Terjebak Cinta Sang Pengusaha

Terjebak Cinta Sang Pengusaha
Bab 24


__ADS_3

Setelah selesai makan malam dengan keluarga Gustin.Sandy dan Gustin memilih berbincang di teras depan rumah.


"Kamu kenapa berpakain seperti itu."


"Memang aku harus memakai baju apa Kak?sebentar lagi aku mau tidur,apa aku harus memakai baju renang?"


"Tidak juga. Tapi biasanya anak gadis yang mau menemui kekasih nya selalu berpenampilan semaksimal mungkin dan memakai baju terbaik mereka."


"Apa aku kelihatan jelek memakai baju ini."


"Tidak. Justru kamu terlihat manis dan imut."


"Benar kah?Kak Sandy memuji ku atau menghina ku."


"Tentu saja memuji mu sayang. Kalau aku tidak takut menambah dosa sudah dari tadi kamu aku peluk. Karena kamu sangat menggemaskan." Sandy menatap Gustin sambil tersenyum.


"Apa Kak Sandy belum mau pulang."


"APA..kamu mengusir ku. wah...ini baru pertama kali bagi ku ada gadis berani mengusir ku.padahal biasanya para gadis berlomba lomba ingin mendekati ku."


"Apa Kak Sandy tidak merasa terlalu percaya diri." Tanya Gustin sambil tersenyum mengejek.


"Tentu saja aku percaya diri.apalagi di depan kekasih ku sendiri."


"Ya Allah kenapa aku harus terjebak cinta pengusaha yang sangat narsis ini."goda Gustin pada Sandy.


"Kau terlalu kejam sayang." balas Sandy.

__ADS_1


"Ya aku memang kejam tapi bukankah wanita kejam ini sangat Kak Sandy cintai."


"Ya kau benar sayang.wanita kejam ini memang sangat aku cintai.baiklah kalau begitu aku pulang dulu.besok aku jemput seperti biasanya oke..."


"Tidak usah di jemput Kak.besok aku tidak bekerja.besok adalah hari pengambilan pengumuman hasil UN.jadi tidak usah di jemput oke."


"Baik lah kalau begitu.aku pulang dulu.besok kalau tidak bertemu jangan rindu kan aku."


Gustin tertawa mendengar ucapan Sandy.


"Dasar narsis."


Pagi hari nya Gustin sudah bersiap untuk pergi ke sekolah.Gustin hari ini terlihat sangat cantik dengan kebaya berwarna biru dan bawahan kain batik.dengan wajah yang sudah di poles sedikit make up hasil karya sang Ibu.dan yang menambah cantik hari ini adalah tambahan hijab yang di kenakan di kepala nya.terlihat anggun dan sangat cantik.ya hari ini pihak sekolah mengharuskan semua murid dan wali murid kelas tiga harus memakai kebaya bagi wanita dan Kemeja batik bagi laki laki, saat acara pengambilan hasil UN.


Gustin dan Ibu sudah bersiap hanya tinggal menunggu Ayah.setelah Ayah keluar dari kamar Ayah nampak terkejut melihat penampilan putri kesayangannya.


"Masyaallah...beneran ini putri kita Bu."


"Iya Yah ini putri kita.bagaimana cantik bukan."


"Sangat cantik Bu.apalagi pakai hijab gini Bu.tambah cantik."ucap sang Ayah sambil mengusap kepala Gustin.


"Ayah kenapa sih.orang ini biasa saja kok."


"Tidak Nak kamu memang terlihat lebih cantik dengan hijab mu Nak.dari dulu Ayah memang ingin sekali melihat mu memakai hijab."mata Ayah sudah berkaca kaca.begitupun dengan Gustin.


"Maafin Gustin ya Yah..."Gustin sudah menghambur dalam pelukan Ayah nya.entah kenapa Gustin masih belum mau memakai hijab.tapi Gustin sudah berniat saat hatinya sudah benar benar siap Gustin akan memakainya.karena Gustin sadar kalau menutup aurat adalah wajib hukumnya bagi wanita muslim.

__ADS_1


"Sudah Yah...Ayo berangkat sekarang nanti terlambat."ucap Ibu sambil mengusap punggung suaminya. Ayah melepas pelukan putrinya.


