Takdirku Bersamamu

Takdirku Bersamamu
bab1


__ADS_3

prolog......


Diana andriani ialah anak gadis dari Bapak Agri Wesnu dan ibu IKa. Diana memiliki adik laki-laki yaitu Dika yang duduk di bangku SMA kls 2. Diana berumur 24 tahun, postur tubuhnya lumayan menarik, dengan rupanya yang sangat cantik. diana selalu jujur dan bersikap tegas. dia tinggal bersama keluarganya dikota xxx yang hidupnya sangat sederhana. Diana juga bekerja di sebuah swalayan XXX.


sudah 2 tahun agri wesnu sakit-sakitan.


selama ini hanya diana yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. sementara ibu ika hanya mengurus papanya yang sedang sakit. DIana tidak pernah mengeluh untuk mencari uang. pagi hari dia bekerja di swalaya dab pada malam hari diana dan adiknya membuka warung nasi kuning di pnggiran jalan. disana juga banyak para pedagang yang menjual macam" makanan lainnya. terkadang kalau diana kerja sift malam, maka dika lah yang membuka warung mereka.


Sore ma!


iya sayang sore juga, sahut mama sambil mencuci daging yg akan di masak untuk makan mlm. "Bagaimana keadaan papa ma?"


keadaan papa mu sudah semakin membaik nak, ucap mama dengan raut wajahnya yg kusut . diana bisa merasakan kalau hati ibu ika sangat sedih saat ini.


tok.. tok..tok.. terdengar suara ketukan pintu di depan sana.


Oya, tolong kamu lanjutkan masaknya ya, mama mau buka pintu, siapa tau bibi kamu udah nyampe kata ibu.diana hanya mengangguk.


hey kalian sudah sampai ayo silahkan masuk!


ira & yani adalah adik dari ibu Ika


bagaimana keadaan mas agri? tanya ira


belum ada perkembangan sama sekali, bahkan mas agri harus cek up 3 kali seminggu. mbak juga tidak punya uang lagi untuk pengobatan mas kamu.


knapa si mbak nggak cerai aja sm mas agri? sambil berbisik


"APA? kamu sudah benar-benar gila ya?


aku setuju dengan kak yani, mbak.


dengan begitu hidup mbak akan lebih senang daripada sekarang, ucap ira. "iya, ngapain kamu harus mempertahankan mas agri yang miskin itu." semua tidak mudah seperti yang kamu ucapkan itu, bagaimana nasib anak" saya nantinya??


Mereka berdua sudah besar mbak,


lagiankan DIana bisa memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. "eh ada tante, ucap ku dan memberi salam.


kamu mau kemana di, udah rapi begitu??


saya mau berangkat kerja tan, sift malam hari ini. kalau begitu dian berangkat dulu ya ma, tante, mencium tangan mama dan tante untuk berpamitan.


***


ibu ika sangat gelisah dan tidak bisa tidur karena memikirkan ucapan kedua adik nya tadi. mama belum tidur? ucap agri memiringkan posisi tidurnya.


belum pa.


apa yang mama pikirkan??


tidak ada!

__ADS_1


singkat memunggungi suaminya


bagaimana ini? sebenarnya aku tidak sanggup lagi seperti ini


flasback


mbak harus pikirkan kata-kata saya!


saya hanya ingin hidup kamu berubah lebih manis. kalau kamu sudah cerai dengan mas agri, kamu bisa menikah lagi mbak, dan saya punya teman yang jauh lebih kaya dripada suami kamu itu, kata yani dengan senyum licik.


semua keputusan ada di tangan kamu mbak. kamu nggak usah memikirkan nasib dian, dia itu sudah dewasa dan bisa mengurus papanya. lagian dian itu selalu melawan kamu kan? jadi dia ngggak akan sengsara jika kamu pergi. tanpa mereka sadari, ada sepasang mata yang mengamati perbincangan ibu ika dengan kedua saudaranya.


kenapa mereka bisa berfikir seperti itu? batin agri wesnu, memutar arah kursi rodanya menuju kamar


*****


huaaayaaamm, uuhh badan ku pegel smua kata dian kepada rani sahabatnya.


yaahhh masa super hero lemah si. eh di ntar malem buka warung nggak?


"ya buka lah , ntar kalau aku gk buka warung, besok nya itu ya gk makan lagi, menatap dengan mata sayunya. "


ok, kalau begitu aku nanti mampir ke warung kamu ya. sekalian ada yang mau aku kenalin sama kamu, mengedipkan matanya


Cewek apa cowok?


ya cowok lah.


bodo amet, aku nggak peduli


huuuu, jadi jomblo abadi biar tau rasa kamu.


ih, kam menggantungkan kata-katanya lalu menunduk. "mmmhhh, udah selesai bergosip? tanya malik kepada mereka. malik adalah pemilik swalayan tsb.


maafkan kami pak, ucap rani.


apa bergosip itu adalah sarapan kalian aaa??? dengan suara tegas


kami bener" minta maaf pak, kami janji nggak akan bergosip lagi.


"ehh, kenapa kamu diam aja?


huuu,****** aku perlahan menatap malik


saya minta maaf pak.


sekali lagi kalian membuat kesalahan, saya akan pecat kalian, mengerti?


ba.. baik pak, jawab mereka serentak


****

__ADS_1


dreetttttt..... drettt....


(panggilan dari ~niko resek)


~ada apa? "


~eh selo dong, nggak usah ngegas kalee. gue udah nyampe di rumah loe ni. cepetan pulang!! (panggilan terputus)


di, aku pulang dulu ya sampai jumpa nanti malam daaaa..


yoiiiiii!!!


****


pagi ma!!


pagi juga di. oya, kamu bisa jaga papa sebentar nggak mama mau ketemu tante kamu dulu. loh, mau ngapain ma? baru juga kmaren tante dateng kerumah. kata tante yani ada keperluan penting yang harus di bicarakan. maaf kalau mama bohong sama kamu di.


ooo, yaudah!


ibu ika langsung pergi, tanpa berpamitan kepada suaminya. agri memperhatikan ika lewat jendela kamarnya, dia tau kalau istrinya pergi ke restoran xxx. karena tadi agri sempat mendengar perbincangan ika lewat telpon.


hatinya sangat kesal.


tokk... tok...


dian langsung masuk dan melihat papanya sedang berbaring sambil membaca koran.


papa mau makan apa? memeluk papa


papa belum lapar sayang, mengelus rambut anak gadisnya. "papa nggak boleh trlambat makan, supaya cepat sembuh."


iya!! bagaimana pekerjaan mu nak?


ya begitu lah pa, sejauh ini baik" aja. papa kan tau kalau anak gadis papa ini, teliti dalam bekerja.😊 anak papa memang hebat. maafkan papa nak, gara gara papa kamu harus bekerja keras


emmm...aku juga mau peluk papa, tidak mau kalah dgn kakak nya. anak papa udah pulang dan mereka bertiga berpelukan.


apaan si dek, kamu bau kringat ah.


kyk kamu aja yang paling wangi kak, niih makan tu jigoong. uuwwwweeeekkkk... kamu jorok ah.


kaburrrrrrrrr!!


agri terharu melihat tingkah laku anak-anaknya yang akan selalu dia rindukan.


***


maaf kalau ceritanya masih banyak typo. 🙏


mohon dukungan nya ya,, jangan lupa tekan tombol like, favorite & komentar...

__ADS_1


__ADS_2