TAKDIR CINTA NAIRA

TAKDIR CINTA NAIRA
Makan Bakso


__ADS_3

"Kok tiba-tiba kebelet sih Naira? Emang nya tadi dia makan apa sampe-sampe sakit perut gitu?" Aneh... pikir Nabil.


Tak lama kemudian, Naira keluar dari kamar mandi. Berjalan perlahan-lahan sambil memilin ujung baju tidurnya yang berbahan satin dan bercorak doraemonkartun kesayangannya.


"Mmm Bil..."


"Kenapa Nai?" Tanya Nabil yang sedang membaca buku di atas tempat tidur.


"Apa harus malam ini?" tanyanya hati-hati.


Nabil mengangkat sebelah alis nya,"Loh, kok Naira tau ya Aku kepengen banget malem ini? Waahh, Istriku paten kali, bukan kaleng-kaleng" Kata hati Nabil.


"Aku sih pengen nya malem ini Nai, tapi kalo kamu gak bisa gapapa kok, udah malem juga.


"Eh, bukan gitu, tapi Aku belum siap haidh soal nya..." kata Naira pelan di akhir kalimat, tampak semburat merah di pipinya yang putih mulus.


"Apa hubungan nya?" Tanya Nabil bingung sambil lebih mengerutkan kening nya.


"Ya adalah hubungan nya Bil, dilarang berhubungan badan saat Aku lagi haidh..." jelas Naira ngegas.


ups... naira menutup mulutnya saat dia keceplosan.

__ADS_1


Hah?? Nabil terbengong mendengar penuturan Naira, siapa yang minta berhubungan badan? pikir nya. Aahhh, jangan-jangan Naira tadi salah paham kali ya... hehehe


"Maksud kamu apa Nai?"


"Ya gitu lah, Aku lagi haid hari ini sampai 3 hari kedepan mungkin, kalo kamu minta hak kamu sebagai suami ya tunggu tiga hari lagi.." Jelas Naira.


"Nai... Nai... hahaha.... hahahaha"


Nabil tertawa terbahak-bahak mendengar penjelasan Naira. "Jadi kamu anggap Aku minta Hak tadi?" hahahaha...


"Jadi? Tapi tadi kamu bilang kamu pengen..."


"Iya emang Aku pengen.. hahaha..." Nabil tertawa sampai berair sudut matanya.


"Aku tadi belum siap ngomong kamu potong.. hahaha.. Aku... tuh.. pengen.. hahaaha... makan bakso sama Kamu. Nai... hahaha"


"Hah" Naira cengo.


"Oh... Aku pikir..." Naira malu sendiri. Menutup wajahnya dengan kedua tangan nya.


"Kamu pikir apa Nai? Hahaha.." Nabil kembali tertawa.

__ADS_1


"Ya udah sih jangan di ketawain, kan Aku malu..."


"Habis kamu sih lucu... kita tuh masih sekolah Nai, mana mungkin Aku ngerusak kamu, cita-cita kita masih panjang. Walaupun Aku suami kamu, tapi Aku berfikir untuk masa depan."


"Makasih ya, kamu ngertiin Aku.."


"Aku cuma mau jaga kamu Nai,,, biar bisa meraih masa depan cemerlang. Eh, udah yok kamu mau kan makan bakso lagi sama Aku?"


"Mau lah yank... yok kita pergi. Aku ganti baju dulu."


Naira bergegas pergi ke depan lemari pakaian memilah baju sopan yang sekiranya bisa di pakai bermalam mingguan untuk makan bakso.


"Tapi kita lagi gak tarawehan nih, gimana?" Tanya Naira..


"Gapapa lah sekali-sekali, kalo gak tunggu mama sama papa pulang aja, mana tau mereka mau di ajak makan bakso kan?" kata Nabil sambil berpikir.


"Iya juga sih, Ya udah tunggu aja bentar lagi. Paling gak lama lagi, kan biasa nya cuma 11 rakaat."


Tak lama mereka menunggu, Iren dan Surya pulang dari masjid. Nabil langsung menuju ke orang tua nya dan bertanya apakah mereka mau ikut makan bakso ato enggak. Dan jawaban kedua nya adalah tidak, mereka ingin Naira dan Nabil berduaan menikmati masa pacaran halal. Seperti anak-anak remaja seusianya.


Jadilah mereka hanya pergi berdua saja untuk makan bakso di tempat langganan mereka.

__ADS_1


✌️Hayooooo.... yang mikir nya Nabil mau ***** siapa nih? puasa ini jan mesum..🤣


__ADS_2