
Miya menggeliat di tempt tidur,sesaat matanya melihat langit-langit kamar dan mendadak ia pun tersadar,miya meraba bajunya,masih melekat sempurna di tubuhnya
"syukurlah tidak terjadi apa- apa," batin miya
ia melihat andre sudah tidak ada di tempat tidur
"dia kemana?" tanya miya pada dirinya sendiri
tiba- tiba pintu kamar hotel itupun terbuka,
seorang pelayan masuk dengan napan berisi makanan di atasnya
"pagi nona ini makanan yang di pesan oleh suami anda"
ucap pelayan itu,miya mengulum senyum,suami dari hongkong,batin miya
"ia letakkan saja di sana" titahnya pada pelayan itu
setelah meletakkan makanannya di atas meja pelayan itupun pergi..
miya beranjak dari tempat tidurnya dan duduk di sofa menatap hampa makanan di atas meja
"andre kemana? kenapa dia ninggalin aku sendirian"
batin miya dalam hati
tiba- tiba saja pintu kamar mandi terbuka dan miya terpana sendiri melihat pemandangan di depan matanya
"jadi sedari tadi dia di kamar mandi,kenapa aku tidak menyadarinya" gumam miya dalam hati
"ya tuhan,kenapa dia begitu mempesona ketika habis mandi"
Andre tersenyum melihat miya yang melongo tak bergerak di tempatnya
tiba- tiba saja andre melimpar handuk yang dari tadi ia pergunakan untuk mengusap rambutnya yang basah
dan spontan handuk yang di limpar andre tepat menutupi wajah miya
" jangan terlalu lama manatapnya" sindir andre sambil mengambil baju dalam lemari yang tadi malam ia beli
miya menyingkirkan handuk yang mengenai wajahnya dengan perasaan mendongkol,tapi tiba- tiba ia terkejut saat melihat andre yang hendak melepas handuknya
__ADS_1
"ndre,kamu ngapain?" teriak miya
andre memperlihtkan pakaiannya
"mau make baju" jawab andre singkat,dengan sedikit keheranan
"jangan di sini,sono kamar mandi,dasar, mesum"gerutu miya sambil memalingkan wajahnya
pagi ini jantung miya benar-benar tengah olah raga
walaupun mereka sudah resmi pacaran, tapi kelakuan andre pagi ini benar- benar membuatnya kesal
Andre tersenyum senang saat melihat miya yang berpaling dan menguceh sendiri,setelah selesai memakai pakaiannya andre menghampiri kekasihnya itu
"baru saja mau make baju,udah di bilang mesum,gimana kalau nanti...."
belum selesai andre bicara miya sudah melayangkan cubitannya di pinggang andre
tentu saja andre mengaduh kesakitan
"sakit sayang" pekik andre
"makanya mesum mulu pikirannya" gerutu miya
miya tidak menggobris godaan kekasihnya itu
ia memilih untuk pergi kekamar mandi
tapi dengan cepat andre menarik tangan miya dan gadis itupun terjatuh tepat di pangkuan andre,
andre tersenyum senang sambil memeluk pinggang kekasihnya itu,miya mencoba untuk bangkit namun tidak bisa
"andre lepasin aku,aku mau mandi"
" ga,sebelum kamu cium aku" cegah andre
miya berdecak kesal," ga mau" tolak miya
"ya udah aku aja yg cium" ucap andre
cuppp.... satu kecupan tiba- tiba mendarat di pipi gadis itu,miya tersontak kaget tak dapat menghindarinya
__ADS_1
andre melepaskan pelukannya,dan miyapun buru- buru pergi kekamar mandi karena malu.
setengah jam kemudian....
Cukup lama andre menunggu namun miya masih asyik dengan ritual mandinya di kamar mandi,
"dia mandi ama bertapa" gerutu andre yg sudah mulai bosan menunggu.
Dan tiba- tiba saja ponselnya berbunyi,andre mengambil ponselnya yg masih berada di nangkas,andre melihat nama yang tertera di layar ponsel,jolia
"hallo" ucap andre
"ndre hari ini kamu ga ngantor?"ucap jolia di seberang sana
"ga,hari ini tidak ada miting yang terlalu penting,jadi aku ga ngantor"jawab andre
dan bertepatan dengan itu miya keluar dari kamar mandi dan mendengar percakapan andre
"kebetulan dong,papa nyuruh nyari cincin buat pertunangan kita"
"cincin," ulang andre
"ia,bisakan?"
"-iya baeklah" jawab andre dan kemudian mematikan ponselnya,
miya terdiam sendiri menatap raut wajah andre yang nampak tertekan
"apa jolia yg menelpon?" tanya miya,membuat andre sedikit kaget di buatnya
"apa kamu mendengar semuanya?" tanya andre
miya mengangguk dan tersenyum hambar
"kenapa disini aku merasa seperti seorang pelakor saja" ucap miya dengan wajah sendu
andre menghampiri miya dan memeluknya
"apakah kau akan menyerah secepat ini" bisik andre
"hanya kamu tujuanku saat ini,aku membutuhkanmu untuk memperjuangkan semuanya" ucap andre lagi
__ADS_1
ada rasa takut di hatinya kalau miya akan berubah pikiran,takut akan kehilangan lagi,andre memeluk erat tubuh miya,walau tak ada balasan dari gadis itu