
Bakda magrib....
Alan, Anis, Defi dan Nurul sampai di Rumah Sakit.... Mereka menemui mas Rizki yang menunggu ku di depan ruangan ku...
"Assalamualikum Riz.... Gimana keadaan Difa... "Ucap Alan
"Waalaikum salam.... Dia masih belum sadar Lan.... Tapi alhamdulillah dia sudah melewati masa pendarahan nya... "
"Oh... Trz siapa yang mendonorkan darahnya buat Difa... Katanya Difa butuh donor darah B... Aku donor darah B mas Rizki... "Ucap Defi
"Gak usah Def.... Tadi Kevin yang donor.... Untung saja Kevin lagi ada di sini juga... Aku sudah salah fikir tentang dia.. "Ucap mas Rizki
"Emmmm alhamdulillah... Trz gimana ceritanya kog bisa Difa kayak gitu mas... Bukanya tadi kalian pulang masih baik- baik saja... Kog bisa pendarahan... Trz gimana kandungan nya mas... Keponakanku baik- baik saja kan?? "Ucap Anis
"Alhamdulillah... Keponakan kalian memang kuat... Keponakan kalian jagoan.... Dia sekarang masih di ruangan NICU... Karna dia masih 7 bulan dan terpaksa harus langsung sesar... "Ucap mas Rizki
"Emmmmmm berarti keponakanku cowok dong... Ihhh pasti imut deh... "Ucap Nurul sudah membayangkan keponakan nya itu yang gemul seperti dirinya...
"Emmm kami boleh gak lihat keponakan kita... "Ucap Defi
"Iya... Dia ada di ruang NICU sebelah ruang laboratorium... Kalian ke sana saja... Tapi hanya bisa melihat dari kaca... "Ucap mas Rizki
"Beb.... Kamu di sini saja nemenin mas Rizki... . Kami mau lihat anaknya Difa dulu... Biar cepet nular beb.. "Ucap Anis
"Iya... Ati- ati beb... "Ucap Alan
Alan duduk di sebelah Rizki... Dan bertanya duduk permasalahannya... Mas Rizki pun bercerita semuanya...
__ADS_1
"Aku tak tahu kenapa ibuku seperti itu Lan... Aku kasihan sama istriku itu.... Aku sudah capek Lan di teror terus sama ibuku.... Apa yang harus aku lakukan yah Lan... Biar mereka berhenti mengganggu Difa... "Ucap mas Rizki
"Emmmm kenapa sejahat itu sih ibu kamu Riz.... Sepertinya dulu dia gak seperti itu deh... Apa jangan- jangan ibu kamu di guna- guna sama Putri... Biar tunduk... "Ucap Alan
"Ahhh gak mungkin lah Lan... Masak iya Putri serendah itu... "Ucap mas Rizki
"Yah mungkin aja.... Kamu gak pernah dengar ada pepatah... Cinta di tolak dukun berindak... "
"Emmmm... Aku tak tahu lah Lan.... Semoga saja apa yang kamu fikirkan itu gak beneran... "Ucap mas Rizki
"Amin... "
Tak lama suster yang ada di dalam ruangan keluar... Memberitahukan kalau aku sudah siuman...
"Beneran Sus.... Bolehkan saya bertemu dengan istri saya Sus.... "
"Lan.... Aku masuk dulu yah... "Ucap mas Rizki
Alan hanya mengangguk dan tersenyum...
Mas Rizki menghampiriku...
"Sayang... "Ucap mas Rizki
"Emmm.. "
"Bagaimana keadaan kamu... Kamu baik- baik saja kan sayang... "Ucapnya
__ADS_1
Aku hanya diam tak menjawab... Aku sangat terluka... Dengan kejadian ini... Sudah berulang kali ini terjadi... Tak terasa air mataku menetes... Membasahi pipiku yang masih terpasang alat bantu pernafasan...
Mas Rizki yang sedari tadi menggenggam tanganku seperti tahu apa yang aku rasakan...
"Sayang... Kenapa kamu menangis.... Apa ada yang sakit... Biar mas panggil dr. Anita yah... "Ucap mas Rizki
"Walau seribu dokter berusaha menyembuhkanku... Tapi tak akan ada yang bisa menyembuhkan rasa sakitku ini mas... Hatiku sudah tak berbentuk lagi... Harga diriku sudah hancur.... Aku tak tahu lagi.... Hanya Allah yang bisa menyembuhkan luka ini... Sebaiknya mas keluar... Aku ingin sendiri... "Ucapku...
"Sayang.... Tapi mas sangat merindukanmu... Mas tahu kamu marah sama mas.... Mas minta maaf sayang.... Tapi tolong sayang... Jangan suruh mas keluar... Mas sangat merindukanmu sayang... "
"Tolong... Mengertilah keadaanku... Tolong.... Jika memang kamu sayang sama aku... Tolong keluar... "
Untuk sekarang aku lagi gak ingin melihat wajah suamiku itu... . Kalau aku melihat wajahnya... Aku jadi teringat dengan kejadian tadi yang menimpaku....
Mas Rizki bergerak keluar dengan langkah gontai... Dia terus menyeka air matanya... Dia belum siap untuk kehilangan sikap istrinya yang teduh... Dan sangat perhatian itu... Dia menghampiri Alan yang duduk di depan ruangan.... Melihat sahabatnya itu yang sangat kacau... Alan hanya diam... Dan merasa iba...
"Ya Allah... Semoga hubungan mereka baik- baik saja... "Doa Alan...
.
.
..
.
.
__ADS_1
Happy reading guys... Jangan lupa like komen dan vote yang banyak..... Biar novel ini berkembang... Thanks guys