
Haris duduk di bangku kosong sebelah miya yang tengah pokos dengan pekerjaannya,miya menoleh biasa saja pada haris ynag serius memandanginya
"napa?" tanya miya
"no" ucap haris nyengir,
miya tertawa kecil,dengan mata yang masih pokos pada laptop di depannya
"neh"miya menyodorkan hpnya pada haris,
"boleh nanya ga?" ucp haris,jarinya tengah bekerja mencari kontak wanitanya
"paan?" tanya miya singkat,
"kamu sama abang gimana?"
miya menghentikn pekerjaannya dan menatap haris
"sejak kapan kamu manggil abang,sama dia" ledek miya sambil tertawa
"emang dia abang aku,"ucap haris sambil mengirm kontak wanitanya dari hp miya ke hpnya
miya tertawa lagi,
"jadi gimana?" hris kembali mengulang pertanyaannya
"apaan,kamu nanya aja sama abang kamu sana," geruru miya kesal,haris tertawa kecil dan mengembalikn hp miya
" tanks" ucp haris dan kemudian beranjak pergi
tiba- tiba haris kembali berbalik dan menatap sekitarnya"kerjakan pekerjaan kalian jangan hanya bergosip saja"
seketika miya mendongak kan kepalanya,dan dia pun baru menyadari kalau sedari tadi dia dan haris menjadi pusat perhatian
,"kalau kalian bosan bekerja,dengan senang hati pintu keluar di sana" tunjuk haris dengan sedikit meninggikan suaranya
seketika suasana hening,mata tajam haris menatap sekeliling,tak ada satupun yang berani meninggikan kepalanya,semua terdiam dengan kepala menunduk
haris kembali berjalan menuju ruangnnya
"dasar bocah,ternyata bisa tegas juga,..pantes saja sila begitu menyukainya" gumam miya.
satu jam kemudian hp miya berbunyi tanda pesan lewat wattsap masuk
irfan "mau kekeday ga ada teman"
__ADS_1
miya tersenyum dan kemudian mmbalas wa dari irfan
miya "banyak kerjaan lgi lembur"
irfan "rajin amat, padahal amat ga serajin itu"
miya "kaya yang kenal sama yang namanya amat aja"
irfan membalas dengan GIff tawa ngakak
lima menit kemudian
irfan " dah selesai belum ?"
miya "lama"
irfan " aku samperin yah,tunda aja lemburnya"
miya " iya bosss"
irfan,dengan steker senyum imut nya😊😊😊.
Dan pada akhirnya mereka berdua meninggalkan kantor menuju keday milik miya.
miya duduk di sebelah haris setelh membawakan minuman kopi late pesanan irfan
"aku lebih suka nama kedai aja,lagian jarang- jarang kan nam kafe, kedai kopi gitu,berasa lebih sederhana" ucap miya dengan melipat tangannya di atas meja.
"lagian cuma kafe sederhana,bahkan kami cuma mampu nampung dua karyawan "tambah miya lagi
"lumayankan buat nyambung nyawa"sahut sila yang tiba- tiba datang,"hay fan,lama ga ke keday"sapa sila
irfan membls dengan senyumnnya
"beruntung bnget seh kamu dapat cowo ganteng mulu"
bisik sila,, yang di balas sikutan dari miya.
saat akan makan malam,Sila membuka pintu kamar miya,sila meliht miya tengah tertidur,karena tidk tega mmbangunkan akhirnya ia memutuskan untuk makan sendiri,
tinggg......
satu pesan chat masuk,sambil mengunyah makanannya sila memeriksa hpnya
"di luar dingin yach?"
__ADS_1
sila mengernyitkan keningnya,apa maksudnya
sila kembali memeriksa kontak pengirim
"haris" gumam sila, ponsel sila kembali berdering tapi kali ini satu panggilan,
belum sempat sila mengucapkan kata
haris "aku di depan pintu"
sila "pintu siapa"
haris " tetangga,.! .bodoh,pintu rumah kamulah cepetan dingin neh"
sila berjalan ke arah pintu depan dengan ponsel masih di depan telinganya,
sila menyisih sedikit gorden jendelanya untuk memastikannya,dan ternyata benar haris tengah nangkring di depan pintu rumah
sila mematikan sambungan telponnya dan membukakan pintu.
"hai" sapa haris
sila menyanndar di kosen pintu dan melipat tangan di dadanya,meliht wajah sila tanpa expresi membuat haris menggaruk tengkuknya yang tak gatal karena grogi
"ada apa?"tanya sila
"kangen" jawab haris
sila berdecak kesal,
"eh mau kemana" cegah haris saat sila mau baranjak
" msuklh,kamu mau masuk angin diluar terus" gerutu sila
" makasih sayang,"
cupp satu ciumn mandarat dipipi sila,
sila terperanjat sesaat dan kemudian, satu tabukkan mendarat di punggung haris membuat pria itu meringis smbil tertawa,
Sila buru- buru munutup mulut haris dengan tangannya
" ssstttt,berisik miya lagi tidur"bisik sila
haris mengernyitkn keningnya,apa hubungnnya antara miya tidur dan terbangun tuh mereka bukan lagi maen kucing- kucingankan,
__ADS_1
tiba- tiba senyum haris menyeringai di balik telapak tangn sila yang menutup mulutnya....