TAKDIR CINTA PERTAMAKU

TAKDIR CINTA PERTAMAKU
50


__ADS_3

Seketika andre mengangkat tangannya menghentikan acara pertunangannya itu


semua mata tertuju pada andre,


dan andrepun menghentikan acara itu dan meminta maaf kepada para tamu undangan.


dan setelah para tamu undangan meninggalkan acara itu,Alex mulai gelisah,merasakan sesuatu yang ia takutkan akan terjadi,


" kenapa,apa yang kau lakukan?"


jolia tak terima andre memutuskan pertunangan secara sepihak.


Seorang anak buahnya andre menghampirinya dan menyerahkan berkas yang ia bawa


andre mambawa berkas itu dan tersenyum sinis,


lalu menghampiri alex yang sedari tadi sudah sangat gelisah


Andre melimpar berjas itu pada alex,dan reflex alex menyambut berkas yang di limpar andre


alex terbelalak saat melihat isi berkas di tangannya itu


" jelaskan padaku"ucap andre dengan tatapan penuh arti,


alex mengusap wajahnya gusar,tangannya kini sangat dingin karena takut


"a apa maksudnya,? aku tidak mengerti" kilah alex


sangat terlihat kebohongan dari gerak- geriknya


andre menendang alex hingga tersungkur,


kini amarahnya tidak terbendung lagi


jolia menghambur kepada alex mencoba membantu alex untuk bangun


" apa yang kau lakukan padanya" teriak jolia karena tidak terima kakaknya di perlakukan seperti itu


" tanyakan padanya,apakah benar dia kakakmu yang sesungguhnya"


jolia mengernyitkan keningnya tidak mengerti dengan maksud perkataan andre

__ADS_1


"apa maksudmu?" bentak jolia


'" dia bukan kakakmu" ucap andre


jolia menatap alex,yang sampai saat ini yang dia yakini adalah kakaknya


" dia hanya orang suruhan widiya,dia bukan kakakmu"


" bohong" teriak jolia,dengan berurai air matanya


" katakan padaku kak alex,kamu kakak aku kan?"


ucap jolia memelas,alex diam saja tak bergeming


walau tubuhnya terus saja di guncang- guncang oleh jolia


tiba- tiba mataya tertuju pada berkas yang di lempar andre pada alex,dia melihat foto keluarga dan juga kakaknya berserakan di lantai


jolia memungut berkas itu dan membuka isi dari berkas itu.


dan tiba- tiba,tubuh jolia limbung dan jatuh bersimpuh di lantai,


seketika tatapan matanya buram karena begitu terpokol dengan kenyataan yang ia ketahui


Tiba- tiba ponsel andre berbunyi dan ia melihat nama haris tertera di layar ponselnya


'" ada apa,kenapa kamu meninggalkan pesta?"


belum sempat haris menjawab,tiba- tiba andre mendengar bunyi tembakan, andre mulai was- was


" bang,widiya melarikan diri,kami mengejarnya,tapi sial riko ayahnya widiya sudah merencanakan semua,kami tengah di kepung"


ucap haris dengan suara tersengal,dan terdengar bunyi tembakan saling bersahutan


" katakan di mana sekarang posisi kalian?"


haris memberi tahukan di mana posisinya kini,


dan tanpa bertanya lagi andre bergegas kesana bersama anak buahnya


" kamu mau kemana?" cegah miya cemas

__ADS_1


"haris membutuhkan bantuanku,kalian pulanglah dulu,anak buahku akan mengantarkan kalian pulang"


" tapi.."sergah miya sambil memegangi lengan andre,


andre membelai lembut wajah miya


" jangan khawatir" ucap andre tersenyum,dan setelah itu bergegas pergi,


andre tidak memperdulikan alex yang mengerang kesakitan,dia benar- benar telah tertipu dengan permainan widiya,.


miya menghampiri jolia yang terlihat masih sangat syok.


" pulanglah bersama kami" ucap miya lembut


jolia menampik uluran tangan miya,


"aku tidak memerlukan belas kasihanmu"


herdik jolia


sila menghampiri miya,dia sangat geram dengan ucapan jolia yang masih saja sombong


"sudahlah miy,jangan perdulikan dia,toh dia juga tidak memerlukan bantuan kita"gerutu sila


sila menarik tangan miya,yang masih enggan pergi dari tempat itu.


sementara di tempat laen,haris sudah semakin terdesak,san sebagian dari anak buahnya juga sudah di mati tertembak,


" sial " gerutu haris saat mengetahui senjatanya pun kini sudah kehabisan peluru,


dan anak buahnyapun kini semua sudah tewas.


haris masih diam di tempat persembunyiannya sambil berpikir apa yang harus ia lakukan sekarang


riko ayahnya andre berjalan menuju tempat haris bersembunyi,dan mengarahkan senajatanya


"kali ini kaupun akan menyusul ayahmu di neraka haahaha"ucap riko penuh kemenangan


anak buah riko berhasil meringkus haris dan menyiritnya kehadapan widiya dan riko.


widiya berjongkok dan menjambak rambut haris kasar"kau kira semudah itu bisa menangkap aku hah !!!, kita lihat bagaimana kakakmu saat melihat kau mati di hadapannya" ucap widiya

__ADS_1


" ikat dia dan hajar dia sampai dia memohhon untuk mati" titah widiya pada anak buahnya


__ADS_2