
Mas Rizki terus mencoba menelpon teman- temannya... Dia sangat di buru waktu.... Pas saat itu Putri dan Ibunya datang ke Rumah Sakit... Mereka menghampiri mas Rizki....
"Riz... Ibu mau pamit pulang sama Putri... "
"Ya sudah pulang saja.... Ati-ati.... "Ucap mas Rizki sudah sangat kesal dan sambil terus menelpon sana sini....
"Kamu kog gitu sih.... Ini pasti gara- gara istri kamu... Kamu jadi judes sama ibu.... "
"Maaf bu... Aku capek bertengkar sama ibu.... Sebaiknya ibu pulang... Bawa wanita gak tau malu ini dari hadapanku... Jangan pernah ibu ajak wanita ini ke kehidupanku dan istriku lagi.... Istriku sudah cukup tersiksa dengan ke hadiran wanita tanpa perasaan ini"
Ucap mas Rizki menantap benci ke arah Putri
" PLAKKK"
Sebuah tamparan keras ibunya layangkan untuk mas Rizki....
"Kamu jangan pernah merendahkan Putri seperti itu... Selama ini dia yang sudah baik terhadap ibu... Dia yang selalu menemani ibu.... Bukan seperti istri kamu... Yang sudah membuat kamu seperti ini... Harusnya dari awal kamu menikah dengan Putri bukan dengan Difa.... Dasar wanita lemah... "Ucap ibunya
Sedang Putri hanya tersenyum licik dan pura- pura menangis... Dia senang ibu nya mas Rizki selalu membelanya
"Sudah bu..... Biar aku yang tersakiti di sini... Biar mas Rizki dengan istrinya berbahagia.... Biar aku yang menangis... Ayo kita pulang bu... "Ucap Putri ber akting lagi
Mas Rizki tak percaya ibunya itu lebih memilih Putri dari pada istrinya yang jelas- jelas tulus menyayanginya....
"Ya udah ayo pulang Put.... "Ucap Ibunya
Mereka pulang.... Sedang mas Rizki tetap menelpon dan mencari donor darah buat istrinya
"Hallo Lan... "
"Hallo Riz.... Ada apa??? "
"Lan... Tolong.... Golongan darah kamu dan golongan darah Anis apa.... Sekarang istri aku operasi... "
"Ya Allah.... Aku golongan darah B.... Kalau Anis A.... Kenapa Riz..... "
"Alhamdulillah... Tolong bantu aku Lan.... Tolong.... Kamu bisa kan ke Rumah Sakit sekarang.... Kamu ada dimana."
"Bisa Riz.... Aku sekarang masih di Bali.... Paling nanti sekitar bakda isyak aku bisa landing... "
"Astagfirulloh... Itu kelamaan Lan.... Sekarang Difa pendarahan Lan.... Butuh secepatnya donor darah... Bagaiman ini ya Allah... "
__ADS_1
"Ya sudah Lan... Terima kasih.... "Ucapmas Rizki
"Aku usahain ke sana cepet ya Riz.... Untuk sementara kamu cari dulu di sekitar kamu... "
"Ok Lan... Thanks yah... "
Mas Rizki sudah hampir berputus asa... Dia bingung mau minta tolong sama siapa??? Dia hanya bisa menitikkan air mata... Dan terus menelpon.... Dia duduk menundukkan kepala sambil terus menangis
Tiba- tiba...
Ada seorang lelaki yang menghampiri nya... Dia dari tadi melihat kegelisahan suamiku itu...
"Pak...Kenapa bapak murung seperti ini... "Ucapnya
Suamiku mendongakan wajahnya.... Dan memandang pria yang tak asing baginya...
"Kevin... " Ucap suamiku...
"Iya pak... Ini saya Kevin.... Anak didik bapak... Bapak sedang apa di sini dan kenapa muka bapak sedih sekali... Siapa yang sakit pak..."Ucap Kevin...
"Vin.... Tolong saya... Tolong istri saya Vin... "Ucap mas Rizki di tengah tangisannya
"Mbak Difa. . kenapa mbak Difa pak.... Apa dia sakit... "
"Astagfirulloh pak... Darah saya B pak... Sekarang biarkan saya menolong istri bapak.... Apa bapak tidak keberatan.... "
"Alhamdulillah.... Saya sungguh tidak keberatan Vin.... Saya berterima kasih buat kamu.... Berapa pun kamu minta saya akan bayar Vin.... "
"Tidak pak... Anggap saja ini sebagai tanda permintaan maaf saya pak... Dulu pernah mencintai istri bapak.... Saya sungguh tidak tau pak... "
"Iya.... Itu masa lalu... Ya sudah ayo cepat... Kita pergi ke dr. Anita... Untuk pemeriksaan dulu... "
"Siap pak... "
Mas Rizki membawa Kevin ke ruangan dr. Anita yang juga sedang sibuk mencari donor untukku...
"Assalamualikum dok.... Saya menemukan orang yang mau mendonorkan darahnya untuk istri saya dok... Ini orangnya "Ucap mas Rizki
"Oh alhamdulillah.... Mari mas... Saya periksa dulu... "Ucap dr. Anita
"Iya dok.. "Ucap Kevin
__ADS_1
Setengah jam berlalu.... Kevin berhasil mendonorkan darahnya... Dr. Anitapun segera ke ruang rawatku dan melakukan tindakan agar pendarahan ku cepat berhenti...
"Alhamdulillah.... Pendarahan bu Difa sudah berhenti... "Ucap dr. Anita
Dia keluar menemui dua lelaki yang sedang menunggu dr. Anita
"Bagaimana dok... Bagaimana keadaan istri saya... "
"Alhamdulillah pak.... Pendarahan nya berhasil di hentikan... Ini tinggal nunggu bu Difa siuman... Baru bisa di pindahkan ke ruang rawat inap... Doakan selalu pak... Biar ini semua cepat berlalu.. "Ucap dr. Anita
"Alhamdulillah.... Terima kasih ya Allah.... "
"Ya sudah saya pamit ke ruangan saya sebentar... Nanti saya cek terus keadaan bu Difa.... "
"Iya dok... "
Dr. Anita berlalu ke ruangan nya...
Mas Rizki memeluk Kevin karna sangat gembira..
"Terima kasih Vin.... Terima kasih.... Kamu memang orang baik.... Semoga Allah membalas semua kebaikan kamu ini... "Ucap mas Rizki
"Iya pak... Amin... Selamat yah pak... Atas kelahiran anak pertama bapak... Semoga keluarga bapak selalu sehat dan bahagia... "
"Amin... Ya Allah... Kamu juga semoga dapat jodoh yang baik.. "
"Insyaallah pak... Sudah ada calonnya... Hehehe"
"Alhamdulillah.... Selamat ya Vin.... Barokah selalu hubungan nya... "
"Amin pak... "
Kedua lelaki itu sama - sama mendoakan.... Satu sama lain... Mas Rizki sudah lega karna istrinya sudah melewati masa pendarahan nya... Dan dia juga mendapat anak laki- laki yang sangat tampan....
.
.
.
.
__ADS_1
Happy reading guys....... Jangan lupa like komen dan vote juga yah.... Biar semangat nulisnya.... Semua itu termasuk penghargaan bagi kami.... Sukses selalu guys
❤😍😘❤😘😍😘❤😍😘❤😍😍😘❤😍