
Andre tak menyadari dengan keberadaan miya,ia sibuk berbincang dengan beberapa pengusaha laen nya,wajahnya tenang seakan tidak ada beban,bahkan sesekali andre menebar senyum kepada gadis di sampingnya,melihat pemandangan itu membuat hati miya sakit,
miya tidak ingin andre melihatnya,ia segera berpaling dan pergi ketempat laen,tempat yang lebih tenang
",bukan kah kamu pernah menolak kehadirannya miy,tapi kenapa hati ini terasa sakit setelah ada gadis laen di sampingnya" batin miya
"ternyata kamu disini" ucap irfan,miya berbalik,terlihat irfan menghela nafasnya menatap miya yang terlihat tidak baik- baik saja
"jadi...,kamu sudah melihatnya" ucap irfan seraya menyerahkan segelas minuman,miya mengambilnya dan mengangguk
"dia kakaknya lexa,kabar yang aku tau,mereka di jodohkan"ucap irfan kembali menyesap minumannya
"jadi kamu sudah tau semuanya" ucap miya
irfan mengangguk",namanya jolia,"
Miya tersenyum hambar,namun seketika senyumnya memudar saat melihat seorang perempuan yang sangat ia kenal menghampirinya,
"widiya" gumam miya
"siapa dia?" tanya irfan,
"ternyata kau disini juga" ucap widiya itu dengan senyum mengejek
"dia bersama aku,kamu siapa" sahut irfan
Widiya menatap irfan,dari atas kebawah
lalu widiya beralih menatap miya
"hebat sekali,setelah lepas dari andre kau msih saja di kelilingi pria tampan" ucp widiya sambil menyesap minumn beralkohol di tangannya
__ADS_1
"dia temanku,kmi satu kantor" jawab miya santai
widiya tertawa,"jadi,...itu artinya kau msih mengharapkan mantan kekasihmu"
"apa maumu widiya, bukankah urusan kt sudh selesai"ucap miya dengan nada sedikit meninggi
"belum selesai"sahut widiya
" kalian harus membayar semua rasa sakitku,dan untuk mengawalinya aku akan membuat andre calon adik iparku itu menjadi gelandangan"
"adik ipar ????" gumam miya, bertanya- tanya
"tentu saja suamiku adalah calon kakak ipar andre,aku kira andre orang yang sangat pintar,tapi setelah ayahnya meninggal, keluarga itu jadi kacau" ucap widiya,dengan nada merendahkan
"apa kecelakaan pak wijaya juga ulahmu?" ucap miya dengan tatapan tajam
sementara irfan hanya memperhatikan keduanya tanpa tau masalahnya
"apa kau menuduhku" ucap widiya dengan sedikit gugup
"Wanita miskin kau...." kata- kata widiya terhenti ketika panitia menyuruh mereka untuk berkumpul di aula
widiya bergegas meninggalkan miya dengan wajah penuh amarah,sementara miya hanya menanggapi dengan senyuman sinis
"sepertinya andre dalam masalah" ucap irfan,setelah widiya menjauh
miya mengangguk
Miya dan irfanpun berjalan menuju aula,untuk acara pemutungan koe,dan setelah acara ulang tahun selesai ayahnya lexa memanggil andre dan jolia
dan mengumumkan hubungan mereka
__ADS_1
"Selamat ya andre,sebentar lagi kita akan jadi satu keluarga" ucap widiya
"kau" ucap andre dengan sangat geram
"mas andre,dia kak widiya istri kakak ku" ucap jolia
andre sangat terkejut di buatnya bagaimana ini bisa kebetulan,
sementara widiya tersenyum penuh kemenangan.
Irfan mendekati miya,
"apa kita harus mengucapkan selamat kepada boss"
"kurasa iya" ucap miya dengan senyuman yang sulit di artikan,miya dan irfan menghampiri andre
"selamat pak andre nona jolia" ucap irfan yang di sambut hangat oleh jolia,namun laen halnya dengan andre yg nampak dingin tanpa expresi,
widiya tersenyum licik ia tak ingin menyia- nyiakan kesempatan itu
" kenapa andre,apa kau merasa tidak nyaman melihat mantanmu bersama org laen"
"mantan" gumam jolia,pandangannya nanar tertuju pada miya
Widiya semakin senang di buatnya,
"adik ipar,aku rasa kau harus tau semuanya tentang calon suamimu itu" ucap widiya sambil menyesap minumannya,
"aku rasa kau terlalu berlebihan widiya,aku dan andre hanyalah masa lalu,kenapa kau tidk menceritakan tentang masa lalumu juga" sahut miya dengan tatapan tajam
" masa lalu istriku,aku jadi penasaran" tiba- tiba seseorang menyahut dari belakang mereka
__ADS_1
dan merekapun menoleh,
"kakak" ucap jolia dengan senyum manisnya,