TAKDIR CINTA PERTAMAKU

TAKDIR CINTA PERTAMAKU
rasa skit


__ADS_3

"masih sakit"ucap andre,


miya menggelengkan kepalanya,


"laen kali kalau mau kabur lht2 dl"ucp andre sambil tertawa,miya semakin kesal dengan sikap andre yg terus2n menertawai nya,miya mengambil sapu tangan dari tangan andre


"sana pergi,goe mau istirahat" ucap miya mau beranjak dari duduknya.


Belum sempat miya melangkahkan kakinya,andre menarik tangan miya dan jtuh di pangkuannya


"aaaaaa lepasin goe, " teriak miya berontak di pangkuan andre,memukul-mukul lengan andre


buknnya melepaskan andre semakin memper erat peluknnya,


"ckkk kasar banget sm pacar sendiri"


"pacar pala lo,lepasin ga goe teriak neh" ancam miya menggeliat,


" haaaa teriak aja,palingan juga di nikahin" tantang andre senang


miya mendelik menenguk andre yg tersenyum senang,


cupppp


andre mengecup pundak miya,membuat miya menggeliat geli,meliht miya yg semakin bergerak di pangkuannya membuat seseuatu di bagian bawahnya bangun,


cupppp


cuppp


cuppp


andre semakin gencar mengecup bagian belakang miya,dari pundak hingga lehernya

__ADS_1


"aaaa lepasin goe,dasar mesum,"


"diamlah....semakin kamu gerak,


aku semakin tidk bisa menahannya"gumam andre di telinga miya,


seketika miya diam mematung,merasakn sesuatu di balik celana andre yg bergerak


andre menupang dagunya di pundak miya,dan melingkarkan tangannya di pinggang miya


"ada hubungn apa kmu sama irfan?"bisik andre miya bergidik geli saat napas andre yg terasa di menggelitik di telinganya


miya berpikir sejenak mengapa andre tahu tentang dirinya dan irfan


"ga da apa2,emang nya kenapa?"


"aku liat kamu sangat nyamn saat bersamanya"


"buknkah kalau kt mencari teman harus seperti itu,


yg membuat kt nyamn saat bersamanya"


andre menghela nafasnya,dan menggenggam kedua belah jemari miya,yg masih terkunci di pangkuannya


"di sini,aku tak nyamn" tunjuk andre pada dada miya memberi tahu isi hatinya saat itu


miya menenguk andre yg masih menupang dagu di pundaknya,hingga tatapan mereka beradu yg begitu sangat dekat,hanya beberapa jengkal saja


miya mencoba mencari letak kebohongan di mata andre,namun semua hanya sia2


"buknkah kt sudh berakhir.? hubungn itu,rasa itu,sudah menjauh,sejauh kamu meninggalkan aku"


ucap miya dengan suara serak menahan tangisnya

__ADS_1


"lalu untuk apa merasa tidk nyaman?"sambungnya lagi


andre melunggarkan peluknnya....ttpannya berpaling dari wajah miya.,


miya menghapus air matanya dan berdiri dari pangkuan andre


"apakah kmu tidk ingin menanyakan alasan nya padaku?"ucap andre sedikt menunduk mencoba mengontrol emosinya saat ini


miya terdiam,perlahan miya membalikn badannya menghadap andre yg masih duduk di temptnya


"apakah kmu tidk ingin bertanya bagaimana kundisi ku saat hrus meningglkanmu?"andre kembali bersuara,dan kini ia menatap miya yg mematung berdiri di hadapannya


"ketahuilah,melupakan cinta pertama itu sangat menyakitkan untukku,bahkan saat melihtmu memanggil nm lki2 laen membuatku skit,"


andre tersenyum sejenak,senyumn pahit


"bahkan kamu tidk mengenaliku saat aku mencuba menghubungi mu"ucpnya lagi


glekkk tiba2 miya teringat dengan chat waktu itu yg ia kira itu adalah irfan,


"jd dia adlh andre" gumam miya dlm ht


Andre bangkit dari duduknya,dan meninggalkan miya begitu saja,andre berharap miya mengejarnya


namun jauh dari yg di harapkan, sampai di depan mobil andre melihat miya di kaca mobilnya yg menutup pintu rumahnya


andre tertunduk lemah merasakn butiran air mata yg jatuh di pipinya


rasa sesak memenuhi rungga dadanya bahkan sampai menjalar di kerungkungnnya


tak ingin berlama2 andre membuka pintu mobilnya dan meninggalkan tempat itu dengan perasaan sesak di hatinya,


tanpa andre ketahui miya yg menangis tersedu di balik pintu,merasakn perasaan yg sama,

__ADS_1


__ADS_2