
"dika kamu gpp kan dek, kalau kakak tinggal untuk sementara waktu, sebentar lagi kamu sudah tamat sekolah, jadi kamu bisa menyusul kakak ke papua. "
"aku gpp kak, tapi aku mengkhawatirkan mu sendiri di sana. "kamu jangan khawatir dek, kata pak retno, kakak bisa tinggal di asrama kantor itu. jadi kakak juga pasti banyak teman kan? dan yang terpenting kamu harus menyelesaikan sekolah mu dan mendapat nilai yang bagus. kamu harus jaga diri baik" disini ya dek! maafkan kakak karena telah meninggalkan mu sendiri saat seperti ini.
"udah ya kak, kita gk usah mengingat ingat itu lagi. dika akan baik baik saja disini. dika janji akan belajar yang rajin kak, dan berusaha mendapatkan beasiswa di fakultas terkenal di jepang itu. "kamu pasti bisa sayang. "
**
dian memeluk adiknya berkali kali untuk melakukan salam perpisahan. dian akan berangkat ke kota perantauan untuk bekerja membiayai hidupnya dan juga dika. setelah pesawat mendarat di bandara papua, dian melambaikan tanganya ketika melihat namanya yang di tulis diatas kertas dan di pegang oleh seorang utusan kantor untuk menjemputnya. mereka memecahkan keheningan didalam mobil dengan berbincang bincang tentang biodata diri dan pekerjaan. jarak kantor tersebut cukup jauh dari keramaian kota. sebelumnya rani sudah pernah bercerita mengenai perusahaan paman nya itu. tempatnya memang di daerah plosokan, namun gajinya juga lumayan tinggi.
proyek yang sedang di bangun yaitu sebuah wahana boom
"diana, saya harap kamu betah tinggal di tempat ini, kata pak retno. "
__ADS_1
"terimakasi pak, saya akan berusaha se baik mungkin nantinya". baik lah kalau begitu besok kamu sudah bisa mulai bekerja. panggil saja saya paman kalau berada di luar kantor, jika kamu tidak sibuk, maka bermain lah kerumah disana ada tante kamu juga. para karyawan lain nya juga sering berkunjung ke rumah kami yang tidak jauh dari asrama ini.
"baik lah paman, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih. "
setelah kepergian pak retno, dian segera membersihkan diri karena sudah terlalu lengket selama di perjalanan.
asrama ini memang masih kuno di banding dengan kota, tapi itu tidak masalah bagi nya setelah selesai mandi, dian menghubungi dika untuk mengabari kalau dia sudah sampai di papua. sore hari dian berbincang bincang dengan para karyawan lainnya untuk beradaptasi dengan mereka dan lingkungan sekitarnya..
**
diana segera menyiapkan dirinya serapi mungkin untuk masuk hari pertama bekerja di perusahaan itu. karena dia pintar, jadi mudah baginya beradaptasi menguasai bidang pekerjaannya.
" hai, kamu pegawai baru ya disini kata seorang pria yang berkulit hitam manis,"
__ADS_1
" iya, saya diana pak."
"oh diana, baik lh selamat bekerja ya, nanti setelah pulang kerja kita bisa lanjutkan perkenalan ini"
baik lah pak!!
diana tetap memfokuskan membaca satu persatu berkas yang ingin dia kerjakan, tadi pagi bu ima sudah menjelaskan beberapa hal yang penting mengenai pekerjaannya.
kenapa kepala ku terasa berat ya, batinnya
"diana, apa berkas yang saya kasih tadi pagi sudah selesai? soalnya nanti jam 3 sore saya harus mengirim berkas itu ke pak retno."
sebentar lagi akan selesai bu! setelah ini saya akan antar ke ruangan ibu.
__ADS_1
baik lah! tersenyum