Terhanyut Dalam Perasaan Terlarang

Terhanyut Dalam Perasaan Terlarang
MENGAKUI KESALAHAN


__ADS_3

Malam ini setelah makan malam Arian dan Alexa duduk berdua di sofa kamarnya.


" Mas ada yang ingin aku katakan padamu." Ucap Alexa.


" Katakan saja! Kenapa harus meminta ijin sayang?" Arian mengelus kepala Alexa.


Alexa beringsut menghadap Arian. Keduanya saling bertatapan.


" Mas aku ingin minta maaf, aku telah melakukan kesalahan besar di belakangmu." Ucap Alexa.


Alexa mengambil nafas dalam dalam.


" Kesalahan apa sayang?" Tanya Arian.


" Aku mengkhianatimu."


Jeduar......


Bagai di sambar petir di siang bolong, tubuh Arian terasa kaku. Cinta yang telah ia jaga selama ini mendapat pengkhianatan dari istri yang sangat ia cintai.


" Maafkan aku Mas!" Alexa menahan tangis sekuat mungkin.


" Bagaimana bisa kau melakukan semua ini pada Mas sayang? Siapa orang yang telah menggantikan Mas di dalam hatimu?" Selidik Arian menahan sesak di dadanya.


" Aku tidak bisa memberitahumu siapa dia, awalnya aku hanya.........


Alexa menceritakan bagaimana awal kisahnya dengan Frans di mulai sampai pada...


" Aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan terlarang ini Mas, tapi ternyata keputusanku justru membuat petaka untukku. Karena keputusanku ini dia mabuk berat, pegawai club memintaku untuk menjemputnya. Dengan bodohnya aku membawanya ke apartemen Mas dan.... Dan... " Alexa menjeda ucapannya.


Ia menatap Arian dengan takut.


" Dan apa?" Tanya Arian.


" Dan kami melakukan hal yang tidak semestinya kami lakukan." Alexa memejamkan matanya bersiap jika Arian akan mendaratkan tangannya ke pipinya. Tapi sepertinya tidak terjadi.


Arian mengepalkan tangannya dengan erat tangannya.


Alexa membuka matanya menatap Arian.


" Maafkan aku Mas hiks... " Kali ini Alexa tidak mampu membendung air matanya. Bagaimana pun ia masih sangat mencintai Arian.


" Lalu Mas harus bagaimana? Apa Mas harus memaafkanmu dan menganggap semua ini tidak pernah terjadi pada pernikahan kita? Atau Mas harus bersikap keras padamu? Mas di sana kerja sayang, berjuang demi masa depan kita. Mas tahu Mas salah karena telah membuatmu kesepian, tapi bukan hanya kamu saja yang merasakan itu. Mas juga kesepian di sana sayang... Tapi Mas selalu menjaga cinta dan kepercayaan ini. Bukan karena Mas tidak ada yang mau tapi Mas selalu menolak mereka yang datang menghampiri karena Mas sangat mencintaimu. Mas tidak mau membuatmu terluka, Mas tidak mau menyakiti hatimu tapi apa? Kau di sini malah bermain dengan pria lain." Ucap Arian frustasi.


" Hiks... Hiks... Maafkan aku Mas! Aku sangat menyesali perbuatanku." Hanya kata kata itu yang keluar dari mulut Alexa.


" Entahlah! Mas tidak tahu harus bagaimana." Ucap Arian meninggalkan Alexa.


" Hiks... Hiks.... Maafkan aku Mas." Alexa terus menangis menyesali perbuatannya yang telah menyakiti suaminya.


Alexa memikirkan bagaimana yang terbaik untuk mereka berdua. Setelah lama berpikir akhirnya ia mengambil keputusan yang menurutnya tepat dan adil untuk mereka berdua.


Alexa menurunkan kopernya dari atas almari. Ia memasukkan baju bajunya ke dalam sana.

__ADS_1


Ya... Ia mengambil keputusan untuk berpisah dengan Arian. Ia tidak mau membuat Arian semakin tersakiti dengan melihat wajahnya setiap saat. Alexa cukup tahu diri dengan kesalahannya yang tidak bisa di maafkan. Tubuhnya sudah terjamah oleh pria lain.


" Jangan menangis Alexa! Atau semuanya akan terasa berat." Alexa mengusap air matanya.


Alexa turun ke bawah dengan menyeret kopernya. Arian yang duduk di ruang keluarga segera menghampirinya.


" Kamu mau kemana?" Tanya Arian menatap Alexa.


Grep....


Alexa memeluk Arian dengan erat.


" Hiks... Maafkan aku Mas, maafkan aku yang telah meninggalkan luka sedalam ini. Aku berharap kau bisa melupakan aku, carilah kebahagiaanmu sendiri Mas." Ucap Alexa.


Arian menangkup wajah Alexa.


" Apa maksudmu sayang? Kau mau meninggalkan Mas dan hidup bersamanya?" Selidik Arian.


