Terhanyut Dalam Perasaan Terlarang

Terhanyut Dalam Perasaan Terlarang
TERNYATA BAPER BUKAN CINTA


__ADS_3

Hingga pagi menjelang Frans sama sekali tidak membalas chat dari Alexa. Di sinilah Alexa mulai gegana.. Gelisah galau merana. Ia menatap ponsel pada layar chat Frans. Online... Namun tidak ada tanda tanda ia mengetik.


Tak sabar dengan sikap Frans. Alexa mengirimkan video yang ia download dari aplikasi bergambar gunting.


Hanya centang biru...


" Fransss.... Kau membuatku tak karuan begini sih! Tega banget kamu. Setidaknya balas apa kek pesanku." Gerutu Alexa.


Alexa mengirimkan sebuah video yang intinya ia tidak akan menghubungi Frans lagi walaupun ia merindukannya.


Aku paham kodemu Frans ~ Me


Lagi lagi hanya centang biru saja.


Hingga sore hari Alexa menjadi kacau. Pekerjaan rumah terbengkalai, membuat naskah novel tidak di lakukan, yang ada hanya berguling guling di ranjang saja.


Ia tidak terima dengan sikap Frans yang seperti ini. Ia merasa Frans membalas dendam padanya.


" Apa dia sengaja melakukan ini padaku? Apa dia sengaja balas dendam padaku karena aku pernah menolaknya dulu? Ya Tuhan... Aku bingung dengan perasaanku sendiri. Sebenarnya apa sih yang aku mau! Aku sendiri kan yang menginginkan mundur dari hubungan ini? Lalu kenapa justru aku yang tidak bisa melepasnya? Aku harus bertanya padanya. Aku harus memastikan semuanya." Monolog Alexa.


Malam hari saat melihat nomer Frans online, Alexa segera mengirim pesan padanya.


Aku ingin memastikan sesuatu.


Kau telah membuatku tak karuan, semua pekerjaanku terbengkalai, bahkan aku tidak bisa setor naskah karena tidak bisa berpikir sedikit pun, tolong jangan lakukan ini padaku Frans.


Kenapa kau mengabaikan chatku? Aku merasa kau balas dendam padaku karena dulu aku pernah menolakmu.


Balas chatku atau aku akan ke rumahmu sekarang juga menanyakan langsung padamu ~Me


Tak lama Frans membalas pesannya.


Tidak ada yang balas dendam Xa, aku tidak marah, membencimu ataupun apapun itu, aku malah ingin kita menjalin kekerabatan.


Tersenyumlah! Fokus pada kariermu! Dan lanjutkan hidup dengan semangat ~ Frans


Alexa menghela nafasnya.


Mungkin kau bisa melanjutkan hidup dengan baik, tapi aku tidak bisa Frans... Hatiku sakit.. bingung dengan perasaanku sendiri. Aku takut Frans... Takut kehilanganmu dan takut ketahuan oleh suamiku.


Ibarat kata bertahan sakit melepas pun sulit, aku terlalu jauh melibatkan hati dalam hubungan ini ~Me

__ADS_1


Aku juga melibatkan hati dalam hubungan ini Xa, tapi setelah aku berpikir mending kita fokus pada keluarga masing masing ~Frans


Baiklah kalau ini maumu tapi bisakah kita bertemu untuk yang terakhir kalinya? Aku ingin memastikan hatiku kalau aku bisa melepasmu dengan ikhlas.. Ku mohon Frans... ~Me


Maaf untuk saat ini aku tidak bisa, aku ingin menata hatiku terlebih dulu Xa. Aku mohon maklumi aku! Lain kali aku akan menemuimu ~Frans


Kenapa? Kenapa tidak sekarang saja agar semuanya cepat selesai. Datang padaku dan bawa pergi perasaan ini! Perasaan ini menyakitiku Frans... Aku tidak kuat menahannya. Ini terlalu sakit... ~Me


Sakit..... Sangat sakit sekali jika saling mencintai tapi tidak bisa memiliki.


Ikhlas... Satu kata yang mudah di ucapkan tapi sangat sulit di lakukan oleh setiap orang.


" Hiks... Hiks... " Air mata mengalir deras di pipi Alexa. Ia memukul mukul dadanya sendiri berharap rasa sesak di dadanya akan hilang.


" Kenapa sesakit ini? Andai aku tahu perasaanku akan semakin dalam untuknya, aku tidak mau menerima ataupun menyambut perasaannya hiks... " Isak Alexa mencoba mengendalikan dirinya setenang mungkin.


Setelah lebih tenang, Alexa mematikan ponselnya. Ia mencoba memejamkan matanya menuju alam mimpi.


