TAKDIR CINTA PERTAMAKU

TAKDIR CINTA PERTAMAKU
59


__ADS_3

tok tok tok


Miya menoleh kearah pintu


"Nona presdir,anda di tunggu di ruang rapat"


ucap pengawal yang ada di luar seraya membungkukkan badan.


" Ayu,saatnya perkenalan presdir baru" ucap miya seraya berdiri


"Ayu, kak juna temani tiyas" ajak tiyas pada juna


Miya melirik kearah juna yang nampak bimbang


" Kau boleh ikut" ucap miya kemudian


tiya bertepuk tangan girang dan segera menarik tangan juna untuk cepat berdiri


" Apakah tidak berlebihan,bukankah ini masalah frivat" pungkas juna


" cckk kak juna ini,bukankah kakak bukan orang laen" gerutu tiyas


sementara miya hanya menghela nafasnya tanpa menoleh kearah juna


dan berlalu pergi mendahului mereka.


Saat mereka masuk,semua yang ada di ruang rapatpun berdiri memberi hormat.


Miya mempersilahkan tiyas untuk berdiri di sampingnya.


Sementara Juna hanya berdiri di belakang mereka


" hey,bukankah dia presdir dari perusahaan xuan?, kenapa dia di sini?" bisik salah seorang di ruang rapat itu


Miya menoleh kearah juna yang tampak tidak terganggu sedikitpun


" benar,dia adalah salah satu lawan dari saham kita,kenapa dia ada di sini?" bisik yang laen


" ehem !!!!! "


miya berdehem untuk menenangkan suasana


" Perkenalkan,dia tiyas ananda wijaya,dia putri bungsu dari tuan wijaya" ucap miya dengan tegas


semua membungkukkan badan memberi hormat


" Mulai hari ini dia adalah presdir baru kalian "


'" berikan pidatomu" bisik miya


yang mendapat anggukan dari tiyas


Miya mundur kebelakang , memberi ruang pada tiyas untuk berpidato


dan saat mundur miya tak sadar kalau juna tepat di belakangnya


" upssss" pekik juna pelan,saat tubuh miya menubruknya

__ADS_1


repleks juna memegangi kedua pundak miya


dan membantu miya untuk berdiri tegak kembali


"sial kenapa setiap kali aku memeganginya,selalu saja jantung ini berdegup kencang"


batin juna,sambil memperbaiki jasnya


sementara miya hanya diam tak menghiraukan keberadaan juna,walaupun ia sedikit risih sudah dua kali pria itu memeganginya


Setelah tiyas menyelesaikan pidatonya mereka menuju keruang staf dan kembali memperkenalkan tiyas,


" Kak miya kita keluar yok cari hadiah buat kaka haris dan sila" ucap tiyas


" kau benar,dua hari lagi mereka akan menikah,bahkan aku sampai lupa mencari hadiah untuk mereka" ucap miya


" kak juna ikut yah" ajak tiyas lagi


kali ini miya sudah benar- benar tak nyaman


" hari ini aku sibuk,kau bisa mencarinya bersama dia"


tunjuk miya dengan nada sedikit marah


" kak miya" gumam tiyas dengan wajah murung


Miya menghela nafasnya menetralkan pikirannya kembali


" maaf ti," ucap miya lembut


" pergilah,"


"tuan juna apa kau bisa menemani tiyas?"


pinta miya pada juna


" pergila dari ruangan ini manusia menyebalkan" batin miya pada juna,ini kesempatan baginya untuk mengusir pria itu


" tapi tuan,hari ini kita banyak sekali skeju"sahut salah satu dari sekertaris juna,


" batalkan saja" ucap juna seraya meraih tangan tiyas


" ayo,aku temani kau mencari hadiah" ucap juna dengan lembut,membuat tiyas bersorak girang


Setelah hampir satu jam berputar- putar menaiki toko- toko dan botik - botik ternama akhirnya tiyas menemukan hadiah yang tepat menurutnya


Setelah itu juna mengajak tiyas untuk makan siang


" ti,apa kakak boleh bertanya?" tanya juna sambil memasukkan potongan steak kemulutnya


" tanyakan saja" ucap tiyas enteng


"Kenapa tante riska mempercayakan perusahaan pada wanita asing ?" tanya juna


" maksud kaka?" tanya tiyas tak mengerti


" bukankah miya adalah orang asing di keluarga kalian,walaupun dia adalah kekasih andre,tetap sajakan dia orang asing" ucap andre

__ADS_1


Tiyas tertawa kecil


"kakak terlalu berlebihan menilai kak miya"


juna mengernyitkan keningnya


" selain kekasih almarhum kak andre,miya juga masih sepupuan dengan kami" ucap tiyas


Dan tiyaspun menceritakan semuanya pada juna


" aku kasian sama kak miya,sampai sekarang dia menutup dirinya untuk urusan pribadi,dia mengurus kami semua,menggantikan tanggung jawab kak andre,sekarang dia menyerahkan posisi kak andre padaku,setelah ini kak miya akan meninggalkan kota"


ucap tiyas murung


" begitu besar cinta kak miya untuk kak andre" gumam tiyas lagi


Juna terdiam menyimak semua cerita tiyas,


selama ini cinta baginya hanyalah pemuas saat di atas ranjang saja,bahkan dia tak pernah menghiraukan berapa banyak uang yang ia hamburkan untuk wanita yang ia kencani dalam satu malam


Kemudian juna menggeleng seraya tersenyum


" kenapa kak juna tersenyum?" selidik tiyas


"wanita terlalu mengagungkan cinta,bersikaplah realistis" ucap juna santai


tiyas menendang kaki juna,membuat pria itu mengaduh


"saat kak juna mencintai nanti,aku yakin kak juna akan bucin, sebucin- bucinnya" gerutu tiyas


membuat juna tertawa terpingkal- pingkal


" menurutmu apakah wanita akan menolak pria sepertiku,selama ini merekalah yang mengejarku"ucap juna enteng,


tiyas hanya diam,


dalam hatinya membenarkan semuanya,bahkan dirinya pun mengagumi pesona pria itu.


*************************


mun maaf buat yang kecewa tentang alur cerita ini,


author hanya ingin menceritakan tentang realita cinta pertama yang tak semuanya bisa memilikinya,banyak hal yang membuat orang tidak bisa memiliki cinta pertama,di antaranya ,ada yang kehilangan cinta pertamanya karena orang ke tiga


dan ada juga karena takdir memisahkan


tapi di balik kehilangan pasti kita akan juga mendapatkan,hanya saja kadang kita tidak menyadari itu.


makasih bagi yang masih setia dengan karya author


ada komen yang bilang ga sesuai jodol


author bisa pertimbangkan mungkin perlu mengganti jodol.Menjadi #TAKDIR CINTA MIYA#


kasih saran dong 😭😭😭😭😭


__ADS_1


__ADS_2