TAKDIR CINTA NAIRA

TAKDIR CINTA NAIRA
Pulang kampung


__ADS_3

Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba juga, akhirnya Rizal sekeluarga kembali ke kota C, membuat anak gadisnya, Naira senangnya minta ampun, sang Bunda pun hanya dapat tersenyum melihat Nanai yang bertingkah seperti orang yang jatuh cinta.


Hana:"Oya Nai, kami juga punya kejutan untuk Nanai..."


Naira:"Apa bunda?"


Hana:"Kalau bunda kasih tau bukan kejutan dong namanya.."


Naira:"Ih bunda maen rahasia-rahasiaan deh, apa dong yah kejutannya.."


Rizal:"Tunggu aja sayang...Ya udah kamu tidur aja dulu, nanti kalau udah sampe ayah bangunin."


Naira:"Ya udah deh, gak asik ayah ma bunda,"


Naira langsung menyandarkan kepalanya ke kursi mobil, lama dia menatap jalanan yang di lalui mobil ayahnya, rasa hati sudah tak sabar sekali kembali ke kampung halaman untuk bertemu kakek dan neneknya. Apalagi ada Nabil yang menjadi tujuan utamanya.


Tak butuh waktu lebih lama lagi untuk Naira memejamkan matanya, Rizal yang melihat ke arah belakang pun tersenyum melihat anak gadisnya yang terlalu gembira.


Rizal:"Apa reaksinya ya kalau dia tau kita bakalan pindah di rumah depan rumahnya Surya?"


Hana:"Pasti dia lompat-lompat kali mas saking senangnya.."


Rizal:"Hahahaha...anak kamu tuh Bun,, Mas pikir dia udah lupain temen nya itu si Nabil, rupanya dia inget sampe sekarang."

__ADS_1


Hana:"Tiap hari lagi mas dia ceritanya rindu Nabil terus, gak tau deh entah udah beribu-ribu kali mungkin,"


Rizal geleng-geleng kepala mendengar penuturan istrinya, dan sebab karena Naira lah Rizal memutuskan membeli rumah yang ada di depan rumah Surya.


Flashback on


Tuuuuttt...tuuuuutt....tuuuu...


"Hallo"...


Surya:"hallo Zal, aku denger kamu mau balik lagi ke kota C ya?"


Rizal:"Iya ni Sur, aku mau kembali. Perusahaan disini udah stabil dan udah bisa u tinggal."


Rizal:"Ah loe bisa aja. Aku gak mau jodoh-jodohin anak Sur."


Surya:"ya udah, kalo kamu gak mau jodohin biarlah mereka berjodoh sendiri, dengan mendekatkan tempat tinggal, aku rasa anak kita sama-sama cocok."


Rizal:"Aku bicarain sama Hana dulu Sur, aku gak mau ambil keputusan gegabah,"


Surya:"Oke aku tunggu kabar kalian."


Rizal:"Oke,"

__ADS_1


Tuuut....


Panggilan terputus. Langsung setelah mendapat panggilan dari Surya, Rizal bergegas memberitahukan Hana kalau Surya menawarkan rumah yang ada di depannya.


Dan Hana mendukung setiap keputusan suaminya.


Akhirnya Rizal memcari tau posisi rumah tersebut dari orang kepercayaan Rizal di kota C, setelah melihat kondisi rumah yang di bolang cukup bagus, sang orang kepercayaannya pun menyampaikan pada Rizal, kemudian Rizal segera menyelesaikan pembayaran rumah tersebut melalui orang kepercayaannya. Akhirnya dia membeli rumah itu tanpa sepengetahuan Surya juga. Yang ada di pikiran Rizal adalah dia akan memberikan semua orang kejutan yang tak terduga..


Flashback Off


Rizal:"Kamu gak keberatan kan sayang kita pindah ke depan rumah mereka?"


Hana:"Apa kamu beneran mau menjodohkan anak kita mas?"


Rizal:"Mas udah cari tau tentang Nabil, sejauh ini mas percaya dia anak yang baik dan bertanggung jawab."


Hana:"Tapi kenapa mas menolak perjodohan dari mas Surya?"


Rizal:"Mas hanya gak mau membebankan anak kita sayang, biarlah dia menjalani dulu, lebih mengenal dulu, daripada terlambat sepeerti kamu dulu? Mas juga mau liat gimana usaha Nabil dapetin hati Naira kecil kita. Kayak mas dulu..hehe"


Hana hanya bisa tersenyum mendengar penuturan suaminya, mereka pun berbincang-bincang ringan sampai saat mereka tiba di sebuah rumah yang terbilang cukup besar namun terlohat sederhana dengan gaya klasiknya.


Yuk yuk yuk...jangan lupa klik Like n Favorit nya kakak, komen boleh juga...

__ADS_1


ditunggu ya...😘😘


__ADS_2