Suamiku Suami Pilihan Ortuku

Suamiku Suami Pilihan Ortuku
Season 2 SSPO


__ADS_3

Selesai mandi... Hpku berdering...


"Ibu video calling... "


Aku segera berpakaian... Karna tidak mungkin aku menerima telpon dari mertuaku dengan keadaan setengah polos...


"Sayang... Kenapa kog kayak nya buru- buru banget pake bajunya... Sampai baju kamu kebalik- balik tuh... "Ucap mas Rizki setelah selesai berpakaian


"Ohhhh iya yah... Sampai gak sadar aku ... Mas tolong angkat dulu telpon dari ibu itu di hp aku..... "


"Ok sayang... Kamu santai saja pake bajunya... Nanti kalau kebalik lagi biar mas yang pakaikan hehehhe... Sekalian.... "Ucapnya dengan senyum genit nya


"Sekalian apa mas???... "Ucapku sedikit ketus


"Sekalian curi- curi pegang hehehhe.. "


"Ishhhh apa masih kurang tadi malam sudah 5 ronde di tambah mandi plus- plus... "Ucapku lagi..


"Yah kurang lah cintaku... Kamu itu bagai madu yang selalu ingin aku isap dan aku nikmati sayang... "Ucapnya yang sudah mendaratkan ciuman di tengkuk leherku...


"Mas.... Angkat dulu ih telpon dari ibu... Siapa tahu penting... Siapa tahu Fakih yang telpon... "Ucapku


"Iya cintaku... Cium dulu dong bentar aja... "Ucapnya lagi


Aku segera mencium pipi suamiku dan menyuruhnya mengangkat panggilan video dari ibu...


"3 panggilan video tak terjawab"


"Sudah di matiin sayang... "Ucap mas Rizki


"Yah kamu yang telpon dong sayang... "


"Iya cintaku.. "


Mas Rizki menelpon ibunya lagi...


"Hallo ayah.... Assalamualaikum... "Ucap Fakih nyaring

__ADS_1


"Hallo jagoan ayah... Waalaikum salam... Uhhhh udah ganteng yah jagoan ayah..."Ucap mas Rizki


Aku yang mendengar suara imut dari anak lelakiku itu segera menghampiri suamiku...


"Hallo anak bunda sayang... Udah mandi kah anak bunda ini??? "Ucapku


"Sudah dong bun... Bunda dan ayah kapan pulangnya... Fakih lindu bunda sama ayah... "Ucapnya dengan imut


"Nanti bunda jemput sama ayah yah sayangnya bunda... Fakih mau oleh- oleh apa sayang??? "


"Emmmm Fakih mau oleh- oleh adek imut kayak adek Lanis...Boleh bunda... "Ucapnya lagi...


Mas Rizki yang mendengar celoteh anaknya itu hanya bisa tertawa...


"Ya kan Fakih pingin punya adek... "Bisiknya...


Aku hanya melototkan mataku pada suamiku itu..


"Ya jagoan ayah... Nanti ayah sama bunda beri oleh- oleh seperti adek Lanis yah... "Ucap mas Rizki sambil tersenyum renyah


"Awwwwww.... Sakit bun... "Ringisnya


"Kak... Ayah di cubit sama bunda... Sakit tau kak... "Ucap mas Rizki kepada anaknya itu


"Bunda... Jangan gitu... Kasihan ayah.... Nanti kalau ayah sakit telus yang beliin mainan kakak siapa??? "Ucapnya dengan nada yang sangat imut


"Heheheh... Enggak kog kak... Bunda cuma mau ngambil semut di pinggang ayah... "Ucapku beralasan...


"Benelan kan bunda gak boong... Kalau boong di malahin sama Allah lho.. "Ucapnya lagi


"Iya sayang... Anak bunda pinter banget sih... Kakak sudah makan??? "Ucapku lagi


"Belum bunda... Nenek sedang masak buat aku... "


"Ohhh... Kakak gak boleh nakal yah.... Kasihan nenek sama kakek.. "Ucapku


"Gak kog bunda... Kata nenek Fakih anak yang baik kog.. "Ucapnya

__ADS_1


"Emmmm pinter kalau begitu anak ayah... "Ucap mas Rizki ikut nyamber...


"Iya dong... Kakak kan udah besal yah... Kata nenek sebental lagi kakak mau punya adek... Jadi halus pintal... Gak boleh nakal... "


"Oh iya nenek bilang begitu... Hehehe benar itu kata nenek... "


"Ya sudah sayang... Sekarang kakak makan dulu yah sama nenek.. Bunda dan ayah mau beres- beres.. Mau jemput kakak.. "Ucapku menyudahi telpon agar tidak melebar kemana- mana pembicaraan dua lelaki itu...


"Iya bunda... Kakak ke nenek dulu yah... Assalamualaikum... "Ucapnya sambil melambaikan tangan dan kissbay...


"Iya sayang... Waalaikum salam.. "Ucapku sambil melakukan hal yang sama dengan anakku itu...


Aku mematikan Video Call itu...


"Mas... Kenapa sih harus ngomong kayak gitu sama Fakih... Kamu kan tau kalau dia minta harus keturutan mas... "Ucapku


"Yah kalau gitu kita harus lebih giat buatin adek buat Fakih sayang... Dia kan mintanya adek... "Ucap mas Rizki nampak senang dengan keinginan anak lelaki nya itu...


"Ishhhh... Tapi kan gak segampang itu untuk ngedapetin adek mas... Nanti kalau kita pulang terus dia tanyain adek nya gimana??? "Ucapku


"Mangkanya mumpung masih ada waktu.... Sekarang kita usaha yuk.. Biar cepet dapat adek sih kakak... "Ucapnya sambil mulai menciumi leherku yang belum sempat berhijab


"Mas.... Tadi malam kan sudah... Tadi pagi juga... Masak kurang sih... "Ucapku


"Emmmmmm habisnya enak sih... Mas jadi ketagihan sayang... "Ucapnya yang mulai melukis di leher ku...


"Mas....Udah lah... Aku capek sekali..... Nanti saja yah di rumah.. "Ucapku mencoba menahan nafsu ini...


"Tapi sayang... "


"Mas... "


"Emmmm baiklah... "


"Terima kasih suamiku... "


Aku segera bangun dan menggunakan hijab.. Agar suamiku tidak berbuat mesum lagi...

__ADS_1


__ADS_2