Terhanyut Dalam Perasaan Terlarang

Terhanyut Dalam Perasaan Terlarang
AKU YANG TERLUKA


__ADS_3

Malam berikutnya Alexa sedang mengetik naskah novelnya. Ia kembali berbalas pesan dengan Frans. Mereka saling melempar canda tawa membuat Alexa tersenyum senyum sendiri mesti semakin tenggelam dalam dosa.


" Ke sini donk Frans!" Canda Alexa.


" Emangnya mau di kasih apa kalau aku ke sana?" Tanya Frans.


" Aku kasih apa yang kamu mau." Balas Alexa.


" Hmmm Aku kangen gigitan mu." Ujar Frans.


" Makanya ke sini nanti aku kasih gigitan dan ciuman manis." Ujar Alexa.


" Beneran ya." Ucap Frans.


" Iya." Sahut Alexa tanpa pikir panjang.


Setelah itu Frans tidak on lagi.


" Kira kira Frans ke sini nggak ya? Haduh gawat kalau sampai dia ke sini. Aku lupa kalau ada mama menginap di sini." Alexa menepuk jidatnya.


Alexa kembali mengirim pesan pada Frans.


Frans kamu dimana ~Me


Aku di luar rumahmu, buka pintu belakang ~ Frans


Astaga.. Ada mamaku di sini ~Me


Terus gimana donk ~ Frans


Ya sudah kamu di situ aja! Aku akan bukakan pintu ~ Me


Alexa turun ke bawah membukakan pintu untuk Frans. Frans masuk ke dalam mendekati Alexa.


" Apa mamamu sudah tidur?" Tanya Frans lirih.


" Tadi sih kaya'nya udah tidur." Sahut Alexa.


Frans menatap Alexa begitupun sebaliknya. Ia memajukan wajahnya lalu mencium pipi Alexa dengan lembut. Saat Frans hendak mencium bibir Alexa tiba tiba...


" Xa kamu dimana?"


Terdengar teriakan mamanya Alexa mendekati dapur.


" Mama.. Kamu sembunyi dulu!" Ujar Alexa panik.


" Sembunyi di mana?" Tanya Frans.


" Di luar! Udah buruan keluar cari persembunyian yang aman." Ujar Alexa mendorong Frans keluar.


Tak lama nyonya Hana sampai di dapur.


" Alexa, kenapa pintunya terbuka?" Tanya nyonya Hana.


" Sepertinya ada maling Ma." Jawab Alexa asal.


" Apa? Maling? Mana? Mama akan menangkapnya."


Nyonya Hana mengambil senter lalu keluar rumah. Alexa menepuk jidatnya mengikuti mamanya.


" Udah pergi Ma!" Ujar Alexa.


Nyonya Hana celingak celinguk mencoba mencari maling yang di maksud Alexa.


Alexa melirik Frans yang bersembunyi di balik pohon mangga. Ia menahan tawanya sambil mencoba menetralkan detak jantungnya. Ia berjongkok di depan pintu sambil membekap mulutnya agar tidak mengeluarkan suara.


"Kemana perginya maling itu? Berani beraninya dia masuk ke rumah kamu." Ucap nyonya Hana.


" Udah Ma kita masuk aja yuk! Malingnya pasti udah pergi." Alexa menuntun mamanya masuk ke dalam.

__ADS_1


" Ya sudah, kamu juga masuk." Nyonya Hana meninggalkan dapur.


Drt..


Gimana nih? Aku pulang ya ~ Frans


Tunggu sebentar ~ Me


Di rasa sudah aman, Alexa kembali membukakan pintu.


" Mana mamamu?" Tanya Frans.


" Sudah kembali ke kamar." Ujar Alexa.


" Lexa kamu masih di sana." Teriak nyonya Hana.


" Astaga Mama... Kamu sembunyi lagi gih." Ujar Alexa.


" Dimana?" Tanya Frans.


" Kamar mandi." Ucap Alexa.


Frans masuk ke kamar mandi. Bukannya Alexa menjauh dari sana tapi malah ia menyenderkan punggungnya ke dinding kamar mandi.


" Kamu kenapa kok malah di situ? Bukannya kembali ke kamar." Ujar nyonya Hana.


" Perutku mulas Ma, tadi aku mau mengambil minum dulu tapi tiba tiba perutku mulas." Sahut Alexa setenang mungkin.


Nyonya Hana mengambil segelas air putih dari kulkas lalu meminumnya sampai habis.


" Minggir Mama juga mulas pengin buang air kecil." Ucapan nyonya Hana membuat Alexa melongo.


" Eh jangan di sini Ma! Aku lagi mulas banget nih mau ke dalam juga." Ujar Alexa memegangi perutnya.


" Mama dulu sebentar sayang, keburu nggak bisa nahan." Nyonya Hana hendak membuka pintunya.


" Eh tunggu Ma! Mama balik aja ke kamar. Perutku udah sakit banget Ma." Ujar Alexa dengan jantung yang super deg deg an.


" Udah ah sana Mama balik ke kamar aja, aku mau BAB." Ucap Alexa.


" Ya udah lah Mama kembali ke kamar aja." Ujar nyonya Hana meninggalkan dapur.


Alexa bisa bernafas dengan lega. Ia menetralkan nafasnya yang ngos ngosan karena takut ketahuan. Ia membuka pintunya, Frans segera keluar dari sana.


Alexa menatap Frans sambil tertawa tanpa suara.


" Aku sebentar aja ya, nanti mamamu balik lagi ke sini bisa bahaya." Ucap Frans.


