
Pagi itu aku bangun seperti biasa...
Rasanya perut aku sangat sakit... Aku ingin mual.. Aku cepet2 ke kamar mandi
"Uek... Uek... Uek... " rasanya ingin aku memuntahkan apa yang ada di perutku... Rasanya mual banget...
Aku berusaha mandi tapi rasa mual itu terus saja datang... Mas Rizki yang sedari tadi tidur sampai terbangun... Karna suara mualku... Dia menghampiriku sambil memijat tengkukku..
"Kamu kenapa sayang... Kog mual- mual... "
"Aku gak tau mas... Rasanya sakit perutku dan mual banget "
"Coba kamu ingat tadi malam kamu makan apa sayang... Apa kamu salah makan... "
"Aku tadi malam makan nasi goreng mas... Masak aku keracunan... Tapi kenapa kamu gak mual- mual... Kitakan sama- sama makan.. "
"Iya yah sayang... Apa kamu masuk angin.. Kita ke dokter yah... "
"Iya mas... Aku gak mandi ya .. Rasanya aku takut lihat air... Aku mau wudhuk aja.. "
"Iya sayang... Apa kamu kuat... Mas tunggu di sini yah.."
"Gak usah mas... Aku kuat kog... "
"Ok mas keluar dulu y sayang... Kalau ada apa- apa panggil mas saja yah"
Mas Rizki keluar dari kamar mandi... Aku lanjut berwudhuk dan sholat...
Sedang aku sholat mas Rizki mandi dan juga menyusulku sholat subuh...
Setelah sholat... Aku bergegas ke mang apip...Tukang sayur langgananku... Aku membeli ayam.. Kentang... Telur... Bumbu soto dan pelengkap soto... Aku ingin masak soto ayam... Perkedel kentang... Dan telur rebus...
"Berapa mang... "
"Ini semua 40 rb neng.. "
"Ini mang uangnya... Terima kasih... "
Aku masuk dan mencuci ayam.. Telur... Dan kentang...
Aku lalu memasak soto ayam keinginanku dengan semua perlengkapannya
Selesai masak tiba- tiba aku merasa mual mencium aroma soto ayam buatanku... Aku lari ke kamar mandi.. Mas Rizki yang melihatku ikut panik... Dan menggampiriku...
"Kamu kenapa syang kog lari2.. "
"Aku mual lagi sayang... Uek... Uek... Uek... "
"Ya Allah kamu kenapa sayang... Sini mas pijitin leher kamu... "
__ADS_1
Setelah di rasa aku udah gak mual kami keluar...
"Udah gak mual lagi sayang... "
"Gak mas... Udah mendingan... Ayo sarapan.. "
"Iya ayok sayang... "
Mas Rizki membuntutiku dari belakang sambil berfikir kenapa istrinya seperti itu...
Saat di meja makan aku buka tutup panci sotonya...
"Emmmm wangi banget sayang... Kamu masak soto yah... Aku jadi laper.. "Ucap suamiku
Sedang aku kembali merasa mual dan ke kamar mandi lagi... Mas Rizki mengikutiku... Takut terjadi apa2...
"Bau sotonya kog gak enak banget sih mas... Buat aku mual... Mending sotonya mas simpen di dapur dulu yah."
"Iya sayang... Mas simpen dulu.. Kamu tunggu sini... "
Setelah di simpen mas Rizki mengajakku makan...
Tapi aku seperti gak selera makan... Padahal itu yang tadi ingin aku masak dan makan...
"Ayo sayang makan... Kan ini enak... "Ucap mas Rizki
"Aku gak mau makan itu mas... Aku mau makan mie pangsit... "Ucapku sambil memonyongkan bibirku
"Enggak mas pokoknya aku mau makan mie pangsit sekarang... Aku mau makan di tempatnya... Dan harus di temenin kamu... "Rengekku manja...
"Ya Allah tumben sih bidadariku ini manja banget... Yaudah ikut mas ke kampus yah... Kita makan mie pangsit di sana saja... "
"Namti kalau mahasiswa di sana tanya gimana mas... Mending makan di luar aja mas... Cari di luar.. "
"Sayang kalau jam segini gak ada... Cumak adanya di kampus sayang... Nanti kalau yang lain tanya... Bilang aja kita suami istri... "
"Aku kan gak enak mas... Nanti di sangkanya... Kita gimana gitu"
"Udah lah sayang... Itu urusan mas... Setelah ke kampus mas mau ngantar kamu ke rumah sakit untuk periksa"
"Mas gak ada jadwal hari ini... "
"Gak sayang... Mas suruh Rina untuk gantiin mas ngajar"
Aku hanya mangut2 saja sambil liat mas Rizki makan...
Selesai makan aku mengajak mas Rizki untuk ke kampus makan mie pangsit karna aku sangat ingin sekali...
Mas Rizki menyiapkan mobil dan aku ganti baju dan mengambil dompet...
__ADS_1
Kamipun pergi menggunakan mobil...
Sesampainya di kampus.. Aku langsung menarik mas Rizki untuk ke kantin... Tapi mas Rizki mengajakku bertemu Rina dulu karna mas Rizki menyuruhnya mengajar menggantikannya hari ini...
Sesampainya di kantin aku langsung pesen mie pangsit dan teh anget tawar... Aku menawari mas Rizki tapi dia tak mau makan... Dia hanya pesen kopi ... Aku makan dengan lahapnya... Seperti tak pernah makan mie pangsit saja... Aku pesen satu lagi karna aku masih belum puas... Mas Rizki hanya tersenyum melihatku dan geleng2 kepala...
Setelah selesai aku minum teh tawar hangat
"Alhamdulillah ya Allah... "
"Udah kenyangkan sayang... "
"Udah mas alhamdulillah terima kasih y mas... "
Mas Rizki membayar dan kami berlalu... Aku cuek aja melihat tatapan mahasiswa yang sedari tadi melihat kami....
Kami melanjutkan perjalanan kami ke rumah sakit.. Untuk mengecek kesehatanku...
Setelah antri nomer... Waktunya giliran kami ... Aku dan mas Rizki masuk dan menemui dr. Anita...
Dr. Anita memeriksaku... Dan tersenyum saat kembali ke mejanya...
"Selamat ya pak bu...Ibu Difa hamil... Kehamilannya masih berjalan 4 minggu... Jadi belum terlalu kelihatan."
Ucap dr. Anita
"Ya Allah alhamdulillah... Beneran kan dok... "Ucap mas Rizki terkejut sampai meneteskan air mata...
"Ya pak.. Tolong di jaga y pak istrinya... Karna ini masih 1 bulan... Masih belum stabil dan masih lemah pak kandungannya... Jangan terlalu capek juga... Dan jangan terlalu banyak pikiran"
"Iya dok terima kasih"
Kamipun pulang dengan perasaan senang... Mas Rizki mencium kening dan pipiku... Dia tak berhentinya bersyukur kepada Allah... "Terima kasih ya Allah "
Gumamku dalam hati...
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Happy reading guys... Jangan lupa like dan komen dan juga vote yah... Semoga suka... Sukses selalu y