Suamiku Suami Pilihan Ortuku

Suamiku Suami Pilihan Ortuku
Episode 23


__ADS_3

Hari ini...


Aku sudah boleh pulang... Mas Rizki membayar administrasi dan kami berjalan menuju parkiran... Dan langsung pulang...


Di tengah perjalan ada penjual martabak... Aku minta di belikan martabak sama mas Rizki...


"Mas... Aku ingin martabak... "


"Emmmm martabak apa sayang... "


"Martabak telor yang spesial y syang... "


"Ok... Kamu tunggu sebentar mas belikan dulu yah.. "


Mas Rizki turun dari mobil dan membelikanku martabak telor spesial...


Tak lama mas Rizki kembali ke mobil... Aroma martabak itu sungguh menggoda... Rasanya ingin aku langsung memakannya... Aku ambil kantong plastik di tangan mas Rizki... Dia hanya tertawa melihat kelakuanku...


"Ya Allah sayang... Sabar dong... "


"Maaf mas aku sangat lapar... Dan bau martabak itu sangat menggoda.. Terus salah kalau aku langsung ambil dari kamu mas"


"Enggak salah kogh sayang... Yaudah jalan lagi yah.. "


"Ok suamiku sayang... Makasih yah... "


Aku makan di dalam mobil sambil sesekali menyuapi suami ku yang sedang fokus mengemudi... Aku punya ide untuk menjahili suamiku itu... Aku masukkan cabe di martabak yang aku suapin ke dia...


"Ya Allah pedes banget... Kamu masukkan cabe yah" Ucapnya sambil kepedesan..


"Hahaha maaf yah mas.. Rasanya bosen banget kalau harus dieman... Sunyi rasanya... "


"Emmmm air syang... Air... Pedes banget.. Huhahuha"


Aku hanya terpingkal melihat muka kepedesan suamiku... Mukanya sampai memerah... Aku mencari air di belakang tapi habis...


"Ya Allah mas... Maaf ya... Airnya habis... Mas beli saja ke supermarket ya ... "


"Ya udah di depan mas berhenti mau beli minuman... Kamu mau titip apa sayang... "


"Tolong beliin balsem y sayang... Tangan dan punggungku masih pegel banget... "


"Ok syang... "


Mas Rizki keluar dan masuk ke supermarket... Aku melihat ada satu cewek di sana yang tak asing bagiku... Dia seperti mantan asisten mas Rizki...


"Ya Allah diakan mbak Endang... Mau ngapain dia menghampiri mas Rizki "


Di dalam supermarket Endang menghampiri mas Rizki


"Mas... kamu lagi apa di sini.. "Ucapnya sambil menggandeng tangan mas Rizki


"Lepas... "Ucap mas Rizki


"Kenapa sih kamu masih saja sinis sama aku.. Aku salah apa sama kamu mas... "Ucapnya sambil menangis...


Semua pengunjung supermarket melihat kami...


"Sudahlah bu... tak ada cerita apa- apa diantara kita..

__ADS_1


Saya sudah menikah... Tolong jauhi saya... "


"Mas aku mau kog jadi yang ke dua"


"Maaf.. Aku gak mungkin menduaakan istriku.. "


Mas Rizki bergegas melepas tangan Endang dan langsung menuju ke mobil...


Mas Rizki kaget melihat ku membuka kaca mobil..


"Sayang... Jangan salah faham dulu ya .. Mas akan jelasin sama kamu... "


"Iya... " jawabku singkat...


Mas Rizki naik ke mobil dan melajukan mobil dengan kecepatan sedang... Suasana yang semula senang... Berubah jadi senyap...


15 menit kita sudah sampai di rumah...


Aku di bantu mas Rizki masuk ke rumah... Dia mebopongku dan meletakkan ku di sofa ruang tamu... Aku menunggu penjelasan dari mas Rizki... Tapi dia pura2 sibuk... Mengambilkanku minum...


"Ayo minum dulu sayang... Tadi kan belum sempat minum... "


"Aku gak butuh minum... Yang aku butuhkan penjelasan darimu... "


"Ok mas njelasin sekarang... "


Dia menjelaskan semua yang terjadi..


"Gak ada yang kamu tutupi kan mas... Aku gak mau sampai kamu berbohong... Walau alasannya untuk kebaikan rumah tangga kita... " Ucapku ketus...


