
"Nai,,"
"Apa Bil??" Naira tengah fokus menatap buku Fisika nya.
"Nai, liat Aku donk..." kata Nabil lagi.. Saat ini Nabil sedang berada si kasur dengan berguling-guling ke kanan dan ke kiri.
Naira menoleh ke arah Nabil, melihat tingkah Nabil yang seakan mempermainkannya membuat Naira merasa jengah. "Kamu kenapa sih Bil?"
"Aku pengen makan makan eskrim,, keluar yuk," ajak Nabil pada Naira...
Tiba-tiba Naira melengkungkan bibir nya, mencetak senyuman semanis mungkin, Seakan senyuman itu berkata "Bil, kamu tau aja sih Aku lagi gerah pengen yang adem-adem maknyos..."
"Kamu mau gak Nai?" Tanya Nabil lagi ketika dia melihat Naira yang cuma senyum-senyum doank...
"Ya Aku mau lah, yuks, cuzzz..." Naira langsung bangkit dari kursi belajarnya, mengambil jaket nya dan punya Nabil. Nabil yang melihat tingkah Naira hanya geleng-geleng kepala.
"Ayok Bil, keburu malem ini..." Ajak Naira yang udah jalan duluan...
__ADS_1
Nabil pun melangkahkan kaki nya mengikuti Naira. Mereka pergi menggunakan Motor kesayangan Nabil. Sampai di pertigaan, Lampu berwarna merah, dan membuat semua pengendara motor berhenti.
"Bil.."
"Hmmm??" Nabil menoleh ke belakang.
"Usap-usap dengkul Aku juga donk,, Aku pengen tau gimana rasanya..."
"Apa sih kamu Nai, aneh-aneh aja ngomong nya."
"Coba deh kamu liat ke sebelah kanan, tuh cowok nya ngusap-ngusap dengkul cewek nya, padahal mereka kayak nya pacaran doank, lah kita udah nikah lo Bil..."
"Sebener nya belom, tapi lampu nya udah ijo, ayok jalan,, nanti kita ulang lagi ya,, hehe"
Nabil hanya menggelengkan kepalanya. Entah kenapa semenjak mereka menikah, Nabil melihat sisi Naira yang lain, centil, Manja, Nakal, tapi itu cuma sama Nabil doank, kalo sama temen-temen nya sih biasa aja,,
"Nai, kamu suka banget sama Es krim??" tanya Nabil saat merek sudah duduk di salah satu Cafe yang menjual Eskrim.
__ADS_1
"Iya Bil, Aku suka banget, selain manis lembit dan dingin, rasa Eskrim selalu mengingatkan Aku dengan teman masa kecil ku.." Jawab Naira sambil menatap lurus memandangi eskrimnya.
"Apakah itu Aku?" tanya Nabil penasaran.
Naira mendongak menatap mata Nabil, tak lupa pula Naira memberikan senyum terbaik untuk Nabil, lalu Naira menganggukkan kepalanya.
"Kamu cantik Nai,,," suara Nabil pelan, karena dia terhipnotis dengan senyuman Naira.
"Hah? Apa?" tanya Naira yang pura-pura gak dengar...
"Oh, anu, eh gak apa-apa, udah cepet kalo udah makan nya kita pulang, nanti di cariin Bunda kelamaan kita pergi.." Elak Nabil karena merasa tercyduk.
"Iya..."
Naira pun dengan segera memakan eskrim nya, dia melirik jam tangan nya, memang waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam.
Mereka bergegas pulang kerumah setelah membayar makanan mereka, menikmati angin malam yang semilir membawa kehangatan bagi 2 insan yang tengah di mabuk asmara..
__ADS_1
✏️✏️ kakak.. Greem mohon maaf karena updatenya lama banget, karena green lagi merevisi novel TERLAMBAT JATUH CINTA biar semakin enak di baca nya, karena teks nya pada berserakan semua. Jadi untuk lebih bisa membuat nyaman bagi para pembaca, green akan merevisi sedikit2 supaya nyaman pas di baca lagi, gak tau deh ada yang berubah ato gak jalan ceritanya, tapi rasanya gak ada...😂😂
Terimakasih pengertiannya,, selamat membaca....