
Di rumah...
Aku menangis di kamar... Ku rasa duniaku berhenti detik itu juga... Perasaanku hancur... Aku tak tahu apa aku masih bisa menjalani hidup dengan berbagi suami dengab wanita lain... Jangan untuk berbagi suami... Melihat dia di deketin perempuan lain saja... Rasanya hatiku cemburu sekali... Apalagi mulai hari ini dia akan berbagi cinta... Berbagi kasih... Berbagi sayang dan juga berbagi suami...
"Ya Allah kuatkanlah aku... Sejujurnya aku tak rela suamiku menikah lagi... Tapi ini demi ibu mertuaku ya Allah... Berilah kelapangan dada buat hatiku ya Allah... "
Sedang di sana...
Acara berjalan dengan lancar...
Tiba saatnya mas Rizki untuk menyatakan lamarannya untuk Putri...
"Sebelum saya melamar Putri... Saya ingin memberi kejutan untuk nya... Sebagai hadiah"Ucap mas Rizki
Putri yang tak mengerti kejutan apa... Tentu merasa senang... Dia tampak tersenyum manis...
"Hadiah apa mas.. "Ucapnya
Mas Rizki yang melihat Putri sok manja kepadanya merasa sangat jijik...
"Kamu siap... Ayo NYALAKAN.. "
Operator sound system itu menyalakan apa yang di kasih mas Rizki tadi...
__ADS_1
Ada sebuah suara dalam kejadian pagi tadi....
Sontak semua orang yang hadir melirik ke diri Putri...
Mereka menatap tajam...
Ibu yang mendengar itu... Menyuruh operator untuk menghentikan semua itu...
"Hentikan... Kamu apa- apaan sih Riz.... Kenapa kamu membuat malu muka ibu di sini... Kenapa kamu lakukan ini hah... Pasti istri kamu yang nyuruh yah. Dasar menantu biadab... Bisanya cumak bikin kesal mertua... "
"Udah yah bu... udah... Asal ibu tau... Siapa yang ngeyakinin aku untuk datang ke sini... Difa bu... Dia juga mau di poligami untuk nyenengin ibu.... Walau aku tau hatinya sangat sakit... Tapi dia menguatkan dirinya... Dia udah mau memberi ibu cucu... Tapi ibu malah sepertu ini... Aku kecewa sama ibu... " ucap mas Rizki
"Tapi ibu tak suka sama Difa... Dia membuat kamu lupa sama ibu... "
......... Maaf bu aku tak mau menghancurkan hati istriku yang sudah baik kepadaku... Dia selalu membuatku nyaman... Dia selalu nenyuportku setiap aku jatuh agar aku bisa bangun lagi... Dia yang selalu mendoakanku di setiap sholat malamnya... Dan gak itu aja... Dia sudah menganggap ibu dab bapak sebagai orang tuanya sendiri... Tak pernah sedikitpun dia benci... Walau ibu benci sama dia.... Maaf bu saya pamit... "
Mas Rizki meneteskan air mata... dan pergi dari gedung itu...
"Mas tolong jangan pergi... Aku gimana mas... Aku minta maaf tadi aku ngomong kayak gitu... Aku sayang kamu mas... "Ucap Putri mengejarnya..
Putri memegang tangan suamiku itu dan berusaha memeluknya... Tapi mas Rizki menghempaskannya kasar... Sampai Putri jatuh terjerembam...
"Awwww sakit mas... Kenapa kamu tega seperti ini" ucapnya pura- pura menangis...
__ADS_1
Mas Rizki tak menghiraukan teriakan Putri itu... Dia terus saja ke mobilnya... Dan menstater mobilnya itu... Untuk menemui istri tercintanya...
Ibunya yang sangat kecewa dan juga malu... Memutuskan untuk pulang... Semua yang hadir di acara itu pun pulang dengan perasaan jengkel...
Aku terus mengurung diri di kamar..... Aku capek menangis membuatku tertidur dengan mata sembam... Dan tubuh gontai... Aku tidur tersungkur dengan air mata yang terus menetes di pelupuk....
..
.
.
.
.
.
.
Happy reading guys jangan lupa like komen dan vote juga yang banyak yah... Biar novel ini berkembang... Sukses all...
😘😍❤😘😍❤😘😍❤😘😍❤😘😍❤😘😍❤
__ADS_1