
**
dian menarik tangan niko kedalam warung. dia mengambil kotak p3k di dalam lebari kecilnya. dian mengobati luka niko dengan perlahan. sementara dia hanya diam tidak mengeluarkan sepatah kata apapun.
niko menatap dia. awww..... sakit (meringis)
pelan pelan dong di..
"kenapa sih ,kamu harus brantm sm malik? dengan nada kesal"
"aku hanya mau melindungi kamu dari laki" itu di, aku gk mau dia ganggu kamu terus."
"tolong kamu jangan pernah berurusan sama malik, dia itu laki-laki berbahaya. kata dian.
"aku gk takut di, aku akan jaga kamu.. (niko memegang tangan dian dan menatap dian dengan tatapan penuh kasih sayang.)
seketika dian tersadar melepaskan tangan niko dan berdiri .sebentar aku tutup warung dulu, habis itu kita pulang. niko hanya mengangguk.
selama di perjalanan mereka hanya diam membisu. sesekali niko melirik dian.
apa kamu sedang marah di?
mhh,.. gk kok. aku hanya gk mau kamu berantem lagi sm gorilla itu.
iya... iya. ,jawab niko tersenyum.
mereka telah sampai didepan rumah sederhana itu. sementara dian menurunkan perlengkapan yang dia bawa tadi, niko juga ikut membantu.
"kalau begitu aku pulang dulu di, kamu langsung istrahat ya"
"aku minta maaf ya nik, sudah ngerepotin kamu. aku jadi merasa bersalah sama kamu. (menunduk). niko mengangkat dagu dian, ini bukan salah kamu di, aku akan berusaha jaga kamu dari laki" itu. ucap niko
__ADS_1
terimakasi ya nik, kamu sudah baik sama aku. oya, besok kan minggu, bagaimana kalau kita pergi nonton? ajak niko.
iya aku mau,..
yaudah kalau begitu aku jemput jam 10 ya.
kamu masuk gih, langsg istrhat ya. aku balek dulu...
ok. kamu hati-hati ya.
ok...
sementara agri memerhatikan mereka lewat jendela kamarnya. dia kluar dan menemui dian.
kamu udah pulang sayang?
iya pa, kok papa belum tidur?
ia pa, baru aja pulang.
dia laki" baik dan bertanggung jawab sayang, papa suka kamu dan niko lebih dr sekedar teman. dia bisa jaga kamu.
papa jangan terlalu mikir yang aneh" deh, niko juga belum tentu suka sama dian. lagian ya, dian mau fokus cari kerja dulu pa. jawab dian
kamu jangan terlalu capek mikirkan pekerjaan sayang, papa kan sudah sehat. jadi mulai besok papa akan bantu kamu di warung.
papa yakin udah sanggup?
iya sayang, papa udah sehat. ya sudah kamu mandi dan langsung isthat ya.
iya pa.. slamat malam.
__ADS_1
**
dian sangat gelisah tidak bisa memejamkan matanya. pikirannya melayang-layang tanpa arah. dia mengingat ancaman malik.
**flashback**
3 hari yang lalu dian mencoba melamar pekerjaan di perusahaan xx.
dia diberi kesempatan untuk melakukan interview.
tenang dian,,,,,, kamu pasti bisa (batinnya)
sekarang giliran dian untuk melakukan interview.. dian mengetuk pintu...
masuk.....
selamat siang pak, ucap dian tertunduk.
kamu....???? sentak malik terkejut.
dian mengenal suara tsb, perlahan dia melirik malik dengan tatapan takut.
pak malik???
malik melirik dian dengan tatapan membunuh. apakah kamu punya nyali yang kuat untuk bekerja disini??
di swalayan saja cara kerja kamu sangat buruk, apalgi akan bekerja disini. saya tidak akan memperkerjakan org seperti kamu disini. kamu hanya pantas jadi ob. (mencampakkan surat lamaran dian)
maaf pak., seandainya saya tau dari awal kalau ini perusahaan milik bapak, saya tidak akan pernah mengajukan surat lamaran, kata dian.
berani sekali kamu.....
__ADS_1
plakkkkkkkkk.......