Takdirku Bersamamu

Takdirku Bersamamu
bab 29


__ADS_3

kembali lagi huiiiii


mohon dukungannya ya gaes, tinggalkan like, komen, vote nya.


happy reading yauuuu...


***


sejenak rani tidak bisa mengedipkan matanya pandangannya tetap pada lelaki tua itu.


"rani, kamu disini juga kata agri menyapa rani? "


"mas kenal sama rani? "


"iya nggi, rani teman sama anak saya"


kalau begitu ayo masuk mas! ucap anggi mempersilahkan mereka namun rani tetap berdiam diri di depan pintu.


apa ini, oh tuhan bagaimana kalau niko dan dian melihat ini?


rani kenapa kamu masih berdiri disitu sayang? aa.. aa iya tante.


sayang, kemari lah.. panggil anggi ke niko dan diana. ayo sayang, mama udah panggil tuh..


niko dan dian berjalan bergandengan tangan dengan santainya. sesampai mereka di ruang tamu yang jelas terlihat punggung kedua lelaki itu. nah itu dia anak aku mas,


dap dip dup dap........


mas niko, kak dian suara dika.


aaaa.. mmmm a ada apa ini? kata niko dengan nadanya yang terputus-putus sementara dian hanya menganga tidak bergerak dari pandangan papanya.


apa kalian sudah saling kenal? kata anggi yang masih tersenyum manis.


"niko, ini om agri calon papa kamu sayang! "

__ADS_1


oh tuhan apa yang terjadi tentu saja ini sangat tidak lucu!


apa?? tidak mungkin ma, sontak niko mengalihkan pandanganya ke mama dan agri


niko memegang tangan dian, dan apa mama gak tau kalau om agri itu adalah papa diana.


jep,, seakan akan pisau tajam menghantam jantung anggi!


tidak mungkin! teriak anggi. mas jelaskan padaku ini tidak mungkin kan?


agri tidak mampu menjelaskan ini semua, dia terjatuh mendudukkan bokong nya ke kursi itu. ini sungguh sebuah mimpi buruk. niko menarik tangan dian mendekat ke mamanya.


ma, hentikan semua ini niko dan dian sangat mencintai. dian hanya menangis dan seakan akan susah untuk mengeluarkan sebuah kata"


ok, mungkin mamanya bisa mengalah untuk tidak menikah, tapi tetap saja masih ada penghalang hubungan mereka. sejenak suasana rumah itu begitu kacau, hanya suara tangisan dengan perasaan nya masing".


"niko mama kan pernah bilang, kalau 25 tahun yang lalu mama dengan om agri saling mencintai."


" itu hanya masa lalu ma,? berduduk disamping mamanya dan memegang tangan mama. "


"justru karena itu niko, kamu tidak bisa bersama diana. "


"apa nya yang tidak mungkin mas, semakin memberontak apapun yang terjadi kita akan tetap menikah! " ma??


diam kamu niko! mama akan tetap menikah dengan agri.


mama jangan egois begini dong ma, meremas rambutnya frustasi sementara rani mencoba menenagkan dian yang masih tergenang dengan air matanya.


plakkk.. satu tamparan di pipi niko. lancang sekali kamu meneriaki mama. mungkin sudah saatnya kamu mengetahui semua ini.


dengarkan saya baik" untuk kalian semua, kamu juga mas, menatap langit langit rumah dan menghembuskan nafasnya sebelum ia berbicara.


25 tahun yang lalu, sebelum kamu menikah dengan ika, aku sudah mengandung anak kamu mas, yaitu niko. semua anak mata mereka melalak, namun aku tidak pernah mengatakannya pada mu, aku mengurus anak ku sendirian.


dan kamu niko, selama ini mama sudah bilang kalau papa kamu sudah tidak ada lagi, semua itu karena mama berbohong dan om agri itu adalah papa kamu!

__ADS_1


mama juga tidak pernah menikah sekalipun.


tidak kalah terkejutnya sepasang kekasih itu mulai melemah. oh tidak,!!!!!!!!!!


hahahaha... suara dian mulai menyaring memenuhi ruangan itu. dia bertepuk tangan di hadapan agri. lucu..dan sungguh lucu hahaha.. tawanya seakan akan ingin membunuh seseorang di hadapannya. mulai mencengkram cengkram baju papanya,


seenaknya saja kau mempermainkan hidupku! hentaknya


dika juga mulai terlihat geram dengan rahang nya yang mengetat, melayangkan satu pukulan di wajah papanya.


kurang ajar!!


heii... hentikan!!!!! *teriak anggi.


kedua anaknya itu menyerang papanya dengan penuh benci. rani dan anggi mencoba menahan tangan dika yang begitu kuat. dian melepaskan papanya, dan terjatuh ke lantai*.


diana maafin papa sayang, papa tidak mengetahui semua ini dan papa tidak bermaksud menyakiti kalian.


"lepaskan aku, aku ingin menghajar lelaki itu. "


"diam kamu, jangan pernah memanggilku anak, kamu jahat! kamu dan mama menindaskan masa lalu mu padaku, aku benci di lahirkan aku benci!!! meremas remas rambutnya dan niko bangkit mendekati diana.


diana aku mohon jangan begini, memeluk tubuh diana untuk berhenti menjambak jambak rambutnya.


"lepaskan kakak saya brengsek! " kata dika yang mulai mencengkram niko dan mendorongnya menjahuh dari dian.


" hei jangan kurang ajar kamu dengan anak saya, kata anggi"


"diam kamu, kau dan laki" itu bagaikan binatang buas yang lebih kejam daripada serigala. kau sudah menghancurkan hidupku dan kakak ku. ayo kak, kita pergi dari sini! mengangkat tubuh dian dari duduknya ingin keluar dari api neraka itu.


dian, aku mohon jangan tinggalkan aku, aku sangat mencintaimu kata niko menahan tangan dian. lepaskan tangan mu, mulai saat ini jangan temui kakak ku lagi. dan tanggung dosa yang di berikan oleh mama mu karena sudah mencintai saudaramu sendiri.


"dika dengarkan papa dulu."


"diam kamu, mulai sekarang kami tidak membutuhkan mu lagi. "

__ADS_1


bergegas pergi menarik tangan kakaknya


**


__ADS_2