Frans mencium pipi Alexa. Alexa mengalungkan tangannya. Frans ******* bibir Alexa dengan lembut. Frans hendak menggigit bibir Alexa namun Alexa segera menutup mulutnya.


Frans tersenyum melihat kecerdikan Alexa. Ia memeluk Alexa membuat hatinya nyaman. Sesekali ia mencium pipinya. Begitupun dengan Alexa, ia menciumi pipi Frans dengan perasaan yang entah.


Alexa mengeluarkan kejahilannya dengan menggigit leher Frans membuat tubuh Frans meremang. Frans melepas pelukannya.


" Aku harus pulang." Ucap Frans mencium pipi Alexa.


Frans keluar dari rumah Alexa dengan jantung yang masih deg degan. Alexa kembali ke kamarnya sambil menahan tawanya.


Alexa mengirim pesan menggoda Frans yang hampir ketahuan. Ia tertawa tawa sendiri dengan ponselnya.


...----------------...


Entah suatu kebetulan atau bagaimana. Hari ini Alexa bertemu dengan Frans di area kolam pemancingan. Hari ini Alexa di ajak temannya melihat lomba memancing. Ia duduk berseberangan dengan Frans.


Keduanya saling curi pandang dan melempar senyuman membuat hati keduanya berbunga bunga. Alexa mengirim pesan kepada Frans.


Katanya g bisa mancing ~Frans


Lagi nyoba... Apalagi ada kamu yang menambah semangatku 😉 ~ Frans

__ADS_1


Hhhhh ~Me


Keduanya saling bertukar pesan candaan sampai pada...


Aku pengin dengar kamu bilang sayang deh ~Me


Pada akhirnya Frans mengetik kata " Alexa Sayang" yang membuat hati Alexa berbunga bunga.


Frans menyuruh Alexa menghapusnya takut terbaca orang lain, tapi malah Alexa menggodanya dengan tidak mau menghapusnya, alasannya akan ia jadikan kenang kenangan.


Frans bersikukuh meminta Alexa untuk menghapusnya. Ia tidak mau kalau sampai hubungannya dengan Alexa di ketahui oleh orang lain.


Terjadilah sedikit pertengkaran di antara mereka.


Frans...


Frans jangan marah...


Q hanya bercanda Frans...


Frans.... ~ Me


Tidak ada balasan sama sekali dari Frans membuat Alexa frustasi.


Hingga malam hari Frans belum membalas chat darinya. Alexa mencoba mengirim pesan lagi.


Frans jangan marah donk! Aku cuma bercanda kok. Aku juga nggak mungkin menyimpan chat darimu. Aku juga tidak menjebakmu kok... ~Me


Lagian kamunya ngeyel, cuma menghapus pesan apa susahnya sih, aku juga nggak berani menyimpan chat darimu kok. Selesai chat pasti langsung aku hapus ~ Frans


Iya iya aku paham posisiku Frans, aku juga selalu menghapus semua pesanmu. Tapi kau tidak perlu selalu mengingatkan aku. Rasanya sakit Frans, aku merasa aku tidak berarti untukmu ~ Me


Bukan begitu Alexa.... Kita itu bagai berjalan di tengah tengah jurang. Kalau kita salah melangkah maka kita akan jatuh ke dalamnya. Aku tidak mau menghancurkan keluargamu begitupun sebaliknya ~ Frans


Air mata menetes di pipi Alexa. Sepertinya ia harus membuat keputusan karena ia menilai Frans lebih mementingkan pernikahannya.


Dengan menghela nafas panjang ia mengetik,


Aku mundur Frans... ~ Me


" Hiks..... " Tak kuasa menahan sesak di dadanya Alexa menangis tersedu sedu.


Kenapa ~ Frans


Aku akan semakin terluka kedepannya.


Aku selalu menyakinkan perasaanku jika aku tidak mencintaimu, aku tidak menyayangimu tapi hatiku terluka saat aku melihatmu bersama istrimu 😭😭


Aku merasa nyaman dan ingin selalu bersamamu Frans.. Tapi aku takut ketahuan suamiku.. Aku terlalu dalam menggunakan hatiku untuk hubungan ini. Perasaanku hancur Frans~ Me


Aku juga sakit melihatmu bersama suamimu, apalagi aku memendam perasaan ini selama puluhan tahun. Tapi aku tetap sabar karena aku tahu kau milik orang lain ~Frans


Maafkan aku! Tanpa aku sadari aku telah menyakitimu. Mungkin ini karma untukku sekarang aku merasakan sakit yang sama denganmu~ Me


Yakin kau akan mundur? ~Frans


Lalu aku harus bagaimana? Bagaimana kalau kita ketahuan menjalin hubungan di belakang mereka? Ada dua ketakutan dalam hati ini Frans... Takut kehilangan dan ketahuan. Aku harus bagaimana Frans? Apa yang akan kau lakukan kalau mereka mengetahui hubungan ini~ Me


Hanya centang biru saja. Tidak ada balasan sama sekali dari Frans sampai jam dua belas malam.


" Hiks.... Hiks..... Ya Tuhan.. Kenapa rasanya sesakit ini... Aku ingin selalu bersamanya tapi aku tidak bisa memilikinya hiks... Aku harus bagaimana? Aku tidak tahu apa yang sebenarnya aku inginkan, kenapa aku menjadi bimbang seperti ini? Aku tidak bisa menahan rasa sakit ini hiks..... " Isak Alexa.


Bagaimana kelanjutan hubungan mereka?


Jangan lupa like koment vote dan hadiahnya ya...


Terima kasih untuk readers yang selalu mensuport author semoga sehat selalu...


Miss U All...

__ADS_1


TBC...


__ADS_2