
Tak lama dr.Anita keluar dari ruang pemeriksaan...
Kami bertiga segera menghampiri nya...Anis langsung menanyakan keadaan anaknya itu...
"Bagaimana dok...Anak saya baik- baik saja kan???"Tanya Anis dengan suara serak Karna terlalu banyak menangis....
"Lebih baik sekarang ibu ikut saya ke ruangan saya yah...Karna ada yang mau saya bicarakan...Mari Bu..."Ucap dr.Anita berjalan mendahului kita
"Gimana ini Dif??? Kamu temennin aku kan ke ruang dokter??? Aku takut Dif..."
"Iya tentu Nis...Kamu tenang dulu yah...Ayo kita ke ruang dr.Anita dulu... Bismillah semoga semua baik- baik saja Nis..."Ucapku mencoba menenangkan perasaan Anis
"Amin...Ayo Dif.."
"Iya...Mas kamu tolong jaga di sini dulu yah...Kasihan Anis.."Ucapku kepada mas Rizki
" Iya sayang...Kamu tenang saja...Biar aku tunggu di sini sama Fakih...Kamu temennin Anis sana...."Ucap mas Rizki
"Iya mas.. "
Aku dan Anis berjalan menuju ruang dr.Anita...Nuansa putih terasa saat memasuki ruang dokter langganan ku itu...
"Silahkan duduk Bu Difa dan Bu Anis.."Ucap dr.Anita
"Baik dok..Ayo Nis duduk.."Jawabku
"Iya..."
Kami berdua duduk di hadapan dr.Anita...
"Langsung saja...Melihat gejala yang di tunjukkan oleh anak ibu... Sepertinya Alanis menderita penyakit DBD yang cukup parah...Untung saja Alanis cepat di bawah ke rumah sakit sehingga bisa di tangani dengan baik...Tapi untuk beberapa hari ini Alanis harus di rawat inap...Agar kami para dokter bisa memantau langsung perkembangan kesehatan Alanis..."
"Tapi keadaan nya tidak mengkhawatirkan kan dok..."Tanya Anis
__ADS_1
"Untuk sekarang keadaannya masih belum stabil Bu...Kami belum bisa memastikan keadaan nya...Tapi semoga saja semua baik-baik saja Bu.."
"Amin...Terima kasih dok atas penjelasannya..."
"Iya Bu...Untuk itu lebih baik sekarang ibu urus admistrasi nya biar adek Alanis cepat mendapat kamar yah Bu..."
"Baik dok...Ya sudah kami permisi dulu dok.."Ucap Anis
" Yah Silahkan Bu.."
Kami keluar dengan perasaan yang sedikit lebih lega dari sebelumnya..Karna Alanis sudah mendapat penanganan yang tepat di rumah sakit ini...
"Dif...Kamu bawa uang gak...Aku lupa gak bawa dompet Dif...Aku tadi sangat panik sampai gak ingat apa-apa..."Ucap Anis
"Tenang saja Nis..Aku ada uang kog...Ayo aku antar ke bagian admin...Biar Alanis cepat dapat kamar.."
"Terima kasih yah Dif..."
Kami berdua beranjak dari ruang dr.Anita ke bagian admin...Suster segera memberi formulir pendaftaran untuk konfirmasi ruang rawat inap Alanis...Anis memilih kamar private agar Alanis nyaman...
"Kamar private di sini satu malam nya seharga Satu juta lima ratus Bu...Ini belum termasuk obat yah.."Ucap suster bagian admin tersebut
"Iya sus...Gpp Ini saya bayar 2 juta dulu gpp kan...Soalnya saya lupa tidak bawa dompet.."Ucap Anis
"Oh iya Bu tidak papa...Ibu bisa melunasi nya setelah pasien sembuh dan pulang ke rumah..."
"Iya sus... Terima kasih.."
Suster itu memberi sebuah nota pembayaran...
Setelah beres baru kami kembali ke UGD... terlihat mas Rizki masih setia menunggu di depan ruang UGD dengan Fakih
"Gimana sayang??? Alanis sakit apa kata dokter..." Tanya mas Rizki setelah melihat kedatangan ku dan Anis
__ADS_1
"Alanis terkena DBD mas...Untung saja cepat- cepat di bawah ke rumah sakit... Jadi bisa di tangani dengan baik oleh dokter.."
"Ya Allah kasihan yah...Masih kecil sudah kena DBD...Semoga Alanis cepat sembuh..."
"Amin..."Ucap kami bersamaan...
"Oh ya Nis kamu sudah kasih tahu Alan kan kalau Alanis masuk rumah sakit.."Ucap mas Rizki
"Belum mas..Ini baru saya kasih tahu ."Ucap Anis...
"Ya sudah kalau begitu..."Ucap mas Rizki
"Aku kabarin anak- anak dulu yah Nis...Biar mereka kesini jadi kamu ada temennya .."
"Iya Dif...Emang kamu mau kemana Dif.."
" Biasa nanti Fakih harus ngaji Nis... Setelah Fakih ngaji baru aku kesini lagi ."
"Oh iya Dif..."
Aku menelpon Devi dan Nurul untuk datang ke rumah sakit..
"Iya Dif...Pasti aku kesana.. Sebentar lagi aku meluncur yah sama Devi..Kamu share loc yah di mana tempat rumah sakitnya.."Ucap Nurul
"Ok Rul...Kami tunggu yah.."
"Ok..."
" Assalamualaikum.."
"Waalaikum salam..."
Aku mematikan telpon ku dan duduk di samping Anis untuk menunggu Alanis di pindahkan ke ruang inap yang sudah di pesan...
__ADS_1