
Siang itu.... Kami sedang menikmati indahnya pantai Kute... Aku dan suamiku berjalan- jalan menyusuri pasir pantai yang cantik.... Banyak keong... Bintang laut yang terdampar.... Semua sangat indah... Apalagi pantai itu sangat bersih... Saat aku berjalan- jalan... Mas Rizki menerima telpon dari ibunya.... Dia sebenarnya enggan untuk mengangkatnya... Tapi aku terus mendesak... Agar mas Rizki mau mengangkatnya...
"Hallo assalamualikum... "Ucap mas Rizki datar
"Waalaikum salam nak.... Nak datanglah ke sini.... Ibu sakit keras.... Ibu sangat merindukanmu.... Tolong nak.."
Ucap ibunya
"Ibu sakit.... Sakit apa bu... "
"Ibu sakit keras pokoknya.... Cepat datang ke sini... Ibu tunggu nak.... Ibu sangat merindukanmu... "
Ibunya menutup telpon itu
"Halo... Halo ibu.... "
Mas Rizki terlihat sangat cemas.... Aku yang melihat perubahan muka itu.... Sontak bertanya..
"Ada apa mas.... Kenapa dengan ibu... "Ucapku
"Ibu sayang... Ibu sakit keras katanya... Dia merindukan ku... "
"Ya sudah kalau begitu.... Kita pulang hari ini juga mas."Ucapku
"Kamu gpp sayang... Kalau kita pulang lebih cepat... "
"Gpp lah mas.... Aku lebih mementingkan kesehatan ibu dari pada liburan ini... Ya sudah ayo kita pamitan sama Anis dan Alan dan kedua sahabatku itu... "Ucapku
"Iya sayang... "
Aku dan suamiku berpamitan kepada mereka dan memaklumi keadaan kami... Setelah itu kami bergegas ke Bandara .... Karna kita dapat pesawat siang itu juga....
1 jam lebih kami sudah berada di Bandara kota kami dan mas Rizki memesan taksi online untuk menjemput kami.... Sebenarnya aku masih sedikit takut untuk naik taksi online lagi karna masa lalu yang aku alami....
__ADS_1
"Gpp sayang... Kan sama mas... Ayo masuk"
Kami masuk dan supir itu berjalan dengan sedikit laju...
Setelah sampai betapa terkejutnya kami... Rumah kami sudah terbuka lebar...
"Ya Allah sayang.... Masak rumah kita kemalingan "Ucap mas Rizki
"Gak tau mas... Kog bisa terbuka seperti itu mas... Ayo cepat masuk... "
Kami masuk.... Pas di depan pintu penyambutan aku melihat Ibu dan Putri... Orang yang dulu hampir mau di nikahi sama mas Rizki.....
"Ya Allah ibu... Ibu kog bisa ada di sini... Katanya ibu sakit... "Ucap mas Rizki...
Sedang aku hanya diam tak bersuara.... Aku ikuti suamiku dari belakang...
Mas Rizki mencium tangan ibunya dan akupun juga...
"Sebenarnya ibu bohong nak... Sebenarnya ibu ke sini karna Putri ingin bertemu dengan mu.... Dia sampai gak bisa tidur... Dia jarang makan.... Dia sangat merindukanmu nak... "Ucap ibunya tanpa mengerti perasaanku....
Mas Rizki menatapku dan memegang tanganku erat... Dia melihatku menitikkan air mata... Dia mengambil tubuhku dan terus menenangkanku...
"Apa- apain sih bu... Bu sudah berulang kali aku bicara... Aku gak mau menyakiti istriku.... Sudah lah bu... Tolong hargai Difa... Dia sedang mengandung anakku bu... Cucu ibu... Lihat perutnya.... Di situ ada anak aku.... Ada darah dagingku... Dan juga kamu Putri.... Kamu masih muda... Kamu jangan terobsesi dengan ku... Kamu bisa mencari pendamping lain... Yang lebih kaya... Dan lebih punya segalanya dari aku... Tolong kamu mengerti... Aku sudah beristri... "Ucap mas Rizki sudah sangat kesal...
"Tapi mas.... Aku sangat mencintaimu... Dari dulu mas... Aku tak bisa melupakan mu begitu saja.... Setiap malam aku merindukanmu.... Aku selalu memimpikanmu... Walau aku jadi yang ke dua aku tak apa mas... Tolong mas... "'
Ucap Putri memohon bergelayut kaki ke mas Rizki
"Putri bangun.. Bangun aku bilang.... Kamu gak perlu melakukan ini... Sudah cukup Putri.... Apa kamu tak punya harga diri sebagai wanita hah!!! "Ucap mas Rizki sangat marah
Aku sangat takut... Karna baru pertama kali mas Rizki marah seperti itu... Aku sudah tak kuat lagi melihat drama itu... Aku melepaskan diri dan berlari menuju kamar...
"Sayang... Kamu mau kemana.... Sayang jangan lari.... Kamu sedang mengandung... Sayang... "Ucap mas Rizki mengejarku...
__ADS_1
Aku sampai di kamar... Dan mas Rizki ikut membuntutiku.... Dia ikut masuk... Dia menutup pintu itu dan menguncinya...
"Mas... Hiks.. Hiks... Kenapa ibu kamu begitu tega kepadaku... Hiks... Hiks... Apa salahku mas... "Ucapku menangis jatuh di pojok kasur.... "
"Sayang maafin ibu mas yah.... Kamu gak salah kog... Mas yang salah sayang.... Please jangan terlalu memikirkan hal ini sayang... Mas akan buat ibu faham... Kalau mas hanya mencintaimu seorang.... "Ucap mas Rizki terus memelukku....
Aku terus menangis di pelukan suamiku itu... Fikiranku sangat drop dan membuat aku dan anakku stres.... Jantungku berdetak kencang.... Perasaanku tak tenang
Tiba- tiba ....
"Aww... Mas..... Sakit sekali perutku mas.... Aww... Ya Allah... Sakit... "Ucapku mengelus perut ku dan aku pingsan
"Sayang.... Bangun sayang.... Bangun.... Jangan tinggalkan mas... Sayang.... "
Mas Rizki berdiri dia menggendongku dan berlari ke bawah... Sedang di ruang tamu masih ada ibu dan Putri...
"Kamu mau kemana mas... "Ucap Putri menghentikan langkah mas Rizki...
"Minggir.... Ini semua gara- gara kamu.... Dasar wanita kejam kamu... Kalau sampai terjadi apa- apa sama istri aku dan anak aku... Aku akan cari kamu.... Aku akan membuat kamu menyesal... Ingat itu!!! "
Mas Rizki terus membawaku ke rumah sakit untuk bertemu dengan dr. Anita....
.
.
.
.
.
Happy reading guys... Jangan lupa like komen dan vote yang banyak.... Biar buat novelnya jadi semangat...
__ADS_1