
Sepulang kerja miya tidak langsung pulang,
sudh lama ia tak kekedainya ,dan hari ini ia ingin mampir kekedainya itu.
Sesampainya di kedai miya di sambut sila yang tengah sibuk melayani pelanggan,namun ia tak sendiri
sila di temani haris kekasihnya,miya tersenyum
bersedekap melihat kekumpakkan sepasang kekasih itu.
Sila menghampiri miya dengan senyum cerianya
"muka kamu kusut amat,kenapa?" tanya sila
"apa lagi kalau bukan kerjaan" gerutu miya
sila tertawa sambil menyodorkan minuman dingin pada miya,miya mengambil dan meminumnya
Hari ini benar- benar melelahkan baginya,entah kenapa andre memberinya pekerjaan sangat banyak hari ini bahkan ia hrus bolak balik keruangan bosnya itu,hanya sekedar untuk membuatkan kopi dan mengambil makanan dari kantor sampai kerestaoran ,padahal tidak biasa- biasanya bossnya seperti itu.
"hari ini dia benar- benar membuat aku lelah,sepertinya dia sengaja mengerjai ku hari ini"batin miya
miya terkesiap ketika sila melambaikan tangannya
"ngelamun aja... bantuin"
"ga,ah aku lagi cape gini,lagian kan sudah ada pelayan gratis sekarang"
"ga gratis ntar malam di bayar kok" sahut haris seraya mengedipkan matanya
repleks saja sila menabuk pergelangan kekasihnya itu "mesum kamu ya"gerutu sila
"mesumnya kan sama kamu sayang" bujuk haris
"hennnn mulai deh pamir" cibik miya sambil berjalan keluar
"miy,mau kemana?" cegah sila
__ADS_1
"pulang,..eh malam ini aku ga ada di rumah,kalau masak jangan banyak"
"ya elah itungan banget seh,emang kamu mau kemana?"
"nemenin teman kundangan" ucap miya sekenanya dan berlalu pergi.
Sesampainya dirumah,miya langsung kekamar mandi,,..Dan satu jam kemudian ia pun selesai dengan ritual mandinya.....
Sementara itu andre,tengah duduk sendiri di balkon di kamarnya,...andre menatap pemandangan kota kelahirannya itu,sinar matahari di sore hari yang mulai meredup membuat sangat indah di pandang,
"kamu di sini sayang" sapa seorang wanita paruh baya,duduk di korsi roda dengan bantuan asesten ruamah tangganya
"mamah" ucp andre dan ia pun segera mengambil alih pegangn kursi roda dari asesten rumah tangga nya
andre mengisyaratkan kepada asesten rumah tangganya untuk meninggalkan mereka
"akhir- akhir ini mama perhatikan kamu sangat tertekan sayang" ucap mamanya andre sambil memegangi lengan anak sulungnya itu
"apa ada masalah dengan perusahaan?" tanya mamanya andre
andre tidak menjawab ia memilih untuk duduk di kursi di samping ibunya
pertanyaan mamanya membuat andre sedikit tersentak,namun kemudian wajahnya kembali berekpresi sperti tidak ada apa- apa
"bukankah kami sudah lama potos ma,
antara andre dan miya hanyalah antara karyawan dan bossnya"
raut sesal terlihat di wajah riska mamanya andre
"andai saja mama tidak ikut terpancing emosi papa mu, mungkin kamu tidk semenderita ini nak"ucp mamanya andre lirih
"sudahlah ma,kenapa harus menatap masa lalu,sekarang perusahaan memerlukan partner kerja,
andre akan menerima pinangan dari perusahaan xxxx untuk menikah"
kini air mata wanita paruh baya itu tak terbendung lagi,ia tak menyangka,nasib anaknya akan semenyadihkan seperti ini,mengorbankan kebahagiaannya demi keluarganya,.
__ADS_1
Malam hari pun tiba,tepat jam delapan malam irfan datang menjemput miya,ketika menjemput miya irfan hampir tak berkedip melihat miya yang begitu cantik dengan gaun putih dengan rambut panjang yang tergerai dan jepit putih sebagi pemanisnya
"kamu cantik banget miy," puji irfan sedikit gugup
miya menanggapinya hanya dengan tersenyum manis
setelah hampir setengah jam perjalanan merekapun sampai di tempat acara yang mereka tuju.
dengan sigap irfan membukakan pintu dan mengganding lengan miya
tiba- tiba seorang gadis manis menghambur menyambut kedatangan mereka
"kak irfan" teriaknya sambil memeluk pemuda tampan itu"makasih ya sudah datang ke acara lexa" ucap gadis itu yang bernama lexa,dan kemudian ia melirik kearah miya dan menyenggol lengan irfan dengan setengah menggoda
"siapa?"
" teman" bisik irfan
"ga yakin" cibik lexa pada irfan yg mendapat cubitan irfan di hidungnya dan gadis itu pun jadi masam di buatnya
"kenalin,ini miya,dan miya ini lexa teman kuliah aku dulu, tepatnya adik kelas" ucap irfan
"hai aku miya" sapa miya
" aku lexa,mama.... pacarnya kak irfan ya?" tiba- tiba saja lexa bertanya seperti itu membuat irfan menjadi salah tingkah sendiri,sementara miya hanya tertawa
"bukan,aku teman kerja nya irfan" jawab miya
"oh,ya udah aku kesana dulu yah,selamat menikmati acaranya" ucp lexa seraya melambaikan tngannya dan meninggal kan mereka berdua.
"miy,aku kesana bentar yah,ambilin kamu minuman" ucap irfn,yang mendapat anggukan dari miya
seperginya irfan,miya berjalan melihat- lihat suasana acara pesta itu,begitu banyak tamu dari kalangan bangsawan, bahkan miya sangat mengenal dari beberapa tamu bangsawan itu,karena miya dulunya seorng sekertaris wijaya yang sangat banyak memiliki partner bisnis kerja
tapi mereka mengacuhkannya seakan tak pernah mengenalnya sama sekali,miya tidak ingin bergabung, iya hanya mengamati dari jarak yang tak terlalu jauh,
tapi, degup jantungnya seakan terhenti ketika melihat seseorang yang baru saja datang dengan seorang wanita cantik ,yang bergelayut manja di sampingnya
__ADS_1
"andre" gumam miya dan repleks kakinya melangkah mundur saat melihat pemandangan itu