu mertuaku itu
"Iya nak lagian Fakih itu juga cucu kami... Kami sangat menyayangi nya... Pasti lah kami akan menjaga nya dengan sangat baik.... Jadi bersenang - senang lah... Dan tak perlu khawatir.. "Imbuh bapak mertuaku
"Iya Bu ... Pak... Terima kasih sekali lagi yah... "
"Iya nak... Ya udah Ibu dan Bapak pulang dulu yah... "
"Iya Bu... Pak.. Hati- hati di jalan.. "Ucapku sambil menyalami tangan ke dua mertuaku itu...
Setelah itu... Mas Rizki mengajakku kembali ke hotel... Dia sudah menambah 3 hari untuk stay di hotel itu... Sesampainya di kamar hotel...
"Sayang... Kamu sudah siap kan??? "Ucap mas Rizki
"Emmmm iya mas...Aku bersihin muka dan gosok gigi dulu yah mas.. "
"Ya sudah mas ingin sekali kamu memakai baju ini... Kamu mau kan sayang??? "Ucap mas Rizki memberiku satu bingkisan di dalam kantong
"Sudah pakai saja yah sayang.... Mas tunggu kamu di ranjang... "Bisik mas Rizki sambil tersenyum menggoda
"Emmm baiklah mas... "
Aku bergegas ke kamar mandi untuk berganti pakaian yang di beri mas Rizki... Saat aku buka... Aku sangat kaget melihat baju terawang berwarna hitam... Dengan belahan dada yang sangat rendah... Baju itu hanya sebatas perut dan ada satu celana dalam yang minim sekali... Aku mencoba memakai baju itu... Aku sendiri sangat malu menatap tubuhku... Seperti tak memakai baju saja...
"Sayang.... Udah selesai belum... "Teriak mas Rizki manja...
"Emmm belum mas... "Ucapku yang masih malu kalau akan keluar seperti itu
"Ayolah sayang mas sudah tidak sabar ini... "
"Iya mas... "
__ADS_1
Aku buru-buru cuci muka dan gosok gigi...
Aku keluar dengan sedikit menutupi bagian sensitif dalam diriku...
"Mas... "Ucapku pelan...
"Sayang... "Mas Rizki sangat terperangah melihatku...
Dia menghampiriku dengan hanya memakai sarung tidur dan bertelanjang dada...
"Kamu sangat seksi... Dan sangat menggoda sayang... "Ucapnya lirih di telingaku...
Tak ingin mengulur waktu... Mas Rizki menggendongku menuju ke kasur... Dia meletakkan ku dengan sangat hati- hati...
"Kamu sudah siap kan sayangku... "
Aku hanya mengangguk menatap tajam mata mas Rizki
Dia mulai mencium bibirku sangat lembut... Semakin lama semakin panas dan bergairah... Dia telusuri leher polosku dan menggigit nya memberi tanda merah di sekujur leherku... Aku hanya bisa mendesah keenakan dengan perlakuan suamiku itu...
"Ahhhhhhh... Ssstttt mas.... Kamu nakal sekali... "Rancauku
"Enak kan sayang... "Ucap suamiku
"Emmmm enak sekali sayang.... Terus sayang... "
Mas Rizki juga sudah mulai tergoda...
"Sayang mas mulai yah... "
"Iya mas... ... "
Kita sama- sama sudah tidak bisa menahan hasrat ini... Kami sama- sama mengucap bismillah... Agar apa yang kita lakukan membuahkan hasil yang baik... Mas Rizki mulai beraksi
__ADS_1
"Jlebbbb"
Dan malam itu kami melakukan penyatuan itu dengan sangat panas... Lembut dan sangat bergairah... Kami melakukan nya sampai 3 ronde... Karna memang mas Rizki sangat meniatkan malam itu agar aku cepat hamil....