"Gak sayang... Mas sudah jujur sejujur-jujurnya sama kamu... Gak ada yang mas tutupi"


Mas Rizki terlihat lega... Kami becanda... Setelah capek aku minta tolong sama mas Rizki untuk membantuku ke kamar... Karna punggung masih sakit dan pegal... Aku di bopong sama mas Rizki.... Masuk ke dalam kamar dan meletakkan ku dengan pelan di kasur...


"Sayang... Kamu bobok saja dulu... Mas mau mandi dulu... Terus mas pesen makan buat kita berdua yah... "


"Iya mas... Makasih yah... Udah perhatian terus sama aku... "


"Itu sudah kewajiban mas sebagai suamimu sayan...


Ya sudah mas mandi dulu y syang... Emmuach"


Mas Rizki mandi...Ku dengar kemricik air... Membuatku ingin mandi juga... Karna rasanya sangat lengket.. Sejak kejadian kemarin dokter tidak menumyarankanku untuk mandi... Karna cedera yang aku alami cukup parah...


Selesai mandi mas Rizki keluar hanya memakai handuk yang dililitkan di pinggangnya... Terlihat sangat kekar dan seksi... Aku memanggilnya...


"Mas... Sini deh.. "Ucapku


"Apa sayangku.. "


"Aku kangen sama kamu.. Ingin sunnahan sayang... "


"Sunnahan?... " ucapnya sambil tertawa lebar


"Ihhh kog ketawa sih... "


"Kamu ada2 saja sayang... Kamu lagi sakit... Gak mungkin untuk melakukan itu... Nanti saja yah... Kalau kamu sudah sembuh... Mau berapa ronde mas siap sayang... Heheeheh"


"Ihhh mas ah.. "

__ADS_1


Aku memonyongkan bibirku karna kesal... Tiba- tiba mas Rizki mencium bibirku dengan lembut... Nafasku mulai panas... Dan dengan pelan aku menepuk punggung mas Rizki .... Mas Rizki menyudahi ciumannya... Dan meminta maaf...


"Maaf yah syang... Sakit ya tangannya.. Apa punggungnya... "


"Enggak kog mas... Makasih yah... Udah melakukan itu sama aku.. "


"Emmm kamu suka sayang... "


"Suka banget mas... Apalagi lihat mas yang cuma pakai handuk gitu... Udah deh mas ... cepetan ganti baju sana... Jangan sampai aku tergoda mas... Aku kan sakit.."


"Hehehehehe... Siap sayang... "


Mas Rizki ganti baju dan kembali ke kamar...


"Sayang kamu mau makan apa... Biar mas pesen online"


"Aku ingin makan soto ayam mang Mamat yah... "


" Ok sayang .... "


Mas Rizki memesan dua bungkus nasi soto ayam...


20 menit kemudian soto pesanan kami datang... Mas Rizki mengambil mangkok dan piring tak lupa juga air putih dan menyiapkan obat agar bisa aku minum...


"Mas.. Mas gak ngajar... "


"Mas cuti sayang... Mas mau nemenin kamu sampai sembuh... Sampai bisa kuliah lagi"


Uhuk uhuk.... Aku kaget dan keselek....


"Ya Allah ati2 kalau makan.... Ini minum dulu... "


Aku minum dan langsung gak nafsu makan...


"Kenapa syang... "


"Aku trauma sayang..... Aku takut untuk kuliah... Aku gak mau kuliah lagi mas.. "


"Sayang kamu gak boleh ngomong seperti itu... Biar mas yang ngurus itu semua...kamu tenang saja sayang"


"Emang mas mau ngapain sih... "


"Itu jadi urusan mas sayang... Mas akan ngelakuin apapun agar istri mas ini aman... "


"Mas temen- temen ku besok ke rumah gppkan..dia mau jenguk aku... Karna kemaren mereka sibuk... Jadi gak sempet jenguk di rumah sakit.. "


"Iya sayang.. Gpp... biar fikiran kamu bisa fresh lagi.. Biar gak ketakutan lagi... "


.


.


.


.


.


Happy reading guys... Ku tunggu like dan komen serta vote kalian... Semoga kalian suka....

__ADS_1


__ADS_2