TAKDIR CINTA PERTAMAKU

TAKDIR CINTA PERTAMAKU
kembali ke istana itu


__ADS_3

"lama"ucap haris,tanpa menunggu persetujuan dari miya haris buru- buru menarik tangan miya,


langkah miya sedikit tertatih karena haris begitu cepatt menarik tangannya,


miya menoleh pada andre saat melewatinya


"kenapa dia bisa sesantai itu,sebenarnya ada apa?"


ucap miya dalam hati


andre mengiringi langkah miya dan haris dari belakang,namun langkahnya terhenti saat irfan mencegatnya


"maafkan saya pak,sebenarnya ada apa?"


tanya irfan penasarn,


"ibu saya ingin bertemu dengannya" tunjuk andre pada miya


"jadi keluarganya sudh saling kenasl" gumam irfan dalam hati,melihat irfan yang diam saja andre kembali melanjutkan langkahnya


"apakah pak andre akan kembali dengan miya?"


entah dari mana datangnya, irfan berani mempertanyakan perihal hubungn bossnya itu


andre menghentikan langkahnya,dan sedikit menoleh ke arah irfan


" sejauh mana kamu mengetahui tentang hubungan kami?" ucap andre seraya memasukkan tangannya kedalam kantong celananya


irfan sedikit gugup seketika tubuhnya menjadi panas dingin"tidak terlalu,tapi saya tau miya adalah mantan kekasih anda"ucp irfan dengan sedikit menunduk


"apa irfan begitu spesial hingga miya menceritakan tentang masa lalu kami"ucp andre dalam hati


"hn..lain kali jangan ulangi pertanyaan ini" ucap andre dan pergi meninggal kan haris yang masih diam ditempatnya

__ADS_1


saat sampai di parkiran andre terdiam sesaat menatap miya yang tengah bicara dengan haris


"mungkin kamu sudah menemukan penggantiku ,tapi itu akan lebih baek ,karena mungkin kita tidak akan bisa bersatu lagi" batin andre


dan kemudian kakinya melangkah menghampiri keduanya,


"ayo kita berangkat" ajak haris saat andre menghampiri mereka


"tapi kita mau kemana?"tanya miya penasaran dan sedikit melirik pada andre,sungguh saat ini hati miya tengah lari maraton,


"nanti kau akan tau"ucap andre sambil membuka pintu depan mobil


"eh kenapa kamu yang nyetir,sini aku aja"cegah haris,dan sedikit mendorong mendorong andre dan buru- buru masuk,


haris sengaja melakukannya,agar bisa membuat dua sejoli itu lebih dekat,


andre menghela nafas kesal pada adiknya itu


dan kemudian menatap miya yang tertawa kecil melihat tingkah haris yang ssdikit berlebihan itu,melihat tawa riang di bibir gadis itu,membuat andre sesaat tersenyum kecil,menatap gadis yang sampai kini tak terganti d hatinya


"kenapa goe sangat gugup seperti ini" batin miya


lagi- lagi andre menghela bafasnya,


"haris kau benar- benar mengerjaiku hari ini" gerutu andre dalam hati,dan kemudian ia membukakan pintu mobil untuk miya"masuklah" titahnya


"hah,,,benarkah dia membukakan pintu mobil untukku"ucp miya dalam hati


andre mengernyitkan keningnya,menatap miya yang diam saja dan senyum-senyum sendiri


"berhentilah tersenyum sendiri dan masuklah kedalam mobil"


blanggggg......seketika senyum miya menjadi hilang berganti dengan rasa malu yang luar biasa

__ADS_1


"bodoh,ada apa denganku" gerutu miya dalam hati yang merotoki kebodohannya sendiri


di perjalanan,


suasana canggung kembali tercipta,bahkan mulut


haris yg biasanya yang paling berisik benar- benar terkunci rapat saat itu.


"setelah pulang dari london,kenapa sikapnya berubah seratus delapan puluh derajat menjadi sangat dingin seperti ini" batin miya


"ehem," haris berdehem mencoba mencairkan suasana,


"bang,apa sebaiknya kita pergi makan dulu" ucp haris


menatap andre lewat kaca spiomnya


"tidak perlu kita makan dirumah saja,aku sudah telpon pelayan untuk memasak" sahut andre


"makan dirumah? apa maksudnya,mereka membawa ku ke istana itu lagi"kali ini miya benar- benar perang dengan batinnya sendiri


miya tidak tahu bagaimana dengan keadaan keluarga andre dalan satu tahun terakhir


sesampainya di kediaman wijaya,mereka di sambut tiya yang sudah berdiri didepan pintu rumah


"istana ini,sekarang aku kembali ke istana ini"


batin miya sambil keluar dlm mobil,menatap istana megah yang mmbuatnya teringat beberapa kenangan masa silam


"kak miya" teriak tiyas,seketika membuat tersadar dari lamunn nya,


tiyas berlari memeluk miya


akhirnya kita bertemu lagi,mama sangat merindukan mu"

__ADS_1


ucap tiyas


miya tersenyum kecil,membalas pelukan gadis mnis itu.


__ADS_2