Suamiku Suami Pilihan Ortuku

Suamiku Suami Pilihan Ortuku
Episode 58


__ADS_3

1 bulan berlalu begitu cepat... Dan tentunya kami ber 10 pamit sama kelaurga pak RT untuk pulang... Kami juga berterima kasih kepada pak RT karna sudah boleh berada di kampungnya selama sebulan ini...


"Terima kasih pak.. Bapak dan sekeluarga sudah mengizinkan kami ada di sini... Kami sangat bahagia bisa di terima baik sama keluarga bapak... Dan juga warga bapak.. "Ucap Ilham


"Iya pak... Saya juga berterima kasih karna mahasiswa saya bisa di terima dengan baik disini... "Ucap mas Rizki sebagai perwakilan dari dosen jurusan...


"Iya pak... Saya senang mereka ada di sini jadi banyak kegiatan di desa ini.... Saya juga berterima kasih dan jangan lupa mampir ke rumah kalau kapan- kapan kalian ke sini lagi... "Ucap pak RT


Kami terharu sebagian ada yang menitihkan air mata... Sebagian ada yang menunduk saja... Kami bersalaman satu persatu....


Tiba saat aku bersalaman ke mas Nizam... Mas Rizki sudah mewanti- wanti... Dia gak mau istrinya bersalaman dengan lelaki itu... Jadi aku hanya menangkupkan tanganku...


"Maaf ya mbak Difa... Kalau kemarin- kemarin saya ada salah sama kamu... Dan juga masalah menyerempet kamu... Jujur itu bukan faktor kesengajaan... Maaf" ucapnya tak berhenti menatapku... Aku hanya menunduk karna gak mau membuat suamiku kecewa lagi. ..


"Iya mas.. Sama- sama" ucapku lalu kembali ke barisan...


"Yaudah pak ini uang kos kita semua... Dan ini bingkisan buat bapak... " ucap Ilham kepada pak RT


"Oalah terima kasih yah.... "


"Yaudah pak kami pergi dulu... Assalamualaikum "ucap mas Rizki menyalami pak RT dan keluarganya...


"Oh iya pak dosen hati - hati... Dan kalian juga yah hati- hati... " ucap keluarga pak RT...


"Iya pak... "


Kami berlalu ke travel... Saat aku mau masuk mas Rizki menggandengku...


"Kamu ikut sama mas... Mas sudah bilang sama Ilham kog... "

__ADS_1


"Oh ok syang "


Temen- temenku melambaikan tangan kepada kami... Mereka sekarang sudah tahu kalau aku istri dosennya...


"Hati- hati pak... "Ucap Ilham... Dia menyalimi suamiku... Dia juga mau menyalimiku...


"Ihhh apaan sih Ham... Aku bukan orang tua tau... Aku masih muda... "


"Kan kamu istrinya pak dosen... "


"Masih aku istrinya pak dosen tapi aku satu umur sama kamu... Udah sana kamu pergi... "


Ilham dan mas Rizki tertawa terbahak- bahak melihat sikapku....


Kamipun melajukan mobil... Sedang travel ada di depan kita...


"Hadiah apa mas... "


Dia memberiku sebuah kotak kayu terukir nama kita berdua.... Di dalamnya sebuah cincin kawin berwarna putih... Bertahtakan berlian mengelilingi cincin itu


Sedang punya mas Rizki polos dan cuma ada satu berlian kecil di tengah


"Ini... Ini buat kamu... Sekarang mereka semua satu kampus sudah tahu kalau kamu istri mas... Jadi mas beliin kamu cicin kawin ini... Biar kamu gak bandel lagi kayak kemarin.... "Ucapnya tetap fokus


"Ya Allah cantik banget mas..... Ini sungguh indah... Ada tulisan nama kita lagi di dalam... "


"Kamu suka gak "


"Suka banget... Maksih yah sayang... Emmmuach"

__ADS_1


Aku mengecup pipi suamiku itu...


"Nanti mas pakein yah... "


"Ok mas.... "


Kami berhenti di taman indah... Taman yang biasanya kita lalui... Aku dan mas Rizki turun sambil membawa cincin itu... Disana sepi cuma kita berdua.... Mas Rizki mendudukanku di pangkuannya.... Sebenarnya aku malu tapi aku hilangkan rasa malu itu sebentar untuk menikmati momen.... Dia memasang cincin yang bertuliskan dirinya... Dan aku pun juga... Kami saling berpelukan erat....


"Makasih sayang.... " ucapku mencium pipinya...


"Ya sama- sama.... Jangan pernah kamu lepas yah sayang... Ini tanda ikatan kita... Agar kita sama- sama bisa menjaga hati agar selalu ingat sama pasangan halal kita... " ucapnya begitu romantis


"Iya sayang... "


Kami menikmati senja sore itu di taman indah.....


.


.


.


.


.


.


😘😍❤😘😍❤😘😍❤😘😍❤😘😍

__ADS_1


__ADS_2