
Pagi datang... Aku melakukan rutinitas pagi ku seperti biasa... Mandi dan sholat subuh... Setelah sholat aku membangunkan suamiku nenyuruhnya sholat subuh juga... Saat suamiku sholat aku membersihkan kamar tidur yang berantakan sekali... Selesai membersihkan kamar... Aku turun dan belanja ke tukang sayur... Aku belanja banyak bahan makanan.... Seperti tahu.... Tempe... Sayur terong... Udang... Ayam... Cabe kecil.. Cabe keriting.. Gula aren... Dan bumbu dapur...
" Berapa mang" Ucapku
" 50 rb mbk.. " Jawab Mang Apip
" Ini ya Mang terima kasih... "
Karna masih pagi.. Ibu- ibu masih belom ada yang belanja..
Aku langsung ke dalam dan meletakkan belanjaanku di dapur... Aku mencuci semua bahan makanan dan memasak tempe dan ayam bacem... Terong balado dan sambel bajak...
Jam menunjukkan pukul 7.. Aku pergi ke kamar dan melihat mas Rizki sedang bersiap2...
"Mas... Kamu berangkat jam berapa... Aku ikut yah... "
"Jam 8 sayang... Iya kamu ikut aja sayang... Emang kamu kelas pertama apa sayang.. "
"Filsafat sayang jam setengah 9... Terus jam setengah 11 kan waktunya mas ngajar... Terus udah syang selesai... Pulang dech... Mas pulang jam berapa..? "
"Jam setengah 2 sayang... Nanti kalau kamu pulang... Kamu ke ruangan mas saja yah... "
"Iya sayang... Sayang nanti aku ada janji sama Nurul , Defi dan Anis ."
"Janjian dimana... "
"Di kantin sayang.. Bolehkan "
" Boleh dong sayang.. "
" Ya sudah aku siap-siap dulu sayang... "
Aku bergegas ganti pakaian karna mas Rizki sudah siap... Aku melihatnya kagum...
"Ya Allah suamiku... Manis... Baik.. Romantis... Jaga dia untukku Ya Rabb.. Biarkan jiwa dan raga ini memilikinya sampai melemah nadi ini.. " doaku dalam hati...
Mas Rizki yang melihatku menatapnya langsung menghampiriku dan memberi kecupan mesra di keningku...
"Kenapa kog bengong... Ayo cepat siap- siap mas ke bawah dulu ya sayang"Ucapnya sambil menatapku..
"Mas.. Aku ingin di peluk kamu mas... " Jawabku manja
"Tumben sih sayang... Sini mas peluk.. "Ucap mas Rizki
Aku di peluk sangat erat sama mas Rizki... Aku hirup aroma wangi tubuhnya dan ku susuri dada kekar milik suamiku... Mas Rizki hanya tersenyum melihat tingkah istrinya itu...
"Sayang aku mencintaimu... Sungguh... Jangan tinggalkan aku yah... " Ucapku
"Iya sayang... Mas tau kog kalau kamu sangat mencintaiku... Tapi aku gak.. "Candanya sambil tertawa..
Aku memukul dada kekarnya
__ADS_1
"Ihhhh jahat... Katanya hanya aku wanita yang mas sayang... Dan mas cinta sekarang.. "
"Bukan sekarang sayang... Tapi selamanya sampai jannah sayang amin... "
Aku tersipu malu,dan bergegas siap- siap dan ikut kebawah bersama suamiku...
"Kamu masak apa sayang... Mas sudah laper nih.. "
"Aku masak tempe bacem... Ayam bacem.. Terong balado sambel bajak dan lalapan sayang... "
"Emmmm pasti enak itu,,, aku udah gak sabar mau makan"
Sesampainya di meja makan aku menyendokkan nasi dan menggambil menu lengkap hari itu...
"Silahkan sayang... "Ucapku menaruh makanan di depannya
" Makasih sayang... Ini pasti enak sekali.. "
Kami menikmati makan pagi berdua... Selesai makan aku membereskan piring kotor... Dan mencucinnya di dapur...
Mas Rizki sedang memanaskan mobil... Aku ke depan dan mengunci pintu... Kamipun berangkat kekampus...
20 menit kami sampai di parkiran kampus... Aku pergi ke ruangan mas Rizki.. Mas Rizki mencari file ngajar baru pamit dan mencium keningku... Aku hanya diam untung ruangan ini sepi...
Aku membaca buku Filsafat di sofa ruangan mas Rizki... Saking asyiknya sampai2 jam menunjukkan pukul setengah 9... Aku bergegas ke ruang kelas... Dan melihat teman2 sudah banyak yang duduk... Aku duduk di samping eni...Tak lama bu Tina datang dan mengajar kami..
Jam menunjukkan pukul setengah 11... Kami masuk kelas lagi karna sekarang waktunya pelajaran Psikologi Umum... Yang di doseni oleh my lovely... Aku sangat antusias.... Begitupun dengan yang lain... Karna memang suamiku itu manis banget...
