
satu tahun berlalu....takkan ada yg berubah...
ke adaan tetap akan seperti ini.....
walau kau tak kembali hati ini tetap akan ada.....
selalu dan selalu berusaha.....
meski pada akhirnya ketitik yang sama...
aku masih mencintaimu.....
Miya mengunggahnya ke status jejaring susial nya...
entah mengapa akhir- akhir ini ia sangat menyukai
mengunggah kata- kata hatinya di jejaring susialnya.
miya melungu sendiri di meja kasirnya...
miya tidak bekerja lagi di perusahaan wijaya.
Dari hasil tabungnnya miya membuka sebuah kedai minumn,
",hey,bengung aja" celutuk sila sambil membawa nampannya
"apaan sich,lagi ga mod nech aku"gerutu miya
"napa lagi say,..balik kedunia dongeng masa lalu lagi,"
ucap sila.ikut duduk di samping miya,
__ADS_1
miya tak menjawab,pandangannya lurus kedepan walau tak ber arah
"ya elah, mau sampai kpan kmu kaya gini,belum tentu kan dia yang kmu pkirin,mkirin kmu balik,sudh satu tahun miy, satu thun itu lama kmu" ucap sila
"noh ada pelanggan sono geh gantian layanin bawa'en pesanan"ucap sila,sambil menyudurkan nampan,miya mengambil nampan yg berisi pesanan pda slh seorang pelanggan
"maaf mas pesanannya" ucap miya pada seorg pelanggan yg tengah sibuk dengan kertas2 nya
"uh iya letakkin aja di sana"ucp pria itu sambil menunjuk sudut meja sebelah kirinya
"sibuk banget mas kayanya" ucap miya sambil meletakkan kopi pesanan pria itu
"ah iya,lagi ngejar waktu sualnya" jawab pria itu tersenyum sesaat dan kembali dengan kertas- kertasnya
"ya udah saya tinggal dulu ya mas"ucap miya dan meninggalkan pria itu,
sesaat pria itu menatap miya yg berjalan meningglkan tempat duduknya,seulas senyum terukir di wajah pria itu.setelah merapikan kertas- kertas nya dia menghampiri miya yang duduk kembali di meja kasirnya
miya dan sila saling pandang dan kemudian mereka mmbalas sapa pria itu
"ada apa mas,apa anda kumplin dengan kopinya?"
tanya miya,
"uh ga,kopinya enak manisnya pas kaya yang bikin"
ucap pria itu sambil mengangkat sedikit kopi yang di bawanya,
hampir saja tawa sila meledak kalau saja tidak mengingat tempt itu tengah ramai
"aku pengen kenalan sama kalian,bolehkan" ucapnya lagi
__ADS_1
mendengar ucapan pria itu seketika sila mendurung miya sedikit kedepan mengarah kepada pria itu
"boleh banget,kebetulan neh teman aku lagi jumblo"
"apaan sich kmu sil," gerutu miya,ya malu lah jadi ketahuankan dengan statusnya
pria itupun tersenyum melihat miya yg nampak kesal pada sahabatnya"aku juga jomblo kuk,kenalin nama aku irfan"ucap pria itu yg bernama irfan
"aku sila,dan dia sahabat aku, miya" ucap sila yang langsung nyamber aja kaya kilat
pria itu mengangguk sambil menyeruput kopinya
"boleh minta nomor ponselnya ga,sualnya aku ga bisa lama neh,ada urusan"ucapnya
miya menatap sila seakan minta persetujuan
"ya udah kasih aja" ucap sila
irpan menyudurkan ponselnya,miya mengambilnya dan mengetik nomor ponselnya,dan mengembalikannya
pada irpan,"ya udah makasih ya...dan ini uang kopinya,"ucp irfan sambil menyerahkan uang seratus ribuan,dan beranjak dari tempat itu
"eh kembaliannya mas"panggil miya pada irfan yang sudah agak jauh berjalan
"simpan aja,buat besuk" canda irfan dengan senyum manisnya
"meleleh hati aku"ucap sila seraya memegangi dadanya
plitak !!!!
sebuah jitakkan mendarat di kening sila
__ADS_1
"rasain tuh melelehkan"gerutu miya,.