TAKDIR CINTA NAIRA

TAKDIR CINTA NAIRA
Arti sahabat


__ADS_3

Seperti yang di rencanakan oleh Naira, kelas X.6 hari ini akan berangkat piknik di wisata Alam Tangkahan, dimana disana terdapat air terjun yang memukau dan aliran sungai langsung dari gunung, jadi tau sendiri lah jika sudah wisata alam pasti sangat indah pemandangannya.


Bukan hanya pengunjung domestik saja yang datang, tapi banyak juga para pelancong dari luar Negeri yang datang untuk menikmati suasana wisata alam tersebut, disana terdapat beberapa ekor gajah terlatih yang dapat membawa penumpang atau pelancong yang ingin berkeliling menikmati pemandangan, ada juga hamparan bunga yang luas di sebuah lembah dan harus di tempuh dengan berjalan kaki sejauh 2 km dari tempat pemandian yang akan mereka datangi.


Naira menyewa sebuah Rumah untuk mereka beristirahat, walaupun tak menginap, tapi yang namanya pemandian pastilah mereka butuh tempat untuk bebersih dan berganti pakaian.


Air aliran dari gunung ini sangat sejuk, dingin, jernih, tak seperti air laut yang notabene nya asin dan lengket di tubuh, begitu memasukkan kaki ke air sudah pastilah segar terasa walaupun belum menceburkan diri, siapapun yang datang ke Tangkahan pastilah akan bersenang-senang.


Ada mata air panas juga di tempat wisata ini, walaupun kecil tapi cukup untuk beberapa para wisatawan masuk ke dalam, dan di karenakan terbatas maka pihak pengelola menerapkan aturan agar bergantian untuk menikmati air panas ini secara bergantian. Mata air panas ini tak bisa untuk mandi, siapa juga yang mau kulitnya melepuh ya kan? tapi hawa di sekitarnya sangat hangat dan pemandangannya juga sangat instagramable banget bagi yang suka selpi-selpi dan untuk mengabadikan momen paling romantis di tempat ini. Kolam itu di pagari agar tak ada orang yang kecemplung ke dalam air panas alami tersebut, bahkan ada yang merebus telur disitu, yang lebih mainstream lagi mereka menggunakan air panas tersebut untuk membuat mie cup.


Para siswa tersebut berkumpul di area sekolah, karena di situlah titik berkumpul yang paling efektif untuk mereka. Bus yang di sewa ayah Naira pun sudah menunggu mereka dengan cantiknya terparkir di halaman depan sekolah.


Satu per satu dari mereka berdatangan dan masuk ke dalam Bus, menyusun barang-barang mereka, masing-masing membawa tas ransel yang muat untuk baju, handuk, dan peralatan mandi lainnya. Ada juga yang membawa snak untuk menemani perjalanan mereka agar tak suntuk.


Delon mengajak Nuke untuk duduk bersama dan Nuke menyetujuinya. Sedangkan Rian sudah pasti dengan kekasih hatinya Fitri, siapa yang tak tau hubungan romantis mereka berdua, teman-teman sekelas mereka mah sudah maklum.


Nabil juga tak mau kalah dengan teman segengnya, dia mengajak Naira untuk duduk bersama dan Naira mengangguk setuju. Mereka duduk di depan karena Naira mabuk darat jika duduk di bangku belakang.


Mereka sangat menikmati perjalanan ketika bus melaju menuju ke tempat tujuan mereka. Tak dapat di pungkiri oleh teman-teman Naira, mereka kagum akan sosok Naira yang tak segan dan mau berbagi bahkan memberikan fasilitas pada teman-temannya.


Siska:"Nai, lagunya donk....biar rame...."


Naira:"Oh, iya, bentar ya, aku cek hp dulu. Kita pake hp aj biar bisa pilih lagu."


Naira memilih lagu bang Giring Nidji, Arti Sahabat


........


Tak mudah untuk kita hadapi


Perbedaan yang berarti


Tak mudah untuk kita lewati


Rintangan silih berganti


*


Kau masih berdiri


Kita masih di sini


Tunjukkan pada dunia


**


Kau teman sehati


Kita teman sejati


Hadapilan dunia


Genggam tanganku


Tak mudah untuk kita sadari


Saling mendengarkan hati

__ADS_1


Tak mudah untuk kita pahami


Berbagi rasa di hati


Kau masih berdiri


Kita masih di sini


Tunjukkan pada dunia


Kau teman sehati


Kita teman sejati


Hadapilan dunia


Genggam tanganku


Kau adalah..


Tempatku membagi kisahku


Kau sempurna


Jadi bagian hidupku


Apapun kekuranganmu


Kau masih berdiri


Kita masih di sini


Tunjukkan pada dunia


Kau teman sehati


Kita teman sejati


Hadapilan dunia


Genggam tanganku


.....