"Waalaikum salam pak"... Ucapk kami serentak...
Mas Rizki mengajar dengan santai dan tentunya cool... Banyak wanita yang melongo kalau di ajar mas Rizki... Terlebih lagi Evi yang memang suka kepada suamiku...
Aku hanya tersenyum melihat mereka... Ada rasa cemburu tapi cemburu geli... Karna mas Rizki tak menggubris mereka... Mas Rizki menatapku sekali2... Sambil tersenyum... Itu membuat Evi semakin cemburu...
Tak terasa waktu pelajaran Psikologi Umum telah habis.. Kami berhamburan keluar... Ada yang salaman... Ada yang bercuri2 pandang... Itu pemandangan yang selalu aku lihat kalau suamiku ngajar... Aku hanya tersenyum dan menyalami mas Rizki seperti biasa... Tapi mas Rizki melihat keadaan sepi menjadi kesempatan untuk menciumku...
"Sayang... kamu nanti kalau pulang sms mas yah... Biar bareng.. " ucapnya menggandeng tanganku keluar
"Iya mas... Tapi jangan gandeng- gandeng dong... Nanti ada orang liat... Gak enak mas... " Ucapku melepas gandengan tangan mas Rizki....
Aku sms Anis ... Untuk menungguku di kantin
"Nis... Aku ke kamar mandi dulu yah... Nanti aku susul.. "
"Iya aku dan temen- temen sudah di kantin.. "
Aku segera ke kamar mandi... Dan melangsungkan hajatku... Setelah selesai aku keluar dan kaget melihat Evi dan the geng... Aku berusaha tetap tenang... Dan berjalan seperti biasa... Tapi dia menghalangi langkahku...
"Hey kamu... Kamu ada hubungan apa sama mas Rizki... Sudah berulang kali aku tanya tapi kamu hanya diam.. "
Aku hanya diam tak menjawab dan berusaha berlalu.. Tapi tetap di hadang...
__ADS_1
"Kamu budek yah... Apa kerudungmu itu membuatmu tak bisa mendengar ucapanku.. Hah..!!! "
Dia menarik kerudungku hingga lepas.. Dan membuang kerudungku ke bawah... Dia mencengkeram tanganku sampai terdapat bekas merah.. Dia juga mencakar wajahku...
Aku hanya menangis memungut kerudung ku yang sudah kotor..
Sementara di kantin.. Anis, Defi dan Nurul khawatir karna dari tadi aku gak datang2 dan akhirnya mereka menyusulku ke kamar mandi dan melihat pertengkaranku...
"Hey kalian ngapain... Kalau berani jangan main keroyokan... " Ucap Nurul...
Mereka pun berlari setelah melihat teman2 ku datang..
"Ya Allah Difa kamu kenapa..?? Kamu diapain aja sama mereka.. " ucap Defi
"Bantu aku membersihkan kerudungku yah.. "Ucapku terasa lemas sekali
"Nih kamu minum dulu... Emang mereka siapa Dif... Kenapa mereka menyerangmu seperti itu.. "Tanya Anis
"Aku juga gak tau... Kenapa mereka sangat membenciku
Aku sangat lemas hari ini... Aku mau pulang saja.. Tolong antar aku keruangan mas Rizki ya.. "
Defi mengirim pesan ke mas Rizki memberikan kabar tentang keadaanku..
" mas Riz... Ini Defi... mas Difa di serang... Dia sekarang lemas... Dia mau keruangan mas... sekarang"
Untung saja mas Rizki sudah selesai mengajar...Dia langsung menuju ke ruangannya untuk melihat keaadaan istri nya itu...
"Ya Allah sayang... Kamu kenapa... Siapa yang melakukan ini sayang" ucap mas Rizki...
"Itu mas tadi dia di keroyok di depan kamar mandi, saat kami datang kami melihat Difa sudah lemas... Kerudungnya pun kotor... "Ucap Defi
"Kalian tau siapa yang melakukan nya.. "Ucap mas Rizki
"Sepertinya teman sekelasnya deh... " ucap Anis
"Ya udah terima kasih yah... Sudah membawa Difa kesini... Kalian boleh pulang"ucap mas Rizki
Temen- temen ku pulang dengan perasaan cemas...
"Sayang bangun... Kamu kuat sayang... "Ucap mas Rizki
"Mas... Sakit mas... "Ucapku lemas..
"Mana yang sakit sayang... Kita kerumah sakit saja yah.. "Ucap mas Rizki membopong ku ke mobil...
Semua mata tertuju kepadaku dan mas Rizki...
"Kenapa itu cewek yang di bopong pak Rizki... " bisik mahasiswa yang melihat kami...
Mas Rizki tak peduli terus saja membopongku yang pingsan.....
__ADS_1