Suamiku Suami Pilihan Ortuku

Suamiku Suami Pilihan Ortuku
Episode 43


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 12 siang...


Aku terbangun karna suara "kemrucug" dari perutku aku sangat lapar karna tadi pagi aku gak sarapan...


Aku melepas pelukan mas Rizki..... Karna aku ingin masak di dapur... Aku keluar dari selimut yang menyelimuti tubuh kami yang polos dari tadi pagi...


Aku memakai bajuku yang berserakan di samping kasur... Aku ke kamar mandi dahulu membersihkan badanku... Setelah itu bergegas ke dapur... Aku lihat ada ayam, wortel , buncis dan perkedel kentang sisa kemaren.... Aku mulai memasak sup ayam... menggoreng perkedel kentang....Dan telur ceplok...


Sedang di kamar mas Rizki terbangun karna mencari tubuh istri di sampingnya gak ada... Dia mendengar suara "cemelotek" di dapur... Dia keluar kamar dan turun menghampiri suara itu... Dia melihat istrinya yang masih pakai baju tidur seksi.. Rambutnya tergelung ke atas... Dan sedang memotong - motong sayuran...


"Astagfirulloh kaget aku sayang... " ucapku.. Karna tiba- tiba ada tangan melingkar di pinggangku...


"Kalau kamu seperti ini.... Aku ingin terus dengan mu sayang... Kamu sangat menggoda imanku... "


Ucapnya mencium tengkuk leherku


Aku merasa geli dengan perlakuan suamiku itu... Tapi aku sangat menikmatinya.... Dia mulai bereaksi Aku menggelinjang sesekali.. Aku membiarkan apapun yang di lakukan suamiku itu... Sampai - sampai dia membalikkan badanku... Dia menciumi bibirku sampai aku kehabisan nafas...


"Huft sayang... Udah ah... Aku mau masak.. Aku laper banget sayang... Kamu juga jangan banyak- banyak begitu... Nanti pinggang kamu sakit lho.. " ucapku tertawa


"Biarin... Habisnya enak sih sayang... Mas jadi lebih sehat sekarang... Ayo kita ulangi lagi sayang... " ucapnya di telingaku...

__ADS_1


"Sayang... nanti aja lagi yah... Aku mau masak.. Terus kita makan... Ok my husband" Ucapku mengecup bibir seksi suamiku itu...


Aku melanjutakan masakkanku sambil terus bermesraan sama mas Rizki... Setelah selesai..... Aku menata makananku diatas piring.. Ku taruh supnya di mangkuk cekung.. Aku suruh mas Rizki duduk di kursi... Sedang aku menyendokkan nasi buat nya... Kami makan siang bersama... Mas Rizki terlihat sudah lebih membaik... Dia memakan lahap masakanku...


"Alhamdulillah enak banget sayang.... Mas sudah kenyang... Terima kasih sudah memasakkan makanan ini buat aku sayang... " ucapnya menatapku...


Aku hanya mengangguk... Aku membereskan meja dan kursi setelah itu aku mencuci piring... Aku suruh mas Rizki nenunggunya di kamar..


Di atas ranjang mas Rizki memandangi hanphonenya.. Aku hanya geleng- geleng kepala mengahmpiri nya...


"Kamu ngapain sayang... "


"Ini lho sayang mas main game... "


"Hemmm kirain suruh tunggu di kamar mau melanjutin hasrat yang tertunda tadi... Gak taunya.. Huft" Gerutunya sambil masuk ke kamar mandi... Menyalakan shower air hangat...


Aku yang mendengar celotehannya hanya tersenyum...


Kami sholat berjamaah dhuhur...


"Assalamualaikum warahmatulloh " ucap kami mengahiri sholat kami...

__ADS_1


Mas Rizki menoleh ke arahku... Aku menyalami tangan mas Rizki dan mas Rizki menciun keningku...


"Sayang... Ayo ke percetakan" ucapku


" Mau apa syang.. "Ucap mas Rizki


"Ya mau nyetaklah sayang... Masak mau makan bakso" ucapku...


Dia hanya terkekeh mendengar kata - kata istrinya itu...


Kami bersiap-siap dan berangkat...


"Mas sebentar lagi aku PKL yah... Truz siapa yang nganterin aku pulang pergi" ucapku ke mas Rizki


"Oh iya yah... Mas kog lupa syang... Sebentar lagi kamu lulus yah.. "


"Trz gimana apa aku naik taksi aja " ucapku...


"Gak.... Mas gak ngijini kamu pergi naik taksi lagi... Mas udah trauma.. "Ucapnya


"Biar nanti mas fikirin caranya... "Ucapnya

__ADS_1


Aku hanya terdiam dan terus memandang ke depan...


__ADS_2