Takdir Cinta Zhang Lin

Takdir Cinta Zhang Lin
Chap 47 : Berita Membawa Harapan! (Part 1)


__ADS_3

Kebangkitan


Satu kata penuh makna


Satu kata membuat hati yang luka kembali sembuh


Satu kata membuat jiwa yang sakit kembali sehat


Satu kata membuat rasa yang sedih kembali ceria


Semua yang semula berduka menjadi gembira


Semua yang semula menangis menjadi tertawa


Semua karena satu kata


kebangkitan


(By:Fanisa/xiaochan520)


...*****...


"Hudie, kolam apa itu?" tanya Jiantou penasaran.


"Kolam kehidupan." ucap Hudie singkat


"Kolam kehidupan? Apa maksudnya?" ucap Jiantou pelan sambil menunjukkan wajah bingung.


"Kolam kehidupan untuk menghidupkan jiwa yang sudah pergi dari jasadnya." ucap Hudie tersenyum sambil mengedipkan matanya ke arah Jiantou.


"Apa?" ucap Jiantou terkejut.


"Maksudmu kolam ini mampu membuat jiwa permaisuri Zhang Lin hidup kembali?" tanya Jiantou yang masih tidak percaya.


"Hm, benar sekali. Sekali lagi ibumu bisa dihidupkan kembali." ucap Hudie dengan tenang.


"Hm, bagaimanapun ibumu harus hidup. Dia masih memiliki 4 misi yang belum diselesaikan. Belum waktunya ibumu untuk mati." ucap Hudie dalam hati.

__ADS_1


Jiantou sangat senang mendengarkan berita gembira ini, dia tidak sabar untuk memberitahukan kepada ayah kaisar dan saudara-saudaranya. Dia tidak percaya, bahwa ibunya akan hidup kembali dan tinggal bersama mereka lagi.


Jiantou bersama Hudie mulai mengumpulkan semua tanaman obat langka, madu dari lebah emas, air sungai emas, dan terakhir air kolam kehidupan.


Setelah selesai mengumpulkan semua ramuan itu, Jiantou langsung bersiap-siap untuk keluar dari hutan terlarang.


"Hudie, apakah kamu akan ikut bersamaku ke istana?" tanya Jiantou penuh semangat.


"Aku tidak bisa ikut denganmu. Aku hanya bisa ke istana, saat ibumu memanggilku. Ketika ibumu sudah kembali hidup, maka aku akan menemuinya." ucap Hudie dengan lembut.


Setelah mendengar penjelasan dari Hudie, Jiantou langsung berjalan untuk keluar dari hutan terlarang. Hudie membantu Jiantou agar selamat keluar dari hutan terlarang.


Setelah keluar dari hutan terlarang, Jiantou melajukan kudanya dengan cepat agar sampai di istana kembali. Dengan bantuan kekuatan Hudie, Jiantou dapat kembali hanya dalam waktu 2 hari saja.


"Ge, aku pulang." teriak Jiantou memanggil Jian yang tidak terlihat dimanapun.


Jiantou terus berkeliling istana hingga sampai di kamar permaisuri Zhang Lin. Di kamar itu, dia melihat Jian dan Fang Qiu sedang menjaga ayah kaisar dan ibunda permaisuri dengan sangat ketat.


"Jiantou, kamu sudah kembali? Bagaimana keadaanmu?" tanya Jian dengan penuh kecemasan.


"Tenang saja, kondisi ayah kaisar masih stabil. Aku selalu menjaga kondisi ayah kaisar sesuai dengan petunjuk mu. Kondisi jenazah ibunda permaisuri juga masih bagus. Tubuhnya masih terawat dengan baik." ucap Jian dengan pelan.


Jiantou sangat senang mendengar penjelasan dari Jian tentang keadaan kedua orangtuanya. Dia merasa lega bahwa tidak terjadi sesuatu apapun selama dia pergi.


"Qiu, tolong ambilkan siapkan semua peralatan membuat obat ke dalam kamar ini." ucap Jian dengan tegas.


Setelah semua disiapkan dengan rapi, Jiantou mulai merebus semua bahan obat yang akan digunakan untuk mengobati kaisar Fang Yi. Jiantou berusaha keras membuat obat sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh Hudie. Selama sehari semalam Jiantou terus merebus obat itu dan keesokan harinya obat itu siap untuk diminum.


"Ge, tolong minumkan obat ini kepada ayah kaisar dan berikan energimu kepada ayah kaisar agar khasiat obat ini lebih mudah diserap dalam aliran darah ayah kaisar." ucap Jiantou dengan pelan dan tenang.