"Ayo berangkat sekarang Nak."kata Ayah.


"Ayo yah...Taksi nya sudah menunggu di depan tu."


Dan kini Gustin dan orang tuanya sudah sampai di sekolah.dari jauh Gustin melihat Sisi yang berjalan ke arah nya.nampak Sisi yang terlihat anggun dengan kebaya warna gold dengan rambut yang sudah di tata sangat indah.


"Kamu cantik banget Si."


"terimakasih.tapi kamu lebih cantik Tin."


"Ya sudah yuk masuk."


Gustin,Sisi dan kedua orang tua Gustin berjalan menuju Aula.dan orang tua Sisi sudah berada di dalam Aula bersama semua murid dan wali murid lain nya.


Sambutan dari Pihak Kepala sekolah wali kelas masing masing siswa telah selesai.ini saatnya satu persatu nama para murid di panggil ke depan untuk mengambil hasil UN bersama dengan Wali muridnya.wajah para murid tampak tegang saat maju ke depan mengambil hasil UN.tak terkecuali Gustin dan Sisi yang sedari tadi sudah tegang menunggu nama nya di panggil ke depan.


Tiba saatnya nama Gustin di panggil untuk maju kedepan. Gustin melangkah kedepan dangan kedua orang tuanya.setelah menerima hasil Amplop yang berisi hasil UN Gustin menjabat tangan para guru.dengan hati yang berdebar debar Gustin membuka amplop tersebut. Gustin di nyatakan lulus dengan hasil yang sangat memuaskan. Gustin memeluk kedua orang tuanya.dengan rasa bahagia bercampur haru. Sisi mendekat dan langsung memeluk Gustin dan mengucapkan selamat.


Kini giliran nama Sisi yang di panggil kedepan. Sisi maju ke depan di dampingi kedua orang tuanya.setelah menerima dan membuka hasil UN. namapak wajah Sisi berseri menandakan bahwa Sisi juga lulus dengan hasil yang memuaskan.


Setelah semua murid menerima hasil UN. Kepala sekolah menyampaikan Nama murid yang menjadi juara tahun ini dengan hasil yang terbaik.dan tanpa di sangka sangka nama Gustin adalah nama yang di sebut kan oleh Kepala Sekolah sebagai peringkat nomer satu dengan hasil tertinggi.


Kepala Sekolah meminta Gustin untuk maju kedepan. Kepala Sekolah memberi piagam untuk Gustin dan memberi ucapan Selamat. semua guru memberi ucapan selamat pada Gustin. Gustin naik ke podium sesuai permintaan Kepala Sekolah.


Gustin sudah ada di podium berdiri dengan rasa haru dan penuh rasa syukur.

__ADS_1


"Assalamualaikum...Bapak Ibu guru,teman dan semua Wali murid yang saya hormati dan saya sayangi. Saya ucapkan terimakasih untuk para Guru yang sudah dengan sabar memberi saya ilmu. Dan untuk kedua orang tua saya yang paling saya cintai saya ucap kan banyak banyak terimakasih atas cinta kasih sayang doa dan segala pengorbanan yang sudah di berikan untuk saya. Ayah Ibu maafkan Anak mu yang belum bisa membahagiakan kalian.dan terimakasih untuk teman teman yang saya sayangi atas perhatian nya." Setelah Gustin turun dari podium terdengar suara tepukan tangan dari semua yang ada dalam Aula tersebut.


Gustin segera berlari memeluk Ayah dan Ibunya. Air mata haru terlihat dari kedua orang tua Gustin."Terimakasih Ayah Ibu.Ini semua berkat doa Ibu dan Ayah.terimakasih telah bersabar membimbing dan menemani setiap langkah Gustin.terimakasih atas cinta dan kasih sayang yang sudah Ayah dan Ibu berikan. Gustin sayang dan cinta sama Ayah dan Ibu." ucap Gustin kepada kedua orang tuanya."Kami sangat bersyukur dan bangga bisa memiliki mu Nak...Kami juga sangat menyayangi dan mencintai mu. semoga segala kebaikan menyertaimu Nak." balas Ayah.sedang kan Ibu hanya bisa menangis dan memeluk Suami dan Putrinya dengan penuh rasa syukur dan haru.


__ADS_2