TAKDIR CINTA PERTAMAKU

TAKDIR CINTA PERTAMAKU
Terpaksa pulang dengan mantan 2


__ADS_3

Sepanjang pejalanan,tak ada satupun dari mereka berbicara,suasana canggung tercipta di antara keduanya,


miya mencuri pandang pada andre yg tengah pokos menyetir,seulas senyum terukir di bibir miya saat menatap wajah andre,


" miy..." ucap andre


" jangan terus memandangiku seperti itu,nanti aku bisa salah paham" tambah andre lagi,dan berpaling menatap miya


Mendapat tatapan dari andre ,miya segera berpaling dan merutuki kebuduhannya sendiri karena ketahuan mencuri pandang,andre tersenyum dan kemudian kembali pokos menyetir.


Andre menghentikan mobilnya di sebuah restoran,


" kenapa berhenti"?" ucap miya penasaran


"aku lapar,dan kau juga belum makan selama di pesta tadi" jawab andre seraya keluar dari dalam mobil


"kenapa dia tahu aku belum makan? apa dia memperhatikanku selama di pesta tadi "


gumam miya, " huffhhh !!! jangan senang dulu miya, mungkin saja dia tidak sengaja melihatmu belum makan tadi" gerutu miya memaki dirinya sendiri


Hingga ia di kagetkan dengan pintu mobil di sampingnya terbuka,


" apa yg kau lakukan,,,? ayu keluar" ucap andre dengan sedikit membungkukan badannya memperhatikan tingkah miya yg sedikit aneh baginya


membuat miya semakin malu di buatnya.


"Kamu mau makan apa?" tanya andre setelah ia memesan tempat dan duduk di kursi yang termasuk kelas viv


"pak" ucap miya ragu- ragu,yang langsung mendapat tatapan tak suka dari andre,miya seakan tak perduli dengan itu


"kenapa?" tanya andre


"apa perlu kita memesan meja khusus seperti ini?"


",kenapa?"


miya mendengus kesal,dengan pertanyaan yang sama andre lontarkan,


"kita pesan meja biasa saja" gerutu miya,andre menyandar di kursi yang ia duduki dan bersedekap menatap miya

__ADS_1


"aku ingin bersantai sambil makan tanpa ada gangguan" ucap andre


"pesan makananmu" ucap andre lagi ketika pelayan datang membawakan buku menu makanan yang disediakan restoran itu


Setelah memesan makanan,pelayan itupun pergi mengambil pesanan mereka


" selamat ya " ucap miya seraya mengulurkan tangannya


"untuk apa? hari ini bukan ulang tahunku" ucap andre santai,miya berdecak kesal " selamat atas pertunanganmu"ucap miya lagi


"iti baru rencana belum teejadi" ucap andre lagi


ingin sekali miya memaki mantan kekasihnya itu atau menjitak kepalanya mungkin saja kepalanya itu tengan keseleo,


hingga akhirnya dua pelayan datang membawa pesanan mereka dan menatanya di meja dengan rapi,


setelah selesai merekapun pergi


"ayu makan !!" ucap andre sambil mengambil garpu di atas meja


"apa kamu tidak serius dengan pertunanganmu?" miya masih penasarn dengan ucapan andre


"aku tidak nafsu ma.....!"


belum sempat miya melanjutkan kata2nya


tiba- tiba andre memasukkan potongan steak kemulut miya,tentu saja kejadian itu membuat pipinya memerah baru kali ini ia mendapat suapan dari andre


"jangan bohongi perut sendiri"ucap andre dan kembali menyodorkan potongan steak kemulut miya


"a aku bisa sendirie" ucap miya gugup


bukannya berhenti andre malah menggeser tempat duduknya lebih dekat dengan miya,dan andre kembali menyuapi miya


"Rumantis sekali pasangan itu" bisik salah satu pelanggan yg tempat duduknya tidak jauh dari meja mereka.


"Mungkin mereka pasangan pengantin baru,lihat sikap manis suaminya,mungkin mereka sedang honymoon"sahut salah satu dari mereka


Miya tidak dapat menyembunyikan rona wajahnya yang memerah karena malu

__ADS_1


"jangan di pikirkan"ucap andre dan kembali menyudurkan potongan steak di garpunya pada miya


"berhentilah bersikap manis,mereka akan semakin salah paham"tulak miya,dengan muka masam.


Andre tersenyum senang,walaupun sebenarnya ia menginginkan itu adalah kenyataan,hanya saja masalah perusahaan, membuatnya harus menyakiti perasaan orang yang sangat ia cintai,


diam- diam andre menyelidiki tentang kematian ayahnya yang secara tiba- tiba,dan juga saham besar mereka yang baralih tangan seiring dengan kematian ayahnya


dan kini andre berkesempatan untuk masuk kekeluarga yang kini mengambil semua saham mereka yaitu alexander


kecurigaan andre semakin besar saat ada widiya disana.


Dan kini tanpa diduga ia bisa berdua bersama gadis yang sangat ia cintai,andre tidak ingin membuang kesempatan itu untuk lebih lama bersamanya


"kalau begitu bersandi waralah,agar terlihat nyata di mata mereka" bisik andre,miya menjauhkan wajahnya dari wajah andre yang tiba- tiba berbisik di telinganya,tapi dengan cepat andre meraih tengkuk miya dan ******* sekilas bibirnya


ingin sekali marah namun berbeda dengan hati dan tubuhnya yg seakn menerima semuanya


andre tersenyum sambil mengusap lipstik muya yg sedikit berantakan.


"Selamat malam tuan dan nyonya" sapa seorang menejer restoran itu


" kamu mempunyai penawaran diskon untuk kamar hotel viv khusus pengantin baru,apakah anda ingin mengambilnya?"ucap meneker itu ramah


" tapi kami bu....."


dengan cepat andre menggenggam tangan miya " tentu saja kami akn mengambilnya" potong andre


miya menghela napas gusar ,tak percaya dengan apa yg dilakukan andre


" apa kau sudah tidak waras" gerutu miya pada andre setelah menejer itu pergi


"aku sangat lelah,sebaiknya kita menginap saja,lumayankan diskon 50% untuk pasangan pengantin ba...!"


"aku bukn pengantinmu"potong miya


"ya....aku tau tapi setidaknya kau pasanganku malam ini,bukan aku yang meminta tapi kau sendiri yang memaksa masuk kedalam mobilku"ucap andre mengingatkan


membuat miya ingin sekali mencakar wajah tampan itu.

__ADS_1


__ADS_2