Suamiku Suami Pilihan Ortuku

Suamiku Suami Pilihan Ortuku
Episode 47


__ADS_3

Pagi- pagi sekali aku bangun...


Hawa dingin yang menusuk kulit menembus ke tulang- tulang membuatku tak berani mandi... Aku hanya gosok gigi dan berwudhuk saja...


Aku melaksanakan kewajibanku kepada sang kholik..


Selesai sholat aku menyempatkan mengaji...


Mas Rizki terbangun mendengar alunan nada-nada mengajiku yang merdu... Dia sangat suka mendengarku mengaji... Karna menurutnya itu sangat merdu.. Dia melangkahkan kaki ke kamar mandi... Aku hanya menyuruhnya gosok gigi dan berwudhuk saja... Takut badannya akan tambah drop. Karna aku lihat dia masih sedikit sempoyongan... Dia menurut saja dan ikut sholat di sebelahku... Setelah itu Kami mengaji bersama...


Aku melepas mukenahku... Dan menguncir rambutku ke belakang... Tiba- tiba saja ciuman mendarat di tengkuk leherku... Aku sangat terkejut


"Ihhhh apaan sih sayang... "Ucapku cemberut


"Habisnya kamu seksi kalau di kucir belakang gitu.. Aku jadi ingin menggigit... " Ucapnya sambil merapikan sajadah


"Sayang ayo lari pagi... Di sinikan masih asri... Kita juga jarang- jarang kesini kan" ucap mas Rizki sudah siap dengan kaos dan training... Serta sepatu sneakers yang di pakainya tadi malam... .


Dia terlihat sangat cool kalau seperti itu...


"Aku izin ibu dulu yah... Gak enak kalau langsung pergi "


Ucapku melangkah ke dapur


"Ayo mas... Aku sudah di izinin sama ibu"


"Kamu ganti baju dulu... Masak kamu mau pakek daster gitu " ucapnya tersenyum


Aku berganti baju kaos olahraga.. Training dan kerudung yang sama dengan bajuku... Dan aku memakai sepatu tadi malam...


Kami berangkat mengelilingi desa.. Karna ini hari minggu... Semua penduduk melihat kami...


"Lho kamu sudah pulang toh" ucap lekku yang akan berangkat ke ladang...

__ADS_1


"Iya lek... Mau kemana lek" ucap suamiku sambil bersalaman... Aku juga bersalaman dengannya...


"Iya le... Mampir ke rumah... Ajak suamimu ke rumah nduk"ujar lek ku kepada kami...


" insyaallah lek.. " ucap kami


Lekku berlalu karna dia mau pergi ke sawah... Kami melanjutkan jogging ke pinggir sawah... Kami berhenti di sebuat ladang yang sejuk... Penuh dengan suara burung berkicau... Kami duduk di sebuah gubuk kecil... Kami menghirup udara yang mulai bau padi menguning... Aku duduk di dekat suamiku itu dan memeluknya...


"Mas gimana... Kamu serius mau bilang itu sama ibu dan bapak... Menurutku mending gak usah deh mas.. "Ucapku sambil melihat wajah mas Rizki...


"Udah itu biar mas yang akan bilang... Kamu gak usah takut... "Ucapnya mengusap rambutku pelan...


Matahari terik muncul di balik selimut awan putih seaakan malu dengan kemesraan kami... Langit biru di hiasi awan putih di tambah sawah menguning menjadikan panorama indah yang jarang bisa kita lihat di kota..


"Krucuk... Krucuk.. "


Aku mendengar suara perut mas Rizki


"Heheheeh kamu kogh tahu sih sayang... "


"Yaudah ayo pulang... Pasti ibu sudah masak buat kita"


Kitapun pulang ke rumah


Sampai rumah aku dan mas Rizki cuci tangan di dapur... Aku membantu ibu meneruskan masakannya... Sedang mas Rizki pergi mandi


Setelah matang aku dan ibu menyajikan di meja makan... Aku pamit pergi mandi dulu sama ibu...


Aku ke kamar melihat mas Rizki diam... Menatap jendela... Aku tak berani menghampirinya.. Aku mengambil handuk dan mandi...


Setelah mandi aku masih melihat mas Rizki termenung..


"Kamu kenapa mas... Kamu gak nyaman di sini" ucapku menghampiri suamiku itu

__ADS_1


"Emmmmm kamu wangi banget sayang... Sini dekat mas " ucapnya membentangkan tangannya...


Aku menghampiri mas Rizki dia menciumku dengan sangat mesra...


"Udah mas ayo makan.. "


Kami keluar kamar bergandengan tangan ke meja makan... Sedang di meja makan sudah ada ibu dab bapak...


" Selamat pagi pak " ucap suamiku menyalami tangan mertuanya itu...


"Lho nak... Kapan kamu datang... "Ucap bapakku..


"Tadi malam pak... Bapak sudah tidur kata ibu... "


"Oalah nak... Maaf bapak gak tau... Yaudah ayo2 makan"


Kami duduk.. Ibu hari ini masak sayur sop... Telor balado... Tempe goreng... Sate ati ampela... Dan sambal bajak... Terlihat sangat enak


Kami sangat menikmati makanan itu... Sampai- sampai mas Rizki nambah 3 piring... Aku hanya tertawa bahagia....


.


.


.


.


.


**Happy reading guys... Jangan lupa like dan komen dan vote yah.... Biar novel ini berkembang... Terima kasih sudah setia membaca novelku.. Good luck buat kalian semua yang membaca novelku...


❤❤❤😘❤😍😘❤😍😘😍😘❤😍❤😍😘😍😘**

__ADS_1


__ADS_2