Suamiku Suami Pilihan Ortuku

Suamiku Suami Pilihan Ortuku
Episode 14


__ADS_3

Setelah pulang dari rumah mertua...


Kami memutuskan untuk "pacaran " , di deket rumah ibu ada taman yang sangat indah... Kami meluncur ke situ...


Karna ini malam minggu.. Taman ini sangat ramai... Ada yang membawa keluarga... Teman atau bahkan pacar... Kami duduk di tepi air terjun... Di situ banyak sekali jajanan.... Dari yang ringan sampai yang berat... Mataku tertuju dengan satu grobak penjual cak we... Rasanya aku ingin sekali...


" Sayang ... Aku ingin itu... " ucapku menunjuk ke gerobak cakwe


" Itu apa sayang... Bakso.. "Jawabnya


" Bukan ... Tapi aku ingin cak we sayang... "


" Oalah ... Ok mas belikan dulu yah... Kamu tunggu di sini"


" Aku ikut sayang... "Ucapku sambil menggandeng tangan suamiku....


" Sudah kamu duduk saja... Biar mas beliin.. "


" Gak aku mau ikut saja... Liat tuh cewek2 pada liatin kamu sayang... Aku kan gak suka"


Suamiku tersenyum dengan sikapku yang ternyata cemburuan... Tapi dia sangat menyukainya...


Kami membeli cakwe dan aku juga membeli es alpukat...


Kami duduk kembali... Dan memakan makanan kami...


Malam itu sangat indah karna bulan sedang purnama dan bintang2 mengerlipkan cahayanya... Suasananya begitu romantis...


Jam 10 malam aku sudah mulai mengantuk... Dan mengajak mas rizki pulang.... Kamipun bergegas ke mobil dan mas rizki fokus menyetir... Kebiasaanku tidur di mobil mulai terjadi... Suamiku hanya melihatku dengan geleng2 kepala..


20 menit sampai di rumah mas membuka dan menutup gerbang... Dia ingin membangunkanku... Tapi dia melihatku sangat kecapean. Dia membopongku dan menidurkanku di ranjang... Dan menarik selimut dan menyelimutiku...


" Sayang ... Panas... Aku ingin kipas sayang... " igaunya


Mas rizki hanya tertawa kecil dan menyalakan AC... Akupun kembali tidur..... Sedangkan Mas Rizki ke kamar mandi... Mencuci wajah dan sikat Gigi... Dan langsung pergi ke kasur dan memelukku erat... Aku semakin nyaman dan kami tertidur pulas....


Saat adzan subuh.... Aku bangun... Melihat wajah mas Rizki membuatku ingin menciumnya... Aku mengelus rambut dan mencium keningnya... Aku turun dari kasur dan ke kamar mandi untuk mandi dan berwuduk.. Tapi tiba2 perutku kram dan sakit sekali... Aku melihat ada darah di celanaku...


" Ya Allah aku hadas ini... " gumamku... Aku segera membersihkan darah itu dan mandi... Stelah itu aku kembali ke ranjang untuk merebahkan tubuhku... Karna rasanya sakit...


Aku membangunkan mas Rizki untuk sholat... Diapun bangun dan menciumku.. Tak sengaja dia menggencet perutku


" Awwww .... Sakit mas... "Jeritku sambil meneteskan air mata...


" Maaf sayang... Mana yang sakit... " ucapnya panik


" Perut aku sakit mas.... Maaf yah mas... Hari ini aku gak kuat masak... Perut aku sakit banget... "


" Kita kerumah sakit yah... Mas gak mau sampai terjadi apa2 sama kamu syang... "


" Gak usah mas... Ini sudah biasa kog... Kalau aku mens... Perutku suka kram.. Yaudah mas sholat dulu sana... "


" Iya sayang... " tak lupa kecupan manis di keningku...


Aku melihat hp.. Dan ada 10 sms masuk dari anis... Defi dan nurul... Aku menelpon anis mau nanya ada apa... Karna aku lg males balas sms...

__ADS_1


" Assalamualaikum Nis ... "


" Waalaikum salam ini siapa... Subuh2 sudah telpon"


" Ini aku Difa ... Kamu masih tidur... "


" ehhh kamu Dif .... Ada apa.. "


" Kenapa kamu sms aku... Maaf tadi malam hp aku low bat"


" Itu lho Dif ... Kamu sudah tanya sama suami kamu... Tentang kampus... "


" Ohhh iya katanya suruh datang saja... Ke kampus.. Dan langsung daftar... Gitu katanya.. "


" Ohhh yaudah nanti jam 9 ke kampus yuk"


" Hari ini hari minggu nis,kampus libur... Besok saja yach aku kabarin lagi... "


" ok Dif... Aku mau tidur lagi Assalamualaikum "aku belum menjawab salam telponnya langsung di matikan


" Waalaikum salam... "


Selesai sholat mas Rizki ke kasur lagi dan menarik selimut...