Tak ayal bagi mereka bernyanyi bersama karena mereka juga hafal lagunya. Bergantian mereka memilih lagu, requestan teman-teman Naira, dan mereka pun bergembira ria dengan perjalanan ini.


Setelah 3 jam perjanan, mereka akhirnya tiba di Tangkahan, baru mereka sadari bahwa tempat itu sangat indah, mereka tak menyangka bahwa Tangkahan adalah salah satu sungai yang mengalair dari pegunungan Bukit Barisan.


Susan:"Wuiiiihhh.. tempat nya asik Nai"


Widi:"Makasih ya Naira kamu udah bawa kita ketempat indah ini.." Widi menggenggam tangan Naira


Naira:"Iya, sama-sama Wid..Aku seneng kalau kalian suka."


Lalu mereka berjalan ke rumah yang sudah di sewa Naira, Rumah nya tergolong besar dengan 4 kamar dan 4 kamar mandi di masing-masing kamar dan 1 kamar mandi dekat dapur.


Tak berlama-lama lagi bagi mereka untuk mengganti pakaian santai untuk berenang, mereka semua menggunakan pakaian yang sopan dan tak menampakkan keseksian tubuh.

__ADS_1


Naira:"Oke temen-temen, kalian boleh kemana aja setelah ini, tapi inget ya, jam makan siang kalian harus kembali kesini mengisi energi dan melanjutkan wisata kalian,"


"oke Nai...." Mereka pun kompak menjawab dan berhamburan pergi entah kemana, tinggallah disitu kelompok Nabil CS, yang setia menunggu Naira.


Naira menelpon seseorang yang meminta mengantarkan pesananya ke tempat dimana dia berteduh, setelah itu mereka ber enam pun melanjutkan perjalanan mereka mengelilingi Tangkahan dan mandi-mandi, lalu mereka pergi ke tempat dimana air terjun berada sebelum mereka memutuskan untuk ke kolam air panas,


Oh, dan tak lupa dong mereka mengabadikan momen-momen berharga bersama.


Terlihat Delon berjalan sambil menggenggam tangan Nuke, membuat Nabil penasaran dan bertanya


Nabil:"Kalian jadian? Sejak kapan?"


Yang di tanya hanya senyum-senyum, bahkan Fitri pun tak tau perihal mereka jadian.


Delon:"Iya, sejak hari perlombaan."


Flash back on


Nuke:"Bantu aku ngilangin rasa sakit hati aku untuk Nabil, dan sakit hati aku untuk Naira. Aku benci perasaan ini Delon..Huhuhihu"


Delon:"Kamu mau balas dendam Nuk?" Mata Delon terbelalak tak percaya dengan orang yang di sukainya ini.


Nuke:"Aku masih waras kali Lon," Sambil memukul lengan Delon


Delon:"Jadi?"


Nuke:"Ayok kita pacaran."


Delon:"Hah?" Delon tak percaya dengan apa yang di dengarnya.


Nuke:"Kamu bilang mau bantuin aku.. Kamu gak mau pacaran sama aku?"


Delon:"T...Tapi..."


Nuke:"Ya udah kalau gak mau, aku gak maksa, aku bisa kok cari orang lain yang mau bantu aku ngilangin rasa sakit ini."


Nuke bangkit dan hendak keluar kelas, tapi dengan sigap Delon menarik tangan Nuke dan menjawab cepat.


Delon:"Aku mau. Aku akan jadi perisai hatimu agar tak sakit lagi, kamu bisa percaya sama aku."


Nuke tersenyum dan berterimakasih pada Delon, lalu untuk memulai nya dari awal, mereka makan bersama di stand yang di sediakan saat lomba.


Bahkan malam penganugrahan juara pun, Delon dengan senang hati menjemput dan mengantar kekasih hatinya."


Flashback Off


Fitri:"Hah?? kok bisa? Bukannya kamu ngebet banget pengen jadian sama Nabil?"


Rian:"Wahhhh... Gercep bener lu Lon..Selamat jadian mabro...." Rian menepuk-nepuk bahu Delon sembari mengucapkan selamat.


Delon:"Thanks Bro..."


Nuke:"Orang Nabil gak tertarik sama aku, jadinya aku berpaling dengan orang yang lebih peka sama perasaan perempuan dan selalu mencintai aku.."


Fitri:"Ciiieehhh,, gaya mu Nuk,,"


Nuke:"Hehehe... Ehmmm.. Nai, maafin aku ya, aku udah seudzon sama kamu, memang cinta gak bisa di paksakan, tapi ketika kita merelakan, ternyata semua jadi mudah dan indah,," Nuke bergelayut manja di lengan Delon"

__ADS_1


Naira:"Iya, gapapa, aku ngerti kok"


Mereka pun melanjutkan perjalanan mereka untuk menikmati keindahan dari Tangkahan.


__ADS_2