Suamiku Suami Pilihan Ortuku

Suamiku Suami Pilihan Ortuku
Episode 25


__ADS_3

Tak terasa sudah satu minggu berlalu begitu cepat...


Aku merasa badanku lebih sehat... Aku menyuruh mas Rizki untuk mengajar... Karna dia sudah cuti hampir satu minggu lebih...


"Mas... Lebih baik sekarang mas ngajar saja... Aku sudah lebih baik kog... "


"Bener t sayang kamu sudah sehat... Kalau begitu kamu ada jadwal kuliah kan hari ini... Berangkat bareng saja yah... "


"Enggak mas aku masih takut untuk kuliah... Aku trauma sayang... "


"Gak usah takut sayang.... Mas akan jagain kamu selalu... Kamu harus ingat... Sebentar lagi ujian... Kamu sudah ketinggalan banyak pelajaran sayang... "


"Yaudah aku akan kuliah.. "


Kami bersiap- siap untuk berangkat ke kampus...


Karna hari ini ada jam untuk mata kuliah psikologi umum...


Sesampainya di kampus... Aku berjalan dibelakang mas Rizki... Semua mata tertuju padaku... Aku risih kenapa semunya melihatku... Apa ada yang salah dengan penampilanku...


Aku pergi ke kelas sedangkan mas Rizki pergi ke ruangannya untuk mengambil materi pembelajaran


Di dalam kelas aku duduk dan melihat seisi kelas menatapku... Aku bingung dan bertanya pada Eni.. Teman sekelasku...


" En... Kenapa semuanya ngliatin aku kayak gitu yah."


"Kamu gak tau... Kemaren pas kamu gak masuk selama satu minggu... Evi di tangkap polisi... Dengan tuduhan menganiayamu... Emang bener Dif "


"Iya " jawabku lirih


"Emang ada masalah apa Dif... Kog sampek Evi menganiayamu... "


"Aku juga tak tau... Kamu tau En siapa yang melaporkan kejadian ini... "


"Taulah pak Rizki... Emang dia siapa kamu sih... "


" Ya dosen aku... "


"Tapi kog dia perhatian banget sama kamu.. "


Aku hanya diam tak menjawab.... Untungnya mas Rizki cepat datang.... Kami semua mengikuti pelajaran dengan tenang...

__ADS_1


Karna hari ini cuma ada jam psikologi umum saja... Aku sms temen2 ku untuk mengajak mereka ketemuan di kosan Anis ... Mereka mengiyakan....


Kuliah sudah selesai aku meminta izin sama suamiku...


"Mas aku mau ke kosan Anis y.... Nanti mas jemput aku di sana saja yah... "


" Sayang kamu ke sana sama siapa... Kamu kan baru sembuh...Mas akan mengantarmu... Mas gak mau sampai kamu kenapa- napa di jalan.. "


"Aku sama Defi dan Nurul kog sayang... Kami pesen taksi online saja... "


"Aku berangkat assalamualaikum mas "


"Yaudah hati- hati... Mas nanti jemput jam 1 an yah... "


"Ok sayang... "


Aku pergi ke gerbang kampus... Kumelihat ada Defi dan Nurul di sana... Aku melambaikan tangan... Dan perlahan menghampiri mereka...


"Assalamualaikum Def... Rul"


"Waalaikum salam Dif... Kamu sudah sehat kan" ucap Defi dan Nurul


"Alhamdulillah udag mendingan... Yaudah yuk kita ke kosan Anis.. Tuh taksinya udah dateng... "


Kami masuk dan meluncur ke kosan Anis...


15 menit kemudian kami sampai... Dan di sambut oleh Anis di depan gerbang... Karna gak boleh sembarangan masuk ke kosan itu... Harus dengan di jemput...


Kami masuk dan aku merebahkan tubuhku ke kasur Anis karna punggung mulai kerasa sakit...


"Nis aku numpang rebahan y... Punggungku mulai nyeri"


"Iya... Ehhh kalian mau minum apa..? "


"Kami mau minum air putih saja... " ucapku


Setelah Anis kembali dari mengambil air minum.. Aku mulai cerita...


"Kalian tau gak kalau Evi di penjara... "


" Tau dong... Mas Rizki kan yabg melaporkan... Pada saat itu kita jadi saksi Dif... " ucap Anis sambil menoleh ke arah Defi dan Nurul...

__ADS_1


"Kenapa kalian gak ngabarin aku.. "


"Sama mas Rizki gak boleh memberitahu mu Dif... Biar kamu tahu sendiri... Lagian kemaren kamu lagi sakit... "Ucap Defi


Aku sedikit kecewa kenapa masalah sebesar ini mas Rizki tak cerita sama aku...


"Dif jangan marah.. Apa yang dilakukan mas Rizki itu benar... Agar Evi tak seenaknnya menganiayamu... "Ucap Anis


"Betul itu Dif biar dia jera" sambung Nurul


Aku hanya terdiam karna aku berfikir apa yang dilakukan mas Rizki itu benar... Aku jadi merasa lebih aman...


Jam menunjukkan pukul setengah 2... Mas Rizki masih saja belum datang menjemputku... Kini tinggal aku sama Anis saja... Karna Defi dan Nurul Ada kelas ...


Aku numpang sholat... Karna kemaren aku sudah selesai hadas...


Setelah sholat aku di telpon sama mas Rizki untuk turun... Karna mas Rizki tak boleh masuk...


Akupun turun sama Anis... Dan melihat mas Rizki sedang menunggu di gerbang... Aku langsung berpelukan dengan Anis dan pamit pulang...


"Kenapa mas melakukan itu... Kenapa mas gak bilang kalau memenjarakan Evi... "Ucapku di dalam mobil


"Maaf sayang.. Kalau mas bilang sama kamu... Pasti kamu gak ngijinin... Ini yang terbaik untuk mu sayang... Agar kamu merasa nyaman.... Maaf ya kalau mas salah"


Ucap mas Rizki dengan tetap fokus menyetir...


"Iya mas... Makasih udah peduli sama aku yah... . "


" Itu sudah kewajiban mas sayang... Sebagai suami kamu"


Kami pulang dan melakukan aktivitas seperti biasa


.


.


.


.


.

__ADS_1


Happy reading guys... Jangan lupa like... Komen dan vote biar novel ini berkembang... Makasih... Semoga suka


__ADS_2