
malam ini adalah malam minggu, sudah hampir seminggu diana bekerja di perusahaan tsb.
ini sudah hampir jam 7 malam, bereka masih sibuk dengan berkas" yang bertumpuk di mejanya.
seperti perjanjian mereka, bahwa niko memberi waktu seminggu untuk menjawab pertanyaan nya minggu lalu.
kamu mau pulang di? tanya radit.
sebentar lagi pak. pak radit mau pulang ya?
iya, ayo pulang bersama!
bapak duluan saja ya, pekerjaan ku sedikit lagi baru kelar. mmm.. yasudah kalau begitu, saya duluan ya.
niko keluar dari ruangannya dan menuju ruangan dian. eh ada lo dit, belum mau pulang nih? tanya niko.
iya nik, gue mau pulang.
trus ngapain masih disini?
yaelah, lo pantang aja ngeliat gue bicara sama cewek, langsung...
lo sendiri ngapain ke sini? tanya radit.
ada yang gue bicarakan sama dian.
ooo yaudah kalau begitu, gue duluan ya.
setelah radit keluar, niko melirik dian dengan tatapan curiga.
kalian ngomong apa tadi?
gk ada, cuma membicarakan masalah pekerjaan kata dian yang masih fokus pada komputernya.
kamu udah makan di?
belum, dian merengek manja ke niko.
idihhh, gemes tau gk.. niko mencibir pipi dian dengan kedua tangannya.
aduh niko, sakit..
__ADS_1
ayo, kita makan.
kamu mau makan apa di?
aku mau makan sup iga 2 porsi.
kamu lagi ngidam ya, makan sebanyak itu?
tidak, aku sangat lapar nik.
baik lah nona..
beberapa menit kemudian pesanan mereka siap di hidangkan oleh pelayan restoran itu.
dian menyantap makanannya dengan lahapnya.
di, bagaimana dengan pertanyaanku minggu lalu?
huk.. huk..
ini minum dulu, niko menyudurkan juice orange .
dian berhenti sejenak mengunyah makanannya dan melihat niko.
iya, aku mau.
yes... ssss tanpa sadar niko menguatkan suaranya sehingga pengunjung lainnya melirik mereka.
niko, apaan sih?
maaf, aku kesenangan.
tapi aku minta sesuatu sama kamu nik.
apa, apa pun aku lakukan untukmu.
aku mau hubungan kita di privasikan terutama di kantor.
kenapa di?
aku tidak ingin mendengarkan gosip apapun nik, maka dari itu lebih baik kita menjalin hubungan seperti biasa saja.
__ADS_1
baik lah kalau itu mau mu kata niko.
jadi aku boleh dong panggil sayang sekarang,, dian tersenyum malu malu.
setelah selesai makan siang, niko mengantar dian pulang ke rumah.
selama di perjalanan mereka terus memperdebatkan curhatan yang tidak perlu di perdebatkan.
baru beberapa jam yang lalu mereka jadian, mmhhh sudah berdebat saja dan akhir cerita mereka saling tertawa.
huufff lampu merah membuatku geram kata niko. di kamu kok diam saja?
niko melihat dian yang sudah tertidur menyandarkan kepalanya di badan kursi.
ciihh kamu menganggapku sopir mu ya nona. bahkan tidur saja kau sangat imut begitu.
niko membelai rambut dian dan menyelipkan anak rambutnya.
niko mendekatkan pandangannya ke wajah dian.
tinnn... tinnn....
sontak niko sangat terkejut dan menjalankan kembali mobilnya.
30 menit berlalu mereka sudah sampai di depan halaman rumah dian.
dian, kita sudah sampai ayo bangun.
mmm... dian mengucek ucek matanya setengah sadar
maaf ya nik, aku tertidur.
gpp, kelihatannya kamu sangat capek.
makasi ya, kamu udah mengantarku pulang.
aku akan sedia menjadi supir mu dan mengantarmu kemana pun kau mau sayang.
niko meraih tangan dian dan mengecupnya.
kamu hati hati ya, dian membelai wajah niko dengan lembut.
__ADS_1
**