TAKDIR CINTA PERTAMAKU

TAKDIR CINTA PERTAMAKU
44


__ADS_3

Miya melangkah guntai kekamarnya,dan melempar sembarang tas yg sedari pagi setia menemaninya,


miya menghempaskan tubuhnya ke atas ranjang kesanyangannya,dengan tubuh tengkurap dan wajah yg terbenam di bantal miya memukul- mukul kasur dan menghentakkan kakinya kesal.


Bagaimana tidak,satu jam lebih miya menunggu andre di ruangan kerja,bahkan ia rela melewatkan makan siangnya demi andre,tapi yang di tunggu tak kunjung datang bahkan hp nya pun tak bisa di hubungi,miya benar- benar kesal pada andre.


Setelah puas meluapkan rasa kesalnya,miya langsung kekamar mandi untuk mereleks kan kembali tubuh dan pikirannya,


lima belas menit kemudian miyapun selesai dengan ritual mandinya,dan kini tubuhnya pun terasa segar,


"miy" panggil sila dan kemudian kepala sila nongol di pintu yang sedikit terbuka


"ada irfan di luar"tambah sila lagi,


miya mengangguk memberi isyarat mengiakan.


sila kembali keruang tamu menemui irfan yang tengah duduk di sofa,


"mau minum apa fan?" tanya sila berbasa basi sambil membuka kulkas


" apa aja sil,yang penting dingin" sahut irfan sambil tersenyum,sila mengangguk sambil mengambil bungkahan es dalam kulkas,


"di kantor sibuk ya.?" tanya sila sambil menyuguhkan segelas sirup"lumayan lah sil,sorry goe jadi jarang mampir kekedai" jawab irfan sambil mengambil gelas sirup yang di sugugkan sila untuknya dan meminumnya.


"sil !!!!" suara dari arah pintu memanggilnya


membuat sila dan irfan menoleh


"haris"ucap sila spontan berdiri dari tempat duduknya.Saat melihat sila berdiri dengan raut muka cemas irfan jadi ikut berdiri


"pak haris" sapa irfan mencoba mencaerkan suasana


Tanpa memperdulikan sapaan irfan,haris menghampiri sila dan meraih tangannya dan membawanya keluar dari ruangan itu menuju pekarangan belakang,

__ADS_1


saat sampai di pekarangan belakang irfan menghentikan langkahnya saat di bawah pohon besar dan di sana juga ada kursi panjang untuk bersantai,


"kamu kenapa?" tanya sila,menatap punggung haris yg masih membelakanginya


haris berbalik dan menatap wajah sila dengan tatapan curiga


"aku ga suka" jawab haris ,miya mengernyitkan keningnya dengan jawaban haris yg menggantung


"ga suka kenapa?"


haris duduk di kursi dan menatap lurus tanpa menoleh pada sila


" aku ga suka lihat kamu menerima tamu cowo,cuma berdua"


seketika wajah sila menjadi sumrengah,kini ia mengerti kalau kini kekasihnya itu tengah cemburu


sila duduk di samping haris dan menatap wajah haris dengan senyum menggoda.


Melihat tatapan sila seperti itu membuat haris semakin gusar


"paaan sih" gerutu haris.


membuat sila semakin ingin menggoda kekasihnya itu


kini sila beranjak dari duduknya dan berdiri di depan haris dan kini mereka saling berhadapan


" kamu to ya,kalau cemburu ga liat- liat,kan jdi salah org"


haris mengernyitkan keningnya tak mengerti


" dia itu gak ngapelin pacar kamu,melainkan miya,dia ada perlu sama miya" ucap sila menjelaskan


haris memeluk pinggang sila,dan menyandarkan kepalanya di perut kekasihnya itu

__ADS_1


" tetap saja,aku ga suka kamu begitu dekat dengannya,bahkan saling lempar senyum seperti itu,aku ga suka" ucap haris menekankan,


sila tersenyum seraya mengangguk dan mengelus kepala haris pelan.


Sementara itu,setelah keluar dari kamar mandi,andre mengambil hapinya yg tengah dalam pengisian baterai,andre menghidupkan hpnya dan setelah menyala andre langsung mencari kontak miya dan menghubunginya


di seberag sana,kini miya telah berpakayan lengkap dan hendak keluar menemui irfan,tiba- tiba langkahnya terhenti saat mendengar bunyi panggilan di hp nya


miya memungut tasnya yang tergelelak di sudut tempat tidurnya,dan meruguh tasnya, mengambil ponselnya dan saat mengetahui siapa yang menelponnya,miya memutar bola matanya jengah,dan dengan semangat miya merejek telpon dari andre,dan meletakkan hpnya di nangkas dan kemudian keluar menemui irfan di ruang tamu.


Irfan begitu senang saat melihat miya menghampirinya dengan senyum lebar


"sorry fan kelamaan nunggunya" ucap miya sambil duduk di sofa sebelah irfan


"ga papa miy,tumben senang benar kayanya" ucap irfan heran,


miya tersenyum,tanpa menjawab pertanyaan dari irfan


" oh ya sila kemana?" tanya miya


" tadi ada haris,lalu haris membawanya pergi entah kemana" jawab irfan sambil mengangkat bahunya


"aku yakin haris pasti tengah cemburu" ucap miya dalam hati


" miy" ucap haris


" hari ini aku mau menemui bibi aku di kampung,aku mau ngajak kamu"


" uh ya" ucap miya sumrengah


" kamu mau ga?"


" tentu saja mau,kapan?"

__ADS_1


" sekarang"


" tunggu bentar,aku siap-siap dulu" ucap miya yg mendapat anggukan dari irfan.


__ADS_2