" Aku memutuskan untuk berpisah Mas. Kesalahanku tidak bisa di maafkan." Ucap Alexa.


" Bagaimana kau bisa mengambil keputusan ini sendiri sayang? Mas memaafkanmu, Mas akan melupakan semua pengkhianatan tapi jangan meninggalkan Mas sendiri."


Alexa menatap Arian,


" Hiks... Hiks... " Alexa semakin terisak mendengar ucapan Arian. Ia semakin merasa bersalah telah mengkhianati suami yang sangat baik.


" Sayang jangan menangis! Kita lupakan saja masalah ini! Mas memaafkanmu dan menerimamu kembali bagaimanapun keadaanmu sayang." Ucap Arian memeluk Alexa.


Untuk beberapa saat Alexa nyaman berada dalam pelukan Arian. Setelah itu ia melepaskan pelukannya lalu mengusap air matanya.


" Sayang tapi aku mencintaimu." Ucap Arian.


" Mas... Cintaku begitu menyakitkan untukmu, aku akan membawa rasa sakit ini sejauh mungkin agar kau tidak merasa tersakiti lagi. Ku mohon hargai keputusanku. Setelah ini lanjutkan hidupmu dengan penuh kebahagiaan Mas, maaf aku tidak bisa terus berada di sisimu." Ucap Alexa.


" Kenapa tidak bisa?" Tanya Arian.


" Setiap melihat wajahmu rasa bersalah dan penyesalan ini semakin mendalam Mas, aku akan semakin tersiksa dengan penyesalan ini Mas. Aku menghancurkan hidupku sendiri dengan pengkhianatan ini, sekali lagi maafkan aku! Surat perpisahan akan segera aku kirimkan Mas." Ucap Alexa.


Alexa keluar dari rumahnya dengan membawa kopernya. Arian hanya menatapnya saja dengan perasaan sedihnya.


Alexa melajukan mobilnya menuju apartemennya.


...****************...


Di rumah Frans, ia juga sedang duduk berdua dengan Sinta. Frans menggenggam tangan Sinta sambil menatapnya.


" Sayang, ada sesuatu yang aku sembunyikan darimu selama ini." Ucap Frans.


" Apa itu Mas?" Tanya Sinta.


" Sebenarnya selama ini aku tidak hanya mencintaimu."


Deg...

__ADS_1


Jantung Sinta terasa berhenti berdetak. Ka menatap Frans dengan tatapan yang entah.


" Sejak kapan?" Tanya Sinta.


" Sejak dulu sebelum aku menikah denganmu. Dan akhir akhir ini aku menjalin hubungan dengannya, sampai tadi malam terjadi sesuatu di luar kendaliku. Aku memaksanya memuaskan nafsuku tanpa aku sadari." Ucap Frans merasa bersalah pada Alexa.


" Aku juga menyembunyikan sesuatu darimu Mas." Ucap Sinta.


Frans mengerutkan keningnya.


Sinta menarik tangannya dari genggaman Frans.


" Aku juga menjalin hubungan dengan pria lain."


Jeduarrrr


Serasa dunia ini runtuh, Frans sangat terkejut dengan pengakuan Sinta.


" Aku tidak akan bertanya siapa wanita itu tapi aku juga tidak akan mengatakan siapa pria itu Mas. Sudahi hubungan kita sampai di sini! Mari berjalan mencari kebahagiaan masing masing. Aku akan pergi dari rumah ini, segera kirimkan surat perpisahan, aku menunggunya." Ucap Sinta.


" Apa ini keputusanmu? Pikirkan baik baik Sinta!" Ucap Frans.


" Aku sudah memikirkannya Mas, aku akan menikah dengannya. Maafkan aku!" Ucap Sinta.


" Baiklah jika ini keputusanmu, semoga kau bahagia." Ucap Frans.


Frans masuk ke ruang kerja memikirkan bagaimana kedepanya.


" Alexa." Gumam Frans.


Frans segera menelepon Alexa.


Tut... Tut....


Telepon tersambung tinggal menunggu Alexa mengangkatnya.


" Hallo Frans." Sapa Alexa di sebrang sana.


" Bagaimana Xa? Apa Arian memaafkanmu?" Tanya Frans.


" Iya Frans, Mas Arian memaafkanku dan pernikahan kami baik baik saja. Bagaimana dengan Sinta? Apa dia mau memaafkanmu? Apa pernikahanmu baik baik saja?" Tanya Alexa.


" Iya." Dusta Frans.


" Kalau begitu selamat ya, sesuai perjanjian kita jangan menghubungi aku lagi! Berbahagialah Frans." Alexa mematikan sambungan teleponnya.


" Hiks.... Maafkan aku Frans! Aku tidak bisa mengatakan yang sebenarnya. Semoga kau bahagia." Ucap Alexa.


Bagaimana kisah mereka selanjutnya?


Akankah mereka bertemu di kemudian hari?


Jangan lupa tekan like untuk mendukung karya author semoga sehat selalu...

__ADS_1


Miss U All....


TBC...


__ADS_2