Jam tiga pagi Alexa bangun untuk melaksanakan shalat malam, ia ingin meminta petunjuk kepada yang Maha Kuasa tentang perasaannya. Apakah ia memang memiliki cinta atau hanya terbawa perasaan saja karena kedekatannya selama ini.


Dalam sujudnya ia berdoa agar ia bisa melupakan perasaannya pada Frans secepatnya. Ia tidak mau terlarut dalam luka di tengah tengah kebahagiaannya dengan Arian.


Selesai shalat ia mengaktifkan data seluler pada ponselnya. Ada pesan masuk dari Frans.


Alexa memutar lagu yang di kirimkan oleh Frans. Sebuah lagu berjudul bila nanti yang dinyanyikan oleh artis terkenal dari kota Y.


Air mata menetes di pipi Alexa. Syair lagu itu begitu menyayat hatinya. Frans memilih meninggalkannya.


" Hiks... Pada akhirnya aku yang terluka, pada akhirnya aku yang di tinggalkan, dan pada akhirnya dia memilih istrinya... Bodoh bodoh kamu Alexa.. Dari awal kamu sudah tahu konsekuensinya tapi kenapa kau malah melakukannya? Kau membuat hidupmu yang tenang menjadi gelisah, kau membuat hidupmu yang penuh tawa menjadi penuh air mata Alexa... Kau bodoh hiks... " Isak Alexa.


Alexa mengirim chat pada Frans. Ia merasa tidak terima jika di tinggalkan begitu saja.


Pada akhirnya aku yang terluka Frans.


Kau hebat! Setelah aku ungkap semua kau meninggalkan aku begitu saja. Wow Frans.. Sungguh luar biasa.. Dendammu terbalaskan dengan sempurna.. Aku membencimu... sangat membencimu~ Me


Frans tidak membalasnya karena memang nomernya tidak aktif. Alexa berpikir kalau Frans masih tidur.


Ada yang aneh si sini. Ia merasa hatinya tidak sesakit semalam. Ia merasa jauh lebih tenang menghadapi Frans.


Jam enam pagi Frans membalas pesannya.

__ADS_1


Aku jadi bingung sendiri dengan kamu Xa. Sebenarnya apa yang kamu mau? Begini salah begitu salah... Aku hanya menuruti apa kemauanmu Xa. Aku mencoba mengikhlaskan segalanya. Mungkin kau bukan jodohku, tapi malah berakhir mendapatkan kebencian darimu~ Frans


Entahlah Frans aku juga tidak tahu apa yang aku mau, apakah aku harus bertahan atau pergi ~ Me


Sudah lah tidak usah di bahas! Pusing kepalaku


Balas Frans kesal. Alexa tersenyum menatap ponselnya.


" Hatiku sudah jauh lebih tenang sekarang Frans. Aku baru menyadari apa yang telah aku rasakan saat ini ternyata bukan cinta tapi hanya terbawa perasaan saja. Tapi aku akan memastikan perasaanku lebih dalam lagi. Dan akan aku pastikan kau akan kembali padaku. Setelah itu aku yang akan mengabaikanmu." Alexa tersenyum smirk.


" Ternyata hanya baper bukan cinta." Sambung Alexa.


Malam hari Alexa duduk bersandar pada tumpukan bantal sambil mengetik naskah novelnya.


Ada yang kosong... Biasanya ia selalu mendapat chat dari Frans untuk memperlancar halunya. Tangannya tidak bisa ia kendalikan. Bukannya mengetik naskah ia malah mengetik pesan untuk Frans.


Frans kangen candaan kita


Sudahi donk marahannya! Aku minta maaf kalau aku menyakitimu, jangan menghindar donk~Me


Entah apa yang akan Alexa lakukan ke depannya. Hanya ia yang tahu.


Aku nggak marah kok, aku juga nggak menghindar ~Frans


Buktinya kamu diam saja, kamu cuek sama aku mirip suamiku kalau lagi marah. Jangan jangan nanti nomerku di blok sama kamu ~ Me


Aku nggak pernah ngeblok nomer orang, kalau cuek itu tandanya lagi instropeksi diri ~ Frans


Alexa merasa semua chat yang Frans kirimkan bernada dingin jika di ucapkan.


Sudah ketemukah kesalahannya?~ Me


Belum ~ Frans


Masa belum ketemu sih, kesalahannya cuma satu yaitu.... ~ Me


Yaitu apa ya????


Jangan lupa like koment vote dan 🌹nya buat author


Terima kasih untuk kalian semua yang sudah mensuport author semoga sehat selalu...

__ADS_1


Miss U All...


TBC...


__ADS_2