Suamiku Suami Pilihan Ortuku

Suamiku Suami Pilihan Ortuku
Episode 75


__ADS_3

Setelah beberapa menit terdiam...


Akhirnya mas Rizki berbicara...


"Maaf bu... Sebaiknya ibu pulang dulu... Aku tidak mau semua ini membuat kehamilan istriku memburuk... Kandungannya masih sangat rawan... Dan maaf kalau aku harus menyuruh ibu dan kamu Putri untuk pulang." ucapnya dengan sangat berat hati... Karna dia sudah berani mengusir ibunya itu...


Mas Rizki menyalami ibunya itu...


"Nak kamu mengusir ibu... Kamu tega melakukannya... Ibu yang mengandung kamu 9 bulan... Tapi ini balasan kamu hah!!! "Ucap ibunya marah


"Maaf bu... Tapi ini yang terbaik untuk kita semua saat ini... "Ucapnya terus menundukkan wajahnya..


"Oke... Tapi kamu harus memberikan jawaban kepada ibu... Ibu tunggu kamu di rumah... "


"Aku menunggu jawaban pasti mu mas... Aku siap untuk menjadi istri ke duamu... Karna aku sangat mencintaimu... "Ucap Putri sebelum pergi...


Ibunya dan Putri pergi berlalu... Meninggalkan rumah itu...


Mas Rizki bergegas menuju kamarnya dia sangat takut terjadi apa- apa dengan istrinya...


Sedang di kamar... Aku menangis... hatiku sudah tak terbentuk lagi... Hancur lebur... Betapa tega mertuanya melakukan itu... Gak tanggung- tanggung... Bahkan sampai bawa calon madunya ke rumah...

__ADS_1


"Ya Allah aku masih hidup... Tapi mertuaku sudah ada calon pendamping lain buat suamiku... Padahal di dalam perutku sudah ada benih calon cucunya... Apa salahku ya Allah... Maaf jika hambamu ini terlalu banyak dosa... Sehingga kau coba dengan keadaan rumah tanggaku yang seperti ini.. "Air mataku sudah membanjiri kedua pipiku yang mulai terisi dengan daging kenyal karna aku bertambah gemuk...


Kepalaku sangat pusing sehingga membuatku jatuh terkapar di atas lantai


Di depan kamar mas Rizki mencoba membuka ganggang pintu kamarnya... Tapi terkunci...Mas Rizki terus memanggil ku...


"Sayang... Tolong buka pintunya... Mas mau ngomong sayang... "Ucap mas Rizki


Karna lama tidak di buka... Akhirnya mas Rizki mendobrak pintu kamarnya... Dengan tubuhnya yang rajin olah raga dan dia juga berotot... Dua kali tendangan sudah merobohkan pintu itu...


KRAKKKKKKKKKK


Dia mencariku dan menemukanku terkapar di atas lantai... Dia menghampiriku dan menggoyangkan badanku...


Mas Rizki bergegas menggendong tubuhku dan berlari sekuat tenaga menuju bagasi mobil dan langsung menstater mobil itu dengan kecepatan tinggi... Dia mencoba menelpon dokter Anita... Dengan handset wareless...


"Hallo dok...Sekarang dokter ada di rumah sakit kan.... Tolong dok... Istri saya pingsan... Dan denyut nadinya sangat lemah saya sangat takut dia kenapa- napa... Tolong dok siapin apapun... Dalam 5 menit saya akan sampai ke sana.. "Ucap mas Rizki panik dan terbata- bata terus menyeka air matanya...


"Baik pak.. Saya akan jemput di depan rumah sakit.. " ucap dr. Anita ikutan panik...


5 menit kemudian... Mas Rizki mengeluarkan tubuhku dan langsung meletakkan tubuh lunglaiku dia atas kereta dorong itu... Aku langsung di bawa ke UGD...

__ADS_1


Mas Rizki mencoba masuk tapi tak di perbolehkan oleh dr. Anita...


"Tolong bapak ada di luar dulu... Biar kami para dokter memeriksanya dengan baik"Ucapnya...


"Tolong lakukan yang terbaik buat istri saya dok... Saya akan bayar berapapun itu.. "Ucap mas Rizki terus menyeka air matanya...


Dia duduk di depan ruangan... Ber mondar mandir... Dan terus berdoa di dalam hati... Dia tak akan memaafkan orang yang sudah melakukan ini... Kalau sampai terjadi


apa- apa dengan diri istrinya itu...


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Happy reading guys... Jangan lupa like komen dan vote juga... Biar novel ini berkembang... Sukses all buat kalian semua... Jangan lupa mampir ke novel ke dua ku ya... " Cinta karena dosa"...


😘😍❤😘😍😘❤😍😘❤😍😘❤😍😘❤😍😘❤


__ADS_2