Jian langsung mengerti dan mulai melaksanakan semua yang diperintahkan oleh adiknya. Jian sangat berharap bahwa obat ini benar-benar dapat menyembuhkan ayah kaisar. Sepanjang malam Jian terus memberikan energinya kepada kaisar Fang Yi tanpa merasakan kelelahan.


Sementara Jian mengobati ayah kaisar, Jiantou membuat ramuan yang akan digunakan untuk menghidupkan jiwa permaisuri Zhang Lin. Jiantou masih menyembunyikan berita gembira kepada ayahnya dan kedua adiknya. Bagaimana pun juga dia tidak ingin memberikan harapan palsu kepada mereka. Jiantou akan memberikan berita gembira ini, ketika dia benar-benar yakin bahwa ramuan ini akan berhasil.


"Jiantou, apa yang sedang kamu lakukan? apa yang bisa aku bantu?" tanya Fang Qiu penuh semangat.


"Hm, kamu tidurlah. Besok baru gantikan aku untuk menjaga obat ini. Ok." ucap Jiantou lembut.

__ADS_1


Mendengar perkataan Jiantou, Fang Qiu sangat senang, bahwa dia bisa berguna dan melakukan sesuatu untuk kedua orang tuanya.


Sepanjang malam, kedua anak kembar ini berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk kedua orang tuanya. Hingga tanpa terasa suara kokokan ayam membangunkan sang surya untuk bersinar terang menyinari istana Fang.


Pagi hari sudah datang menghampiri mereka. Jiantou mencoba memeriksa ramuan obat yang sudah dibuatnya. Saat dia membuka tutup obat itu, dia sangat senang mengetahui bahwa ramuan obat kehidupan itu telah berhasil dibuatnya.


"Jiantou" teriak Jian yang membuat Jiantou terkejut dan langsung berlari ke arah Jian.


"Ada apa? Mengapa kamu berteriak seperti itu?" tanya Jiantou yang masih terkejut dan panik.


"Lihatlah ayah kaisar sudah membaik. Namun aku bingung, mengapa ayah kaisar belum membuka matanya." tanya Jian penasaran dan bingung.


"Hm, aku paham sekarang." ucap Jiantou pelan setelah memeriksa nadi dan kondisi kaisar Fang Yi.


"Ada apa Jiantou? Katakan!" ucap Jian penasaran.


"Syukurlah kondisi tubuh ayah kaisar sudah lebih baik dan racun ditubuhnya juga sudah berkurang. Hanya saja keinginan kaisar Fang Yi untuk hidup sangat kecil, sehingga pengobatan ini akan sia-sia." ucap Jiantou dengan lirih.


"Apakah tidak ada cara lain agar ayah kaisar tetap bersemangat untuk hidup?" tanya Jian yang masih cemas.


"Aku akan berusaha sebaik mungkin, agar kaisar Fang Yi bisa kembali sehat seperti dulu." ucap Jiantou sambil memegang tangan ayahnya dengan lembut.


"Ayah kaisar bangunlah. Apakah kamu tahu ayah kaisar, jika kamu tidak ingin bangun, permaisuri Zhang Lin akan berdiri dan memarahimu. Apakah kamu tahu bahwa permaisuri Zhang Lin bisa hidup kembali. Jadi ayah kaisar juga harus tetap bersemangat untuk hidup. Ok." bisik Jiantou lembut di telinga kaisar Fang Yi membuat Jian dan Fang Qiu penasaran.


"Jiantou, lihat ayah kaisar merespon perkataanmu." ucap Jian dengan sangat gembira.


"Jiantou, sebenarnya apa yang kamu katakan kepada ayah kaisar. Mengapa ayah kaisar tiba-tiba menjadi bersemangat?" tanya Jian dengan penuh penasaran.


"Nanti aku akan memberitahukan padamu. Sekarang jagalah ayah kaisar dengan baik. Aku akan mengecek pekerjaan Qiu." ucap Jiantou berusaha untuk mengalihkan pertanyaan Jian.


"Qiu, kamu istirahatlah biar aku yang menggantikan sampai selesai." ucap Jiantou dengan lembut.


Akhirnya ramuan obat kehidupan tercampur dengan sempurna. Jiantou menaruh ramuan obat itu dalam sebuah kendi kecil dan diendapkan selama sehari semalam dengan dibungkus oleh daun teratai.


Jiantou sangat bahagia karena ramuannya berhasil dibuat dan dia tidak sabar ingin memberitahukan tentang kabar berita bahagia ini ke semua orang.


...~Bersambung~...

__ADS_1


__ADS_2