Terjebak Cinta Sang Pengusaha

Terjebak Cinta Sang Pengusaha
Bab 39


__ADS_3

Gustin terduduk sendiri di depan dua gundukan tanah.air matanya masih mengalir deras di ke dua pipinya.kini kedua orang yang paling berharga dan di cintainya telah pergi untuk selama lama nya.


"Kenapa Ayah dan Ibu pergi secepat ini.apa yang harus Gustin lakukan sekarang.Gustin sudah tidak punya siapa siapa lagi sekarang.maafin Gustin ya Yah Bu...karena Gustin belum bisa membuat kalian bahagia."Gustin menangis sesenggukan di depan kedua makam orang tuanya.


Sandy yang sedang duduk di Cafe bersama Rendi tiba tiba menjatuhkan gelas yang ada di tangan nya.hati nya terasa nyeri dadanya tiba tiba sesak.air matanya jatuh dengan sendirinya."Ya Allah ada apa ini.perasaan apa ini.lindungilah orang orang yang hamba sayangi.dan hamba mohon jaga wanita yang hamba cintai di mana pun ia berada."batin Sandy sambil menekan dadanya pelan.


"Ada apa Pak. Apa Pak Sandy baik baik saja."tanya Rendi.


"Tidak apa apa Ren...hanya perasaan ku saja yang sedang tidak enak.kita pulang sekarang saja Ren."


"Baik Pak."Rendi dan Sandy segera beranjak dari tempat duduknya dan segera berlalu dari Cafe tersebut.


******


1 minggu kemudian


Gustin menatap foto kedua orang tuanya yang berada di galeri Hp miliknya.air matanya mengalir menatap foto tersebut.kini Gustin benar benar sendiri."Ya Allah...satu persatu orang orang yang hamba sayangi pergi meninggalkan hamba.ampuni hamba jika selama ini hamba terlalu sombong dengan kebahagiaan yang hamba miliki.ampuni hamba ya Rabb.kuat kan hamba bimbing hamba agar selalu berjalan di jalan Mu.berilah tempat yang terindah untuk Ayah dan Ibu hamba ya Rabb." gumam Gustin.


untuk beberapa saat Gustin memejamkan kedua matanya.Gustin meraih Hp nya ingin menghubungi Nino dan juga Sisi.karena selama ini hanya Nino dan Sisi yang tahu Nomor baru Gustin.saat Gustin ingin menghubungi sahabatnya Hp Gustin terlebih dahulu berdering.panggilan masuk dari Nino sahabatnya.

__ADS_1


"Assalamualaikum No."


"Walaikumsalam...Tin Kenapa beberapa hari ini kamu susah banget di hubungi sih...kamu Enggak apa apa kan."tanya Nino.bukan nya mendengar jawaban Gustin Nino malah mendengar isakan Gustin.


"Tin...ada apa.kamu kok nangis.kamu baik baik saja kan Tin..."


"No...Ayah dan Ibu No..."


"Ayah dan Ibu kenapa Tin..."


"Ayah dan Ibu meninggal No satu minggu yang lalu.mereka kecelakaan No.sekarang aku enggak punya siapa siapa lagi No.aku sendirian di sini No.aku harus bagaimana sekarang No."lirih Gustin di sela tangisnya.


"Aku harus apa sekarang No.orang orang yang aku sayangi satu persatu pergi ninggalin aku sendiri No...mungkin ini teguran dari Allah karena selama ini aku keras kepala dan enggak nurut sama Ayah dan Ibu."


"Sudah kamu jangan ngomong kayak gitu.ini semua sudah takdir.kamu jangan sedih lagi.kamu ikut aku kuliah di sini saja.aku sudah menemukan beberapa Universitas terbaik yang memberi beasiwa bagi anak anak yang cerdas seperti kamu.aku yakin kamu pasti bisa masuk di salah satunya."


"Aku enggak mau repotin kamu No...aku akan jadi beban kamu nantinya."


"Hei...kamu ngomong apa sih.aku cuma bantu kamu.aku ingin apa yang kamu cita cita kan selama ini bisa terwujud.aku ingin melihat sahabat aku berhasil dan menjadi wanita yang tangguh dan membanggakan.kamu urus keberangkatan dan surat surat penting lain nya.beberapa hari lagi aku akan datang menjemput mu.aku tidak akan membiarkan kamu di sana sendirian.kamu siap kan saja semuanya."

__ADS_1


"Apa itu tidak akan merepotkan No.."


"Tidak akan kalau kamu nurut sama aku Oke."


"Terima kasih banyak ya No."


"Sudah tidak apa apa.baiklah kalau begitu kamu hati hati ya disana.jaga diri kamu baik baik.jangan sedih lagi Oke."


"Iya No terimakasih ya No..."


Setelah panggilan berakhir Gustin segera keluar dari kamarnya.hati Gustin terasa sakit mengingat semua yang telah ia alami saat ini.Gustin harus berpisah dengan satu satunya laki laki yang ia cintai dan belum juga sembuh luka itu kini ia harus di pisah kan dari kedua orang tuanya karena maut.


Gustin sedang duduk di atas sejadahnya.Airmatanya mengalir deras mengiringi doa nya."Ya Allah ampunilah dosaku dan dosa kedua orangtua ku serta dosa orang yang hamba sayangi.bimbing hamba ya Rabb agar selalu berjalan di jalan Mu.jadikan hamba orang yang bersabar dalam menghadapi segala ujian dari Mu.selalu ingatkan hamba untuk bersyukur atas segala yang telah Engkau beri ya Rabb.serta berikanlah kebaikan dalam setiap langkah ku.jika cinta yang ada di dalam hati hamba bukan lah yang terbaik bagi ku maka hapuskan lah namanya dalam hatiku.tapi bila dia yang terbaik untuk ku.maka biarkan lah cinta ini tetap ada di hati ku untuknya.selalu limpahkan kebahagiaan untuk nya ya Rabb.meski tanpa ku di sisinya."


Dan seolah hati Sandy dan Gustin yang selalu terhubung.keduanya bisa merasakan kesedihan dan rasa sakit yang sama karena cinta dan rindu di hati kedua nya.seperti saat ini ketika Gustin menyebut Sandy dalam doanya.hati Sandy pun dapat merasakan nya.Sandy yang sedang duduk di kamarnya mendadak menekan dadanya yang terasa nyeri dan sesak dan Sandy tahu saat ini wanita yang di cintainya sedang mengingatnya. Sandy bisa dengan mudahnya merasakan cinta Gustin yang masih sama saat mereka masih bersama.meski kini mereka berada di tempat yang berbeda tapi tidak dengan hati keduanya.mereka masih saling mencintai.meski tidak bertatap muka tapi keduanya mencintai dalam doanya.


Sandy yakin dengan kuasa Allah yang kelak akan mempertemukan keduanya.Sandy berdiri di dekat jendela kamarnya.menatap langit malam ini yang terlihat mendung.tak berselang lama hujan pun turun.menambah rasa sedih dalam hati karena rindu."Andai kamu tidak pergi dari sisi ku mungkin kita sudah bahagia saat ini.aku tak pernah menyesal karena mencintaimu.masih teringat jelas senyum indah mu di mata dan hati ku.rambut panjang mu yang juga aku rindu.mencintaimu adalah mau ku dan memiliki mu adalah harapan dan doa ku.tak kan lelah aku menyebut namamu di setiap doa ku.yang menyakitkan bukanlah karena perpisahan tapi sakitnya karena harus menahan rindu."


❤❤❤

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan vote ya....Terimakasih Sudah mau mampir di karya ku.


__ADS_2