
"Maaf atas kekacauan yang terjadi, ini diluar pemikiran Aku." Kata Nabil pada teman sekelasnya.
"Gapapa lagi kak, lagian seharusnya Mela juga sadar kalo,yang dia lakukan itu salah, apa dia gak pernah up to date ya, sampe-sampe dia gak tau kalo kak Nabil dan kak Nai itu couple sejati?" Shinta berkata sambil tangannya di letakkan di dagu.
"Jadi selama 2 tahun kalian udah menikah?" Tanya Dimas
"Iya Dim, kami udah nikah selama itu, dan hari ini rencanya kami mau membuka hubungan sama kalian sekalian ngundang kalian ke acara resepsi kami." Jawab Naira.
"Oh gitu, paten banget deh kalian bisa nyembunyiin hal ini dengan sangat rapi." timpal Susan.
"Harus berhati-hati lah, kalo ketahuan kan gawat, mana ada anak sekolahan yang boleh nikah." Budi memberikan komentar.
__ADS_1
Mereka melanjutkan pembahasan mengenai resepai Naira, jadi mereka yang kepo, bisa bertanya apapun, mereka lewati hari ini dengan bercengkrama dan senda gurau.
Di lain tempat, Mela yang tengah berlari sambil menangis hendak menyebrang jalan ketika truk trailler sedang melaju dengan kecepatan sedang. Tanpa Mela sadari dia sudah berada di tengaj jalan saat truk itu tepat berada di sisi kanan nya.
Tak sempat Mela menjerit, tubuh nya sudah terpental, dan mendaratkan wajah cantik nya ke jalanan aspal panas.
Seketika itu juga, ramai orang berkumpul danembantu menetralkan kembali kecelakaan tersebut. Mela yang berjuang melawan mait segera di larikan kerumah sakit.
"Gimana keadaan anak saya Dok?" Tanya Ibu Mela yang sudah beraimbah air mata.
"Hanya Tuhan yang bisa membuatnya bertahan Pak, Bu. Luka di tubuhnya hampir 97 persen. Apalagi dengan komdisi wajah yang mengenaskan. Sepertinya tidak bisa kembali seperti semula. Sekarang dia dalam keadaan koma. Kita semua harus selalu berdoa agar Mela dapat bertahan. Hanya keajaiban yang mampu membuatnyankembali sadar." Dokter menjelaskan keadaan Mela.
__ADS_1
"Anak ku..... tidak... anak ku..." teriak Ibu Mela. Bagaimana dia tidak syok mendengar Vonis dokter, Mela anak satu-satunya yang dia punya, untuk mendapatkan Mela dulu dia harus berusaha selama 10 tahun. Betapa sedih hatinya, anak yang paling di kasihi nya berada di ujung maut.
"Sudah Ma,, jangan teriak, kita harus banyak berdoa supaya Mela segera pulih." Papa Mela menenangkan istrinya.
"Enghak Pa, dia anak ku, anak ku gak boleh meninggal Pa, gak boleh, Dia anak kita satu-satunya Pa... huhuhu" Mama Mela meratap di pelukan suaminya.
"Sabar Ma, sabar, Ayo kita temui Mela. Boleh kah kami menemui anak kami Dok?"
"Untuk sementara ini belum bisa, karena pasien masih dalam penanganan, nanti jika sudah masuk ruang ICU, kalian bisa berkunjung dengan mematuhi segala peraturannya. Kalau begitu saya permisi dulu."
Dokter itu segera kembali keruang gawat darurat untuk menangani Mela. Dan kedua orang tua Mela amat sangat terpukul atas kejadian ini. Mamanya tak henti-hentinya menangis meratapi keadaan anak nya. Sungguh hatinya hancur mengetahui kondisi anaknya yang memprihatinkan. Apalgi tadi dokter mengatakan bahwa wajah Mela rusak parah.
__ADS_1
Nyawa anaknya di ujung tanduk. Dia hanya bisa berharap Tuhan berbaik hati padanya dan anak nya agar Mela di berikan kesempatan untuk membuka matanya..