
Hay readers novelku tercinta... Maaf yah aku lama banget buat kelanjutan novel ini... Soalnya aku masih sibuk dengan novel ku yang lain... Sekarang kita mulai lagi... Semoga semuanya suka... Jangan lupa bawa like... Komen dan vote yang banyak yah...
###############################
3 Hari berlalu...
"Sayang... Kenapa aku kangen banget yah sama Fakih... Dia lagi apa yah mas... "Ucapku yang sedang duduk di pangkuan mas Rizki sambil menikmati indahnya sore di hotel ini...
"Emmmm sayang... Kita kan lagi honeymoon ke 2... Kalau memang kangen sama Fakih... Nih kan ada Fakih besar di sini... "Ucapnya sambil menunjuk dirinya
Memang benar perawakan Fakih persis seperti mas Rizki... Mulai dari hidung.. Mata... Bibir... Semuanya mirip sekali...
"Ishhhh... Kalau kamu sih gak ada gemes- gemes nya mas... Tapi kalau Fakih kan gemes banget... Kita pulang saja yuk mas... Ke rumah ibu jemput Fakih... Lagian senin kan Fakih udah mulai sekolah... "Ucapku lagi
"Emmmm... Ok tapi nanti malam 3 ronde lagi yah... Biar cepet jadi adiknya Fakih... Ok sayang.. "Ucapnya sambil mengerlingkan mata genit kepadaku
"Ihhhh... Mas kog gak ada capek- capek nya sih... Iya dech... 3 ronde... Tapi besok pulang yah... "
"Siap sayang... "
Mas Rizki segera memberiku DP sebuah ciuman mesra di bibirku... Dia juga mulai nakal menyelusuri tubuhku yang memang sudah ada di pangkuannya...
"Stttt... Mmmm... Mas nanti saja lah... Gak sekarang juga... "Ucapku yang mulai bergetar karna perbuatannya
"Emmmm sekarang satu ronde dulu... Baru nanti malam sisanya sayang... "Ucapnya yang semakin nakal dalam menyusuri tubuhku...
Kami jadi sama- sama panas... Jadilah satu ronde yang penuh dengan kenikmatan...
Selesai dengan hajat kami... Mas Rizki menggendongku menuju kamar mandi... Dia meletakkan ku di atas bath up dan menyalakan air hangat... Kami sama- sama berendam di dalam bath up yang hangat itu... Segala penat dan peluh sisa penyatuan kami tadi mulai hilang... Berganti dengan kesejukan...
__ADS_1
Adzan magrib berkumandang dengan merdu... Kami bergegas mandi dan berwudhuk... Selesai wudhuk kami melaksanakan sholat magrib berjamaah...
"Assalamualikum warahmatulloh.. "
" Assalamualikum warahmatulloh... "
Aku menyalami tangan suamiku itu... Dia mencium keningku dengan lembut... Baru setelah itu kami sama- sama berdzikir dan berdoa...
"Amin... "Ucap kami serentak...
"Sayang... "Ucap ku bergelayut mesra di pundak suamiku...
"Iya sayangku... Ada apa??? "Ucapnya menoleh
"Aku lapar... "
"Ayo mas... "
Aku bersemangat... Ku bersihkan tempat kita sholat tadi... Aku segera ganti baju.. Karna tadi aku hanya memakai handuk mandi yang bersih... Aku pakai baju berwarna kuning dan memakai celana jeans panjang... Ku padu kan dengan kerudung berwarna kuning juga...
"Emmmm tumben pakai celana sayang... "Ucap mas Rizki yang sudah siap dengan tangan di pinggangku
"Ya kan mumpung berdua mas... Biar kayak orang pacaran gitu... Kenapa mas??? Gak boleh yah... "
"Boleh dong sayang... Kamu pakai jaket yah.. Biar tidak dingin.. "Ucapnya lagi
"Siap mas... Kamh juga tumben ganteng sekali.. "
Mas Rizki memakai kaos pendek berwarna abu- abu dan juga celana hitam jean panjang... Di padukan dengan jaket berwarna putih... Terlihat sangat cool
__ADS_1
"Ya iyalah sayang... Masak istri mas udah cantik... Mas nya malah jelek sih... "
"Hehehhe... Ya sudah ayo kita berangkat sekarang saja mas... Aku sudah lapar sekali mas... "
"Iya sayangku.. Ayo istriku... "Ucap nya sambil melingkarkan tanganku ke tangannya...
Kami pun pergi menyusuri indah nya kota tersebut... semakin malam semakin cantik... Setiap lorong di beri hiasan lampu- lampu kecil berwarna - warni... Apalagi suasana malam itu tidak terlalu dingin... Membuat kami betah ada di luar untuk menikmati suasana di malam itu..
"Sayang kamu mau makan apa?? "Ucap mas Rizki
"Emmmm terserah mas.. "
"Gimana kalau kita makan soto ayam yang khas dan terkenal di sini.. "
"Boleh banget tuh mas... Malam- malam gini memang enak makan makanan berkuah.. "
"Ok kita meluncur kesana yah sekarang... "
"Iya mas... "
Mas Rizki melajukan mobilnya ke sebuah restoran soto di daerah itu... Memang benar kata mas Rizki... Restoran itu sangat padat pembeli... Untung tempatnya besar jadi masih aman untuk makan di situ
"Kamu duduk di sana dulu yah sayang... Biar mas yang pesenin... "
"Ok mas... "
Aku menuju sebuah gazebo yang kosong.. Aku duduk di situ... Sedang mas Rizki memesan makanan untuk kami
..
__ADS_1