Takdirku Bersamamu

Takdirku Bersamamu
bab 13


__ADS_3

pagi pagi sekali dian mempersiapkan dirinya untuk mengantarkan surat lamaran ke perusaahan niko.


**


dian, semoga kamu berhasil ya nak, kata agri mencium kening dian saat dian berpamitan untuk pergi.


setelah sampai didepan area perusahaan itu, dian menyanggahkan kepalanya keatas menatap ujung dari bangunan perusahaan itu.


waahhhh.. ini beneran kantornya niko, gede banget ya gerutu dian sambil berjalan memasuki perusahaan itu.


sebelum berangkat tadi pagi, dian sempat menghubungi rani untuk menemaninya ke ruang rspsionis.


namun pagi ini rani tidak bisa menemani dian karena harus mengikuti rapat meething bersama atasannya.


silahkan mbak tunggu sebentar, saya akan memberikan lamaran anda, dan tunggu saja kabar dari kami.


baik lah, terimakasi bu.


3 jam kemudian, dian di panggil untuk melakukan interview besok pagi jam 8.


*mudah mudahan besok aku di terima bekerja di perusahaan itu batinnya.


~di kamu dimana? tanya rani.


~ aku mau pulang ran,


~loh kok pulang, bagaimana dengan interview mu?


~ besok aku harus datang cepat untuk melakukan interview.


~ oh kalau begitu persiapkan dirimu ya*.


**


~hallo?


~kamu dimana di? kok aku gk liat kamu datang ke kantor? kata niko.


~udah kok, tadi pagi aku datang ke perusahaan kamu, katanya besok aku melakukan interview.

__ADS_1


~oo begitu. kenapa kamu tidak menghubungiku?


~kata rani kamu ada meeting tadi pagi, jadi aku tidak ingin mengganggumu.


~ ya setidaknya kan kamu bisa ngabari aku di.


~ yaudah lah, jangan di perpanjang. kamu udah makan siang belum?


~ belum nih, pekerjaan aku baru kelar dan langsung menghubungimu.


~ yasudah makan geh, jangan telat telat makan loh.


~ siap sayang,, eh salah di, kirain udah jadi pacar hehhe


~ mulai deh...


dian, kamu udah pulang nak?


iya pa,


bagaimana hasilnya?


dian belum tau pa, besok dian akan di interview.


iya pa. papa mau kemana rapi begini?


papa mau ketemu sama teman lama papa. kamu mau ikut? ajak papa.


gak kok pa, dian mau beres beres dulu untuk persiapan ke warung nanti sore.


oh yaudah, papa berangkat ya sayang.


**


sambil membereskan perlengkapan memasak, dian teringat dengan pernyataan tentang rasa sayang niko terhadap dirinya.


ya jujur saja, dian juga merasa nyaman dengan niko, nyambung diajak curhat. dian jadi senyum senyum sendiri mengingat kejadian kemarin di taman.


mereka saling menceritakan tentang masa lalu. hihihi aku jadi penasaran bagaimana berpacaran dengan nya batin dian.

__ADS_1


**


jam sudah menunjukkan pukul 18,00 wib. dian segera mengemasi menunya di warung. belakangan ini dia sangat sibuk melayani pembeli karena harus bekerja seorang diri saja. belum lagi lewat online.


apa perlu bantuan mbak? tanya seseorang yang suaranya tidak asing bagi dian.


dian menoleh dan melihat niko dengan senyum manisnya.


kamu kok kesini?


emang gk boleh ya?


ya boleh, ayo silahkan duduk. aku buatkan makan ya!


gk usah di, kamu sangat sibuk kelihatanya biar aku bantu ya.


gak gak, kamu juga pasti capek, aku bisa melakukan ini sendiri nik.


gpp kok, mana yang harus aku bantu?


dian memberikan menu pesanan itu untuk di antar ke orangnya.


niko mencolek pinggang dian dengan jari telunjuknya.


ihh niko, geli tau.


hehe biar gak tegang kali muka nya.


ya namanya kerja, jadi harus fokus. ini sudah jam 12, kamu gak pulang?


aku nunggu kamu sampai tutup aja di.


tidak perlu, lagian ntar lagi juga bakalan tutup kok. sebaiknya kamu pulang ya, ntar mama kamu nyariin keberadaan anak gantengnya.


aku ganteng ya di? ledek niko mendekatkan pandangan mereka.


huuu pantang juga di puji, hehhe iya kamu ganteng.


niko gitu loh..

__ADS_1


***


jangan lupa dukung ya kak, tekan like, komen and vote.


__ADS_2