" Sayang kamu telpon siapa tadi... "


" Telpon cowok mas"candaku


" Cowok siapa... Kamu jangan bohong sayang mas gak suka yach.. "


" Temen siapa sich syang... Mana hp kamu mas pinjem"


" Ini ... aku tadi telpon anis sayang... Dia tanya kampus... Besok mau kesana... Aku boleh ikut kan sayang. .. "


" Iya sayang... Nanti bareng mas saja sayang... Kamu ajak janjian di kampus... Kamh mau kuliah jurusan apa sayang... "


" Aku ingin jurusan psikologi sayang... "


" Kenapa kogh milih jurusan itu sayang.... Kan masih ada jurusan administrasi... Ekonomi... Yang sama kayak lulusan kamu ips sayang"


" Aku males ngitung sayang... Pingin cari pengalaman baru saja... Bolehkan syang... "


" Emmmm boleh sayang... Lagian juga psikologi itu bagus.. "


Kami berselimut sambil menunggu pagi... Mas Rizki main hp ku... Aku tidur lagi karna perutku masih sakit...


"Sayang bangun... Ini sudah jam 8... Kamu mau sarapan apa biar mas pesan onlin saja... " ucap mas Rizki


" Aku ingin yang berkuah dan segar sayang... Emmm aku ingin soto daging sayang... Pakai lontong... "


" Ok sayang.. Mas pesenin dulu... "


" Terima kasih dosenku.. " ucapku sambil mengecup pipinya...


" Sayang jangan gitu dong.. mas kan malu... "

__ADS_1


Tingtung... Tingtung...


"Go food"...


" Mas biar aku saja yang mengambilnya... "


Saat aku melangkahkan kaki... Perutku kram lagi..


Aku menjerit kesakitan...


" Sayang kamu tidur saja biar mas yang ambil.. "


" Makasih mas.. "


Tak lama mas Rizki membawa dua mangkuk soto... Dan kembali mengambil teh hangat... Dan segelas kopi...


" Mas suapin yah sayang... " ucapnya


" Gak usah mas aku bisa sendiri... Tolong ambilkan jeruk nipis dan sambal dong sayang... "


" Jangan banyak- banyak sayang... Perut kamu lagi sakit... "


" Iya mas... Tenang saja... "


Aku menuang semua sambalnya... Dan membuat kuah sotoku sedikit merah....


" Sayang mas kan sudah bilang jangan banyak- banyak... Nanti perut kamu tambah sakit... Kamu makan punya mas saja kalau begitu.. "Ucapnya kesal....


" Maaf mas aku tak sengaja... Aku makan ini saja mas.... Satu kali saja sayang... Ya suamiku yang manis... " rengekku...


" Ya Allah sayang... Yaudah tapi jangan di habiskan y kuahnya... "


" Ok mas.. "


Kami makan... Mas Rizki terus memandangiku... Dia mewanti-wanti banget... Agar aku tak menghabiskan kuah nya...


" Sayang mas mau coba... Bolehkan"


" Jangan mas... " tapi mas Rizki keburu ngambil dan memakannya... Dia langsung memarahiku karna ini pedas banget...


" Sudah sayang stop... Ini makan punya mas saja.... Mas gak mau perut kamu tambah sakit"


Dia langsung mengambil mangkokku dan mengganti punya nya... Dia pergi keluar kamar dengan muka masam....aku merasa bersalah...


Aku mengahmpiri mas Rizki yang duduk di sofa kamar...


" Sayang maafin aku... Gak lagi dech seperti itu... Janji" ucapku sambil mengacungkan kelingkingku


" Iya ... Jangan di ulangi lagi yach sayang.... Kalau di ulangi mas gak akan kasih uang jajan buat kamu"


Dia mengacungkan kelingkingnya juga...


" Yasudah ...perut kamu sudah gpp kan... Mas mau ajak ke mall buat beliin kamu baju... Tas... Dan sepatu... Buat kuliah.. "


" Iya udah mendingan kogh sayang.... Aku siap2 dulu yach... "

__ADS_1


Kami berangkat ke mall... Dari pagi sampai sore dan sampai di rumah malam... Untung aku hadas.. Dan mas Rizki sholat di masjid pinggir jalan... Jadi pulang2 kita langsung tidur....


